
Jakarta, Pintu News ā Harga Bitcoin memasuki fase konsolidasi setelah reli jangka pendek mereda, memicu pasar crypto yang lebih selektif memasuki Maret. Di tengah rentang pergerakan sekitar US$60.000āUS$70.000 (sekitar Rp1,01āRp1,18 miliar; kurs Rp16.852/US$), rotasi minat tampak berpindah dari āsemua naikā menjadi berburu altcoin yang punya katalis spesifik. Namun, sejumlah analis menilai divergensi bearish pada timeframe mingguan membuat risiko penurunan lanjutan belum sepenuhnya hilang.
Pergerakan Bitcoin (BTC) saat ini cenderung datar dalam rentang konsolidasi, setelah harga sempat memanas di timeframe rendah dan menyapu area likuiditas terdekat. Kondisi ini membuat momentum jangka pendek terlihat stabil, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah struktur tren yang lebih besar.
Divergensi bearish pada grafik mingguan sering ditafsirkan sebagai indikasi bahwa tekanan turun multi-bulan belum benar-benar selesai. Dalam konteks ini, reli kecil di pasar cryptocurrency bisa cepat memudar bila likuiditas menipis atau sentimen risiko global melemah.
Pola tersebut juga tercermin pada altcoin besar seperti Ethereum , Ripple , Solana (SOL), dan Chainlink yang bergerak tidak seragam. Sebagian aset hanya memantul teknikal, sementara yang lain tertahan resistensi karena pelaku pasar menunggu konfirmasi arah BTC.
Baca juga: Harga Emas Perhiasan Galeri24 Hari Ini, 2 Maret 2026
Di sisi pemenang, Near Protocol (NEAR) disebut mencetak kenaikan yang lebih solid setelah periode melemah, menandakan adanya minat beli selektif. Aptos (APT) juga dilaporkan melonjak sekitar 30% dalam beberapa sesi, sehingga menjadi magnet trader yang mencari volatilitas terukur.
Injective (INJ) ikut menonjol setelah menyelesaikan āwick fillā yang banyak dipantau analis teknikal sebagai penanda perapihan struktur harga. Sementara itu, Polkadot bergerak naik, meski sebagian pengamat masih mempertanyakan daya tahan reli jika BTC kembali melemah.
Kombinasi penguatan ini menggambarkan bahwa likuiditas altcoin belum hilang, tetapi terpusat pada nama-nama tertentu yang dianggap memiliki setup teknikal lebih jelas. Pada fase konsolidasi BTC, pasar cenderung menguji reli altcoin lewat koreksi cepat untuk melihat apakah pembeli bertahan.
Jika penguatan bertahan tanpa volume yang runtuh, reli lanjutan bisa terbentuk meski BTC tetap sideways. Namun, bila BTC kehilangan support range, altcoin yang baru naik biasanya rentan mengalami retracement tajam karena sifatnya yang lebih sensitif terhadap risk-off.
Baca juga: Apa itu Emas Putih?
Sejumlah analis memperingatkan potensi downside pada beberapa altcoin besar dan menengah sepanjang Maret, terutama jika sentimen melemah dan breakdown teknikal berlanjut. Zebec Network (ZBC) menjadi salah satu yang disorot akibat pola breakdown (misalnya segitiga) yang secara teknikal kerap diikuti kelanjutan tren turun.
Stellar (XLM) bahkan disebut berisiko menguji area US$0,10 (sekitar Rp1.685) bila tekanan jual berlanjut. Untuk Ripple (XRP), penilaian tetap hati-hati karena likuiditas dan struktur harga dinilai belum mendukung pemulihan yang stabil meski ada pembaruan ekosistem.
Risiko serupa juga diarahkan ke Solana (SOL) dengan potensi penurunan menuju US$50 (sekitar Rp842.600) jika resistensi bertahan dan minat risiko global menurun. Sui (SUI) turut masuk daftar karena proyeksi target dekat US$0,53 (sekitar Rp8.932) berdasarkan pendekatan Fibonacci yang sering digunakan untuk memetakan area retracement/ekstensi.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ sertaĀ investasi emas cryptoĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: