XRP Terancam Jatuh Lebih Dalam! Harga Ripple (XRP) Diprediksi Sulit Pulih, Apa Penyebabnya?

Di-update
March 5, 2026
Bagikan
Gambar XRP Terancam Jatuh Lebih Dalam! Harga Ripple (XRP) Diprediksi Sulit Pulih, Apa Penyebabnya?

Jakarta, Pintu News – Ripple tengah menghadapi tekanan besar di pasar kripto, dengan pergerakan harga yang stagnan dan kecenderungan turun sejak awal tahun. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, terutama karena indikator teknikal menunjukkan sinyal bearish yang semakin kuat.

Dalam situasi seperti ini, banyak pihak mempertanyakan apakah Ripple (XRP) mampu bangkit atau justru akan terpuruk lebih dalam. Artikel ini akan membahas secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi harga Ripple (XRP) dan potensi pergerakan selanjutnya.

Update XRP

Selama beberapa minggu terakhir, Ripple (XRP) bergerak dalam pola konsolidasi yang ketat, terjebak di antara level support dan resistance utama. Harga Ripple (XRP) berkisar antara $1,34 hingga $1,47, menandakan adanya tekanan jual yang signifikan dan minimnya dorongan beli dari investor. Kondisi sideways ini memperlihatkan bahwa pasar masih ragu untuk mengambil langkah agresif, baik untuk membeli maupun menjual Ripple (XRP). Ketidakpastian ini membuat harga Ripple (XRP) sulit untuk keluar dari zona konsolidasi yang telah berlangsung cukup lama.

Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah MVRV Extreme Ratio, yang mengukur perbandingan antara nilai pasar dan nilai realisasi aset kripto. Saat ini, rasio MVRV Ripple (XRP) berada di bawah angka 1,0 selama sekitar 15% hari perdagangan, menandakan bahwa aset ini sedang berada dalam kondisi undervalued. Biasanya, kondisi seperti ini bisa memicu pemulihan harga jangka pendek, namun dalam kasus Ripple (XRP), tekanan jual justru semakin meningkat. Hal ini memperkuat dugaan bahwa Ripple (XRP) masih akan menghadapi tantangan berat dalam waktu dekat.

Baca Juga: Portofolio Crypto Donald Trump Anjlok 94%: Rugi Rp181,92 Miliar dalam Setahun, Ini 6 Pelajarannya

Peregeseran Minat Beli XRP

Tekanan jual terhadap Ripple (XRP) semakin terasa seiring dengan perubahan sentimen pasar secara makro yang cenderung bearish. Data exchange net position change menunjukkan adanya peningkatan arus masuk Ripple (XRP) ke bursa, yang berarti lebih banyak investor memilih untuk menjual daripada membeli. Pergeseran ini menandakan bahwa minat beli terhadap Ripple (XRP) mulai melemah, sementara tekanan jual semakin mendominasi pasar. Jika tren ini berlanjut, harga Ripple (XRP) berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Selain itu, perlambatan momentum beli juga menjadi faktor utama yang menahan laju pemulihan harga Ripple (XRP). Ketika volume pembelian menurun dan tekanan jual meningkat, harga cenderung bergerak ke bawah dan sulit untuk bangkit. Situasi ini diperparah oleh ketidakpastian global di pasar kripto, yang membuat investor semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, Ripple (XRP) harus menghadapi tantangan ganda, yaitu tekanan teknikal dan sentimen pasar yang kurang mendukung.

Teknikal Analisis XRP

Pada saat artikel ini ditulis, Ripple (XRP) diperdagangkan di kisaran $1,35, masih berada dalam rentang sempit antara $1,34 dan $1,47. Level resistance di $1,47 terbukti sulit ditembus, sementara support di $1,34 telah beberapa kali diuji oleh tekanan jual. Jika support ini jebol, Ripple (XRP) berpotensi turun ke level $1,21, yang akan memperpanjang tren penurunan dan meningkatkan kekhawatiran di kalangan investor. Penurunan ke level tersebut bisa menjadi sinyal bahwa pasar masih belum siap untuk membalikkan arah.

Namun, peluang pemulihan tetap terbuka jika terjadi perubahan sentimen dan investor mulai kembali melakukan akumulasi Ripple (XRP). Jika harga berhasil menembus resistance di $1,47, Ripple (XRP) berpotensi naik ke $1,58 dan bahkan menargetkan $1,70 dalam jangka menengah. Kenaikan ini akan menjadi sinyal positif bagi pasar dan dapat membalikkan tren bearish yang selama ini mendominasi. Namun, untuk mencapai skenario tersebut, dibutuhkan katalis kuat yang mampu mengubah persepsi pasar secara signifikan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Ripple (XRP) saat ini berada dalam tekanan berat akibat kombinasi faktor teknikal dan sentimen pasar yang negatif. Dengan indikator MVRV yang masih rendah dan arus jual yang meningkat, harga Ripple (XRP) berisiko mengalami penurunan lebih lanjut sebelum ada tanda-tanda pemulihan. Meski demikian, peluang rebound tetap ada jika terjadi perubahan fundamental atau sentimen positif di pasar kripto. Investor perlu mencermati perkembangan terbaru agar dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi volatilitas Ripple (XRP) ke depan.

Baca Juga: Lonjakan Penarikan Crypto 700% di Iran: Bitcoin Jadi Jalur Pelarian Finansial Saat Krisis

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->