Harga Bitcoin Capai $67.000 Hari Ini (9/3/26): Whale & Holder Jangka Panjang Tetap Borong BTC!

Di-update
March 9, 2026
Bagikan
Gambar Harga Bitcoin Capai $67.000 Hari Ini (9/3/26): Whale & Holder Jangka Panjang Tetap Borong BTC!

Jakarta, Pintu News – Bitcoin sedang mendekati zona penentuan yang krusial. Seorang analis memperingatkan bahwa pasar tidak boleh sampai kehilangan area $63.000—lebih tepatnya $63.700—karena penembusan ke bawah dari level ini dapat memicu penurunan yang lebih dalam.

Namun, pada saat yang sama, grafik harian (8/3) secara perlahan membentuk pola cup-and-handle yang bersifat bullish dan mengindikasikan potensi reli menuju $88.000. Ketika struktur teknikal yang positif bertemu dengan meningkatnya tingkat risiko, pergerakan berikutnya berpeluang menentukan arah tren jangka pendek Bitcoin.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Harga Bitcoin Naik 0,25% dalam Waktu 24 Jam

Pada 9 Maret 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $67,249 atau setara dengan Rp1.141.761.604 mengalami kenaikan 0,25% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.114.227.856 dan harga tertingginya di Rp1.151.933.794.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp22.692 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 56% menjadi Rp677,24 triliun.

Baca juga: 3 Altcoin yang Terancam Alami Likuidasi Besar di Awal Maret, Siap-Siap Volatilitas Ekstrem!

Analis Menyoroti Risiko $63.700 Meski Setup Bullish Mulai Terbentuk

Peringatan ini disampaikan oleh pendiri Alphractal, Joao Wedson, yang baru-baru ini menekankan $63.700 sebagai level struktural on-chain yang krusial bagi Bitcoin. Dalam analisanya, ia menyatakan bahwa hilangnya level tersebut dapat memicu fase redistribusi yang lebih luas di pasar.

Jika level itu ditembus, Wedson mengidentifikasi beberapa area penurunan potensial, dengan $57.000 dan $52.400 sebagai zona terdekat. Ia juga menambahkan bahwa level-level ini menyesuaikan setiap hari mengikuti aktivitas investor di blockchain, sehingga ambang dinamis tersebut dapat sedikit bergeser dari waktu ke waktu.

Namun, grafik harga Bitcoin saat ini menunjukkan narasi yang berbeda.

Pada timeframe harian, Bitcoin tampak membentuk pola cup-and-handle yang mulai berkembang sekitar 8 Februari dan menyelesaikan fase “cup” mendekati 4 Maret. Saat ini pasar sedang berkonsolidasi di bagian “handle” dari pola tersebut.

Jika Bitcoin mampu menembus neckline di sekitar $74.500, proyeksi pola ini mengarah pada potensi reli sekitar 18% menuju area $88.100.

Situasi ini menciptakan kontradiksi penting: target breakout bullish berada lebih dari 10% di atas harga saat ini, sementara level support kritis yang disorot analis berada hanya beberapa level di bawahnya.

Dengan demikian, meskipun struktur grafik terlihat konstruktif, level risiko yang lebih dekat dapat menjadi penentu arah pergerakan pasar berikutnya. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih mendalam, analisis selanjutnya perlu beralih ke data on-chain.

Whale dan Holder Jangka Menengah Terus Mengakumulasi

Aktivitas on-chain saat ini cenderung bullish. Salah satu sinyal terkuat terlihat dari metrik Holder Net Position Change Bitcoin, yang mengukur akumulasi oleh dompet yang menahan koin selama 155 hari atau lebih. Ketika metrik ini meningkat, umumnya itu mengindikasikan investor lebih memilih menahan aset ketimbang menjualnya.

Sejak 8 Februari, saat pola cup mulai berkembang, metrik ini melonjak tajam. Perubahan posisi bersih 30 hari naik dari sekitar 5.434 BTC menjadi lebih dari 41.107 BTC pada 7 Maret. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 650% selama fase pembentukan pola tersebut.

Baca juga: Crypto yang Dibeli dan Dilepas Oleh Whale Saat Konflik AS-Iran Terjadi, Ada Apa?

Lonjakan ini menunjukkan bahwa holder jangka menengah hingga panjang melakukan akumulasi di tengah fase konsolidasi Bitcoin, sehingga memperkuat gagasan bahwa pasar sedang bersiap untuk potensi breakout, atau setidaknya pemulihan (rebound).

Perilaku whale juga sejalan dengan pandangan ini. Jumlah entitas Bitcoin yang memegang setidaknya 1.000 BTC meningkat bertahap sejak 21 Februari. Dalam periode tersebut, jumlahnya naik dari 1.264 alamat menjadi sekitar 1.280, mendekati level tertinggi yang tercatat secara bulanan.

Walaupun sempat terjadi koreksi jangka pendek pada 4–5 Maret (ketika jumlah alamat whale turun sedikit), tren kenaikan secara keseluruhan tetap berlanjut.

Jika digabungkan, kedua metrik ini mengindikasikan bahwa investor besar dan holder yang lebih “berkomitmen” sedang menambah eksposur secara bertahap, selaras dengan pola grafik yang bullish. Namun, tidak semua kelompok holder jangka panjang memiliki optimisme yang sama.

Sebagian Holder Bitcoin Jangka Panjang Diam-Diam Mengurangi Eksposur

Di saat whale dan holder jangka menengah terus mengakumulasi, ada kelompok lain yang tampak bergerak ke arah sebaliknya.

Data dari Bitcoin HODL Waves, yang melacak berapa lama koin berada dalam kondisi tidak bergerak (dormant), menunjukkan bahwa porsi holder dengan usia kepemilikan 3–5 tahun mengalami penurunan.

Kelompok ini menguasai sekitar 11,49% dari suplai beredar Bitcoin pada 5 Februari. Namun, pada 7 Maret, porsinya turun menjadi kurang lebih 10,94%.

Meski perubahan persentasenya terlihat kecil, dampaknya menjadi signifikan ketika diterapkan pada suplai Bitcoin yang terbatas. Penurunan pada kelompok ini mengindikasikan sebagian koin lama kembali masuk ke sirkulasi, sehingga mengisyaratkan bahwa sebagian holder jangka panjang mungkin mulai melakukan distribusi.

Kondisi ini menciptakan dinamika yang tidak lazim. Ketika whale dan holder jangka menengah menambah akumulasi, holder yang lebih lama justru tampak kurang terdorong untuk meningkatkan eksposur, sehingga memunculkan tekanan suplai secara halus.

Perbedaan arah ini membuat level support kunci yang disorot Wedson menjadi semakin relevan.

Mengapa Level $63.000 Bisa Menentukan Pergerakan Harga Bitcoin Berikutnya

Analisis Fibonacci retracement yang lebih luas—dari penurunan akhir Januari hingga reli pada bulan Maret—juga menegaskan level-level on-chain yang sebelumnya disorot Wedson. Level tersebut mungkin tidak langsung terlihat karena struktur cup cenderung bullish. Namun, konteksnya menjadi lebih jelas ketika memasukkan penurunan BTC sekitar 33% pada 28 Januari hingga 6 Februari.

Dari pembacaan grafik, terlihat zona support di sekitar $63.300. Area ini selaras dengan level $63.700 yang ditekankan oleh analisis Alphractal, mengingat ambang on-chain bersifat dinamis dan dapat bergeser.

Jika support tersebut gagal bertahan, level Fibonacci berikutnya berada di sekitar $56.700 (sejalan dengan level $57.000 versi Wedson) dan $52.000 (mendekati zona $52.400), konsisten dengan area penurunan yang disebutkan dalam peringatan analis.

Dengan kata lain, analisis on-chain dan struktur teknikal yang lebih luas sama-sama bertemu pada kawasan kritis yang serupa. Agar Bitcoin kembali memperoleh momentum bullish yang kuat, pasar perlu merebut kembali area neckline di sekitar $74.100. Pergerakan ini berpotensi mengonfirmasi breakout pola cup-and-handle dan membuka ruang kenaikan menuju target $88.100.

Sebelum itu terjadi, harga Bitcoin masih berada dalam tarik-menarik antara akumulasi whale, kehati-hatian sebagian holder jangka panjang, serta zona support yang relatif rapuh.

Apakah area support $63.000 mampu bertahan atau justru ditembus kemungkinan besar akan menentukan apakah pergerakan berikutnya berupa reli menuju level yang lebih tinggi, atau koreksi yang lebih dalam terlebih dahulu.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->