
Jakarta, Pintu News – Gejolak geopolitik akibat konflik Iran memicu kerugian besar di pasar global, dengan sejumlah hedge fund mencatat kerugian miliaran dolar. Namun di tengah tekanan tersebut, Bitcoin justru menunjukkan ketahanan relatif dibanding aset tradisional, memunculkan narasi baru tentang peran crypto dan cryptocurrency dalam portofolio modern.
Salah satu hedge fund besar, Caxton Associates, mengalami kerugian lebih dari $1,3 miliar atau sekitar Rp22,04 triliun dalam satu bulan. Kerugian ini dipicu oleh pergerakan tajam di pasar minyak, obligasi, dan komoditas akibat konflik geopolitik.
Selain itu, beberapa institusi besar lain seperti Millennium dan Citadel juga mencatat kerugian signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa bahkan investor institusional pun rentan terhadap shock global.
Baca Juga: Alokasi THR 2026: Beli Perhiasan Emas 22 Karat atau Mulai Cicil Bitcoin (BTC)?
Lonjakan harga minyak di atas $100 menjadi faktor utama gangguan pasar. Kenaikan ini menyebabkan inflasi meningkat dan mengganggu posisi investasi yang sebelumnya mengandalkan stabilitas pasar.
Di sisi lain, komoditas seperti emas dan tembaga justru tidak bergerak sesuai ekspektasi investor. Hal ini memperburuk kerugian hedge fund yang sudah mengambil posisi besar sebelumnya.

Di tengah tekanan tersebut, Bitcoin (BTC) justru menunjukkan performa yang relatif stabil. BTC bahkan sempat naik sekitar 7% sejak eskalasi konflik pada akhir Februari.
Selain itu, harga Bitcoin tetap berada di kisaran $70.000 atau sekitar Rp1,18 miliar. Ini menunjukkan bahwa crypto mulai dilihat sebagai alternatif yang lebih resilient dibanding aset tradisional.
Data menunjukkan bahwa ETF Bitcoin mencatat inflow hampir $700 juta atau sekitar Rp11,87 triliun sepanjang Maret. Ini terjadi setelah sebelumnya mengalami outflow selama beberapa minggu.
Sebaliknya, ETF emas justru mengalami arus keluar dana besar. Pergeseran ini mengindikasikan perubahan preferensi investor institusional terhadap cryptocurrency.
Meski relatif stabil, crypto tetap tidak sepenuhnya kebal terhadap tekanan makro. Bitcoin (BTC) sempat turun di bawah $69.000 saat ketegangan meningkat dan inflasi melonjak.
Namun, dibandingkan kerugian besar di sektor tradisional, performa crypto terlihat lebih resilient. Hal ini membuka peluang bahwa crypto akan semakin dipertimbangkan dalam strategi diversifikasi global.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini vs Crypto Market: Mana yang Lebih Perform Ditengah Konflik Geopolitik Global?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Bayangkan kamu bisa memantau dan berpotensi mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga minyak dunia secara langsung melalui aset crypto. Salah satu caranya adalah melalui Chevron dan saham AS lainnya yang dapat kamu akses di platform Pintu, sehingga investor dapat mengikuti dinamika pasar energi global dari ekosistem cryptocurrency.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, kamu bisa melihat pergerakan harga, melakukan transaksi dengan mudah, serta menjelajahi peluang diversifikasi portofolio antara aset komoditas global dan crypto dalam satu aplikasi.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.