Harga Emas Turun di April 2026, Apakah Bisa Tetap Profit Lewat Shorts?

Di-update
May 1, 2026
Bagikan
Gambar Harga Emas Turun di April 2026, Apakah Bisa Tetap Profit Lewat Shorts?

Jakarta, Pintu News — Pergerakan harga emas yang fluktuatif seringkali memicu kepanikan, terutama ketika grafik menunjukkan tren penurunan (downtrend). Namun, bagi para trader komoditas yang jeli, momen harga emas yang sedang merosot justru menjadi peluang emas untuk mendulang profit. Strategi ini dikenal dengan istilah short selling atau shorting.

Lantas, bagaimana cara kerja shorting dan bagaimana trader bisa memanfaatkannya saat harga komoditas sedang turun? Berikut adalah panduan lengkapnya.

Memahami Konsep ‘Shorting’ Emas

investor institusional
Sumber: Royals Blue

Secara sederhana, melakukan short (jual kosong) pada sebuah komoditas berarti Anda bertaruh melawan harga bahan mentah tersebut. Anda memprediksi bahwa harga pasar akan turun.

  • Jika tebakan Anda benar (harga turun), Anda meraup profit.
  • Jika tebakan Anda salah (harga naik), Anda akan mengalami kerugian.

Kabar baiknya, di era trading modern, Anda sama sekali tidak perlu memiliki emas fisik untuk melakukan shorting. Proses ini bisa dilakukan melalui instrumen derivatif seperti CFD (Contract for Difference). Melalui CFD, Anda hanya berspekulasi pada pergerakan harga.

Selain itu, CFD memungkinkan penggunaan leverage (daya ungkit). Artinya, Anda hanya membutuhkan deposit dalam jumlah kecil (margin) untuk membuka posisi perdagangan dengan eksposur penuh. Namun, penting untuk diingat bahwa profit maupun kerugian Anda akan tetap dihitung berdasarkan nilai posisi secara penuh.

Baca Juga: 3 Fakta Bitcoin (BTC) Selalu Menang Lawan Emas Saat Krisis, Cuan 21%!

Mengapa Shorting Menjadi Strategi Jitu Saat Harga Turun?

Ada dua alasan utama mengapa trader profesional memanfaatkan momentum penurunan harga melalui posisi short:

  1. Mendulang Profit di Tengah Bear Market: Alasan paling mendasar adalah untuk meraup keuntungan saat nilai pasar sedang anjlok. Ini memberikan lebih banyak peluang trading dalam kondisi pasar yang bergejolak.
  2. Sebagai Alat Lindung Nilai (Hedging): Jika Anda memiliki investasi emas fisik dan khawatir harganya akan anjlok, Anda dapat membuka posisi short di pasar CFD. Jika harga emas fisik Anda menyusut, posisi short Anda akan menghasilkan profit, sehingga menyeimbangkan atau meminimalkan dampak kerugian tersebut.

Baca Juga: 3 Fakta Bitcoin (BTC) Selalu Menang Lawan Emas Saat Krisis, Cuan 21%!

Simulasi Perdagangan: Cara Kerja Shorting Emas

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita lihat contoh simulasi perdagangan shorting emas menggunakan instrumen CFD:

Detail TransaksiKeterangan
Kondisi PasarEmas diperdagangkan dengan harga jual (sell) 1493.90 dan harga beli (buy) 1494.20.
Aksi AndaMembuka posisi Short (Sell) sebanyak 10 kontrak di harga 1493.90.
Nilai PosisiDengan ukuran kontrak £1 per poin, nilai total posisi Anda adalah £14,939.00 (10 kontrak x £1 x 1493.90).
Margin DibutuhkanMargin komoditas adalah 5%, sehingga Anda hanya perlu deposit sebesar £746.95 untuk membuka posisi ini.

Skenario Profit (Harga Turun):

Ternyata prediksi Anda tepat, harga emas turun menjadi 1479.60. Anda memutuskan untuk menutup perdagangan dan mengambil profit. Anda melakukan aksi beli (buy) 10 kontrak di harga beli baru, yaitu 1479.75.

  • Nilai kontrak penutupan: £14,797.50
  • Total Profit: £141.50 (Selisih dari £14,939.00 – £14,797.50)

Sebaliknya, jika prediksi Anda salah dan harga emas justru meroket, Anda tetap harus membalikkan perdagangan untuk menutup posisi, namun Anda akan menanggung kerugian sebesar selisih poinnya.

Waspada Risiko: Ancaman ‘Short Squeeze’

Strategi short selling bukanlah tanpa risiko, sehingga manajemen risiko mutlak diperlukan. Risiko terbesar dari shorting komoditas adalah fakta bahwa secara teori, harga komoditas bisa naik tanpa batas.

Jika harga emas tiba-tiba melonjak drastis, para short seller akan panik dan berusaha menutup posisi mereka secara serentak (dengan melakukan aksi beli). Lonjakan aksi beli massal ini akan mendorong harga emas naik lebih tinggi lagi—sebuah fenomena yang dikenal sebagai ‘Short Squeeze’, yang dapat melipatgandakan kerugian.

Tips Aman Melakukan Shorting:

  • Gunakan Trading Plan: Jangan pernah masuk ke pasar tanpa rencana yang matang.
  • Terapkan Stop-Loss: Selalu gunakan fitur pengaman seperti Guaranteed Stops (Batas Berhenti Terjamin) untuk membatasi kerugian maksimal Anda jika pasar bergerak melawan prediksi.

Dengan pemahaman yang tepat dan manajemen risiko yang ketat, tren penurunan harga emas bukanlah sebuah ancaman, melainkan murni sebuah momentum untuk mendulang profit.

Baca Juga: Krisis AI Agent 2026: Biaya Membengkak & Ancaman Keamanan, Masihkah Menguntungkan?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Trading Emas Crypto Futures, Short & Long di Berbagai Situasi Market

harga emas 17k hari ini

Emas crypto futures menawarkan fleksibilitas tinggi bagi trader modern dengan akses pasar tanpa batas waktu. Melalui kontrak berbasis Tether Gold (XAUTUSDT-PERP), pengguna dapat melakukan trading emas crypto selama 24 jam setiap hari serta memanfaatkan leverage hingga 25x untuk mengoptimalkan potensi profit.

Selain itu, instrumen ini memungkinkan peluang keuntungan di berbagai kondisi pasar, baik mengambil posisi long ketika harga emas akan naik, mengambil posisi short saat harga emas akan turun. Dengan demikian, emas crypto futures menjadi alternatif yang efisien bagi trader yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas dengan pendekatan yang lebih dinamis.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->