3 Blockchain Tangguh yang Bertahan Saat Crypto Crash, Raoul Pal Ungkap Rahasianya

Di-update
May 25, 2026
Bagikan
Gambar 3 Blockchain Tangguh yang Bertahan Saat Crypto Crash, Raoul Pal Ungkap Rahasianya

Jakarta, Pintu News – Dunia kripto kembali diguncang dengan pernyataan mengejutkan dari investor makro ternama, Raoul Pal. Dalam sebuah diskusi bersama komunitas Sui Network, Pal membeberkan bahwa hanya segelintir blockchain yang mampu bertahan di tengah kejatuhan pasar kripto baru-baru ini.

Menurutnya, ketahanan sebuah blockchain saat pasar mengalami koreksi tajam menjadi indikator utama untuk menilai potensi jangka panjangnya. Artikel ini akan mengulas lebih dalam mengenai blockchain yang berhasil melewati badai kripto dan alasan di balik ketangguhannya.

Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Sui (SUI) Jadi Jawara di Tengah Koreksi Pasar

Raoul Pal menyoroti bahwa hanya tiga blockchain utama yang tetap menunjukkan “kepadatan ekonomi” tinggi saat pasar kripto anjlok, yaitu Ethereum , Solana , dan Sui . Ketiganya berhasil mempertahankan aktivitas on-chain dan keterlibatan ekonomi meski harga aset kripto lain terjun bebas hingga 80% sampai 90%. Sementara banyak jaringan blockchain lain mengalami penurunan drastis dalam jumlah pengguna dan volume transaksi, Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Sui (SUI) justru tetap aktif dan produktif.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa ketiga blockchain tersebut memiliki fondasi yang kokoh untuk bertahan dalam jangka panjang. Keberhasilan Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) dalam mempertahankan ekosistemnya memang sudah tidak diragukan lagi. Namun, kemunculan Sui (SUI) sebagai pemain baru yang mampu bersaing dengan dua raksasa tersebut menjadi sorotan tersendiri.

Pal menilai bahwa ketahanan ini bukan hanya soal harga, melainkan juga tentang seberapa besar aktivitas nyata yang terjadi di dalam ekosistem blockchain tersebut. Dengan demikian, blockchain yang mampu bertahan di masa sulit memiliki peluang lebih besar untuk menjadi pemimpin industri di masa depan.

Sui (SUI) Mencuri Perhatian Sebagai Pendatang Baru yang Tangguh

Raoul Pal secara khusus memberikan perhatian lebih pada Sui (SUI) yang dinilai menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan meski usianya masih sangat muda. Menurut Pal, output ekonomi per pengguna di jaringan Sui (SUI) bahkan sudah melampaui Solana (SOL) di beberapa sektor, meskipun jumlah penggunanya masih jauh lebih sedikit. Hal ini menandakan bahwa aktivitas di Sui (SUI) bukan sekadar spekulasi, melainkan benar-benar mencerminkan penggunaan nyata dan produktif.

Sui (SUI) pun baru saja merayakan ulang tahun ketiganya, menandakan bahwa blockchain ini masih berada di tahap awal pengembangan namun sudah mampu bersaing dengan pemain lama. Ekosistem Sui (SUI) terus berkembang dengan berbagai inovasi dan kolaborasi yang mendorong pertumbuhan organik. Pal menilai, keberhasilan Sui (SUI) dalam mempertahankan aktivitas ekonomi di tengah tekanan pasar menjadi bukti bahwa jaringan ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu blockchain utama di masa depan.

Dengan semakin banyaknya proyek dan aplikasi yang dibangun di atas Sui (SUI), ekosistem ini diprediksi akan semakin solid dan menarik minat investor global. Tidak heran jika Sui (SUI) mulai diperhitungkan sebagai calon pemimpin baru di industri blockchain.

Baca juga: Update Saham NVIDIA: Cetak Rekor Pendapatan, Kehilangan Pasar China, dan Akhir Era GPU Gaming?

Prediksi: Hanya 3-5 Blockchain yang Akan Mendominasi Industri Kripto

Raoul Pal membandingkan perkembangan blockchain dengan revolusi internet di masa lalu, di mana hanya segelintir perusahaan besar yang akhirnya menguasai pasar. Ia memperkirakan bahwa industri kripto juga akan mengerucut pada tiga hingga lima blockchain utama yang benar-benar mampu bertahan dan berkembang.

Saat ini, Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) sudah menempati posisi kuat sebagai tulang punggung ekosistem kripto global. Sementara itu, Sui (SUI) mulai menunjukkan tanda-tanda sebagai pesaing serius yang siap menantang dominasi dua raksasa tersebut. Menurut Pal, seleksi alam di dunia blockchain akan semakin ketat seiring waktu, sehingga hanya jaringan dengan fundamental kuat yang akan bertahan.

Faktor seperti aktivitas ekonomi, inovasi teknologi, dan keterlibatan komunitas menjadi kunci utama dalam menentukan siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Dengan semakin banyaknya proyek yang gagal saat pasar turun, hanya blockchain yang mampu beradaptasi dan memberikan nilai nyata bagi penggunanya yang akan bertahan. Prediksi ini menjadi peringatan bagi para pengembang dan investor untuk lebih selektif dalam memilih ekosistem blockchain yang akan didukung.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->