
Jakarta, Pintu News – Tahun 2026 menjadi periode penuh tantangan bagi rupiah, meski ekonomi Indonesia masih mencatat pertumbuhan di atas 5%. Data kuartal pertama menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) naik 5,61%, namun nilai tukar USD/IDR justru menembus level psikologis 18.000.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar, mengapa rupiah terus melemah padahal ekonomi domestik masih ekspansif? Jawabannya terletak pada tekanan eksternal yang lebih besar dari sekadar pertumbuhan ekonomi nasional.
Penyebab utama pelemahan rupiah di 2026 adalah memburuknya neraca pembayaran Indonesia. Pada kuartal pertama, defisit neraca pembayaran mencapai $9.100.000.000, sementara defisit transaksi berjalan melebar menjadi $4.000.000.000 atau 1,1% dari PDB. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah bukan sekadar sentimen pasar, melainkan akibat lemahnya dukungan eksternal dalam bentuk pasokan dolar.
Ketika impor, pembayaran utang, dan arus modal keluar meningkat, kebutuhan dolar melonjak, sementara cadangan devisa tidak cukup kuat untuk menahannya. Selain itu, data perdagangan April memperlihatkan surplus yang sangat tipis, hanya $90.000.000, dengan lonjakan impor sebesar 22,49% secara tahunan dan impor minyak serta gas naik 85,52%.
Ketika penyangga perdagangan menyusut, kebijakan moneter harus bekerja lebih keras untuk menjaga stabilitas rupiah. Namun, tanpa perbaikan signifikan pada neraca eksternal, tekanan terhadap rupiah akan terus berlanjut. Inilah alasan mengapa pasar lebih memperhatikan data eksternal dibandingkan angka pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: NVIDIA (NVDA) Siap Cetak Rekor Baru: Bank of America Prediksi Lonjakan Saham hingga 71%?

Harga minyak dunia yang tinggi memperparah tekanan terhadap rupiah. Pada awal Juni 2026, harga minyak mentah bertahan di kisaran $95,15 per barel, sekitar 50% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan harga energi ini membuat kebutuhan dolar untuk impor semakin besar, sementara pelemahan rupiah membuat biaya impor dalam rupiah melonjak tajam.
Situasi ini menciptakan lingkaran tekanan di mana permintaan dolar terus meningkat, memperlemah rupiah lebih jauh. Level USD/IDR di 18.000 menjadi titik kritis yang mengubah persepsi pasar. Ketika rupiah menembus angka ini, depresiasi tidak lagi dianggap sebagai fluktuasi normal, melainkan sebagai sinyal krisis kepercayaan.
Data menunjukkan dolar AS menguat hampir 8% terhadap rupiah sepanjang tahun ini, dan semakin banyak pelaku pasar yang melakukan lindung nilai serta membeli dolar lebih awal. Jika level ini menjadi patokan baru, tekanan terhadap rupiah akan semakin sulit dikendalikan.
Baca juga: WWDC 2026: Apple Intelligence Siap Picu Supercycle iPhone? Ini Prediksi Saham AAPL!

Bank Indonesia (BI) merespons tekanan dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat daya tarik aset rupiah dan memperlambat arus keluar modal asing.
Meski kebijakan ini mampu menahan tekanan jangka pendek, BI tidak bisa menurunkan harga minyak, menciptakan dolar ekspor baru, atau memaksa investor asing kembali ke pasar domestik. Stabilitas rupiah tetap sangat bergantung pada perbaikan data eksternal dan arus modal masuk.
Di sisi lain, arus modal keluar dari saham dan obligasi pemerintah Indonesia pada kuartal pertama mencapai Rp26.060.000.000.000 dan Rp25.100.000.000.000. Namun, imbal hasil tinggi dari Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) berhasil menarik kembali sebagian dana asing, dengan net inflow mencapai $5.500.000.000 hingga pertengahan Mei.
Meski demikian, risiko penurunan peringkat utang oleh Moody’s dan Fitch menambah premi risiko bagi rupiah, sehingga kepercayaan pasar menjadi faktor kunci dalam menentukan arah mata uang ke depan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi