WEF Gandeng Microsoft Untuk Luncurkan Kota Metaversenya Sendiri, Sinyal Positif Buat Crypto?

Updated
January 20, 2023
Gambar WEF Gandeng Microsoft Untuk Luncurkan Kota Metaversenya Sendiri, Sinyal Positif Buat Crypto?

Dilansir dari Bitcoin News, baru-baru ini World Economic Forum (WEF) telah mengumumkan peluncuran Global Collaboration Village, sebuah platform metaverse, untuk tahun 2023.

Klaus Schwab, ketua WEF, berencana untuk memanfaatkan representasi Davos ini untuk memungkinkan orang-orang dan para pemimpin bertemu di dunia maya dan mengoordinasikan upaya kolaborasi global secara efisien.

Davos, Swiss, merupakan tempat dimana WEF mengadakan meeting tahunannya. Para delegasi dari berbagai sektor berkumpul selama beberapa hari untuk melakukan pembicaraan dan pertemuan untuk membahas isu-isu global yang krusial.

Lalu, bagaimana platform Metaverse yang sudah diluncurkan oleh WEF? Dan apa tujuannya? Simak berita lengkapnya berikut ini!

‘Gobal Collaboration Village’, Platform Metaverse WEF

‘Gobal Collaboration Village’, Platform Metaverse WEF
Sumber: Time

World Economic Forum (WEF) telah mengumumkan peluncuran platform Metaverse-nya sendiri, yang dijuluki Global Collaboration Village.

Global Collaboration Village merupakan dunia digital yang dirancang agar terlihat seperti kota Davos yang nyata, tempat dimana WEF melaksanakan meeting tahunannya. Dengan adanya platform Metaverse tersebut, akan memungkinkan kolaborasi yang lebih efisien di antara para pemimpin dunia.

Dilansir dari Bitcoin News, menurut Klaus Schwab, ketua WEF, mengatakan bahwa mereka berencana untuk memanfaatkan dunia baru itu sebagai cara untuk mengubah pertemuan Davos, yang biasanya hanya berlangsung selama satu minggu, menjadi sebuah proyek yang memungkinkan wawancara dan percakapan antara para pemimpin dunia sepanjang tahun.

Schwab juga menyampaikan bahwa ia sangat optimis dengan hal tersebut. “Hal ini dapat merevolusi kolaborasi global,” ujar Schwab, dikutip dari Time, Jumat (20/1/2023).

WEF juga percaya bahwa pertemuan melalui avatar dan representasi digital dapat memberdayakan kreativitas di balik pertemuan-pertemuan tersebut, dibandingkan dengan video meeting yang biasanya berlangsung selama event tersebut.

Baca Juga: 2 Teknologi Metaverse Ini Disebut-Sebut WEF Bisa Bawa Dampak Fenomenal Untuk Industri, Kok Bisa?

WEF Gandeng Beberapa Mitra Untuk Berkolaborasi Dalam Proyek Metaverse

WEF Gandeng Beberapa Mitra Untuk Berkolaborasi Dalam Proyek Metaverse
Sumber: Time

Teknologi yang akan mendukung representasi Metaverse dari Davos ini akan disediakan oleh Microsoft dan Mesh, yang memperluas fungsionalitas Teams, software pertemuan bisnis yang populer, untuk memungkinkan pengguna tampil sebagai avatar 3D.

Mesh juga memiliki aplikasi yang dirancang khusus untuk headset VR yang memungkinkan lebih banyak interaktivitas dengan dunia Metaverse.

“Kelompok ini mencoba untuk melakukan hal-hal yang hanya dapat terjadi di Metaverse , karena jika lebih baik dilakukan secara langsung atau di atas kertas, maka itu tidak masuk akal,” ujar Kelly Ommundsen, kepala proyek Metaverse WEF, dikutip dari Bitcoin News, Jumat (20/1/2023).

Schwab telah meminta kolaborasi dan kehadiran beberapa mitra, termasuk Meta dan International Monetary Fund (IMF), yang akan mengisi ruang Metaverse tersebut dengan proyek-proyek mereka. Ia memperkirakan akan ada resistensi terhadap inisiatif ini, namun ia juga mengharapkan keterlibatan yang lebih besar dari orang-orang di luar organisasi.

“Kita membutuhkan cara-cara baru dalam kerja sama internasional, yang akan memungkinkan kita untuk melibatkan lebih banyak orang ke dalam diskusi-diskusi kita,” ujar Schwab, dikutip dari Bitcoin News, Jumat (20/1/2023).

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->