
Jakarta, Pintu News ā Prediksi harga Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah pernyataan seorang miliarder asal Kanada yang menilai aset crypto ini berpotensi turun signifikan dalam kondisi tertentu. Isu ini relevan bagi investor cryptocurrency karena berkaitan langsung dengan risiko pasar dan dinamika makroekonomi global. Artikel ini merangkum poin-poin utama prediksi tersebut secara edukasional dan netral berdasarkan laporan media kripto internasional.
Seorang miliarder Kanada menyatakan bahwa Bitcoin dapat diperdagangkan jauh lebih rendah apabila kondisi likuiditas global memburuk. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara yang dikutip oleh U.Today, yang menyoroti hubungan erat antara aset berisiko dan kebijakan moneter. Menurut sumber tersebut, Bitcoin masih sangat sensitif terhadap perubahan arus modal global.
Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa pengetatan kebijakan bank sentral berpotensi menekan harga aset crypto. Ketika suku bunga tinggi dipertahankan, investor cenderung mengurangi eksposur pada cryptocurrency. Data ini, menurut U.Today, mencerminkan pola yang sudah terjadi pada siklus pasar sebelumnya.
Baca Juga: 7 Fakta BTC Diprediksi Bottom di $37.500 di 2026 ā Analisis Pasar Crypto Terbaru
Likuiditas global disebut sebagai faktor utama yang menentukan pergerakan harga Bitcoin. Menurut analisis yang dikutip U.Today, penurunan likuiditas dapat mendorong koreksi tajam pada aset berisiko. Hal ini termasuk Bitcoin yang sering diperlakukan sebagai aset spekulatif dalam portofolio investor.
Lebih lanjut, laporan tersebut menekankan bahwa penarikan stimulus moneter berpotensi menekan valuasi cryptocurrency secara keseluruhan. Dalam konteks ini, Bitcoin tidak berdiri sendiri, melainkan bergerak seiring pasar saham dan instrumen berisiko lainnya. Informasi ini disampaikan berdasarkan pandangan ekonom dan investor yang diwawancarai U.Today.
Dalam skenario pesimistis, Bitcoin disebut berpotensi turun ke kisaran USD 20.000. Dengan kurs 1 USD = Rp16.708, nilai tersebut setara sekitar Rp334.160.000 per BTC. Angka ini disebut sebagai ilustrasi dampak jika tekanan makroekonomi meningkat, menurut laporan U.Today.
Meski demikian, angka tersebut bukan prediksi pasti melainkan simulasi risiko. U.Today menegaskan bahwa pergerakan harga Bitcoin sangat bergantung pada respons pasar terhadap kebijakan moneter. Investor cryptocurrency diingatkan untuk memahami bahwa volatilitas tetap menjadi karakter utama pasar crypto.
Penurunan Bitcoin biasanya berdampak pada pasar crypto secara luas. Menurut U.Today, koreksi BTC sering diikuti oleh penurunan harga aset cryptocurrency lain seperti Ethereum dan altcoin utama. Hal ini terjadi karena Bitcoin masih menjadi acuan sentimen pasar.
Dalam laporan tersebut juga dijelaskan bahwa korelasi antar aset crypto cenderung meningkat saat pasar mengalami tekanan. Kondisi ini membuat diversifikasi dalam cryptocurrency menjadi kurang efektif dalam jangka pendek. Data ini disampaikan berdasarkan pengamatan pergerakan pasar oleh analis yang dikutip U.Today.
Prediksi penurunan harga ini menyoroti pentingnya pemahaman risiko dalam investasi crypto. Menurut U.Today, pernyataan miliarder Kanada tersebut dimaksudkan sebagai peringatan, bukan ajakan untuk berspekulasi. Investor diharapkan menilai Bitcoin sebagai aset berisiko tinggi dengan volatilitas signifikan.
Selain itu, laporan tersebut menekankan bahwa keputusan investasi sebaiknya mempertimbangkan kondisi makro dan profil risiko masing-masing. Cryptocurrency tetap menawarkan potensi inovasi, namun fluktuasi harga dapat terjadi secara ekstrem. Pandangan ini dirangkum U.Today berdasarkan komentar pelaku pasar dan investor institusional.
Meski ada potensi penurunan, Bitcoin masih dipandang relevan dalam jangka panjang oleh sebagian pelaku pasar. U.Today mencatat bahwa koreksi harga tidak serta-merta menghapus peran Bitcoin sebagai aset digital terkemuka. Dalam beberapa siklus sebelumnya, penurunan tajam justru diikuti fase konsolidasi.
Namun demikian, laporan tersebut menegaskan bahwa tidak ada jaminan pola masa lalu akan terulang. Pasar crypto dan cryptocurrency terus berkembang dengan faktor risiko baru. Informasi ini disampaikan U.Today sebagai bagian dari analisis objektif terhadap dinamika pasar.
Prediksi miliarder Kanada mengenai potensi penurunan Bitcoin memberikan perspektif penting tentang risiko pasar crypto. Menurut U.Today, pernyataan ini sejalan dengan kekhawatiran global terhadap likuiditas dan kebijakan moneter. Investor cryptocurrency disarankan memahami konteks pernyataan tersebut secara menyeluruh.
Pada akhirnya, pergerakan harga Bitcoin tetap dipengaruhi banyak variabel. Laporan U.Today menekankan bahwa prediksi bukan kepastian, melainkan alat untuk memahami skenario risiko. Pendekatan informatif dan netral menjadi kunci dalam menyikapi dinamika pasar crypto.
Baca Juga: 5 Wawasan Analyst Veteran Menyatakan 2026 Bisa Jadi Puncak Emas & Perak
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin hari ini,Ā harga Solana hari ini,Ā Pepe coinĀ dan harga asetĀ cryptoĀ lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: