
Jakarta, Pintu News – Di awal tahun yang penuh ketidakpastian, emas dan perak kembali menunjukkan dominasinya sebagai dua aset dengan kapitalisasi pasar terbesar. Kedua logam mulia ini dikenal sebagai “penyimpan nilai” yang aman, berhasil mengungguli aset-aset lain termasuk Bitcoin yang berada di posisi kedelapan. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran global yang mendorong investor mencari keamanan dalam investasi tradisional.
Menurut data dari platform analitik CompaniesMarketCap, emas saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $31,1 triliun, berada di posisi teratas. Kenaikan ini menandai kembali kepercayaan investor terhadap emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sementara itu, perak juga tidak ketinggalan dalam persaingan. Perak sempat menggeser Nvidia untuk menduduki posisi kedua, meskipun hanya sebentar sebelum Nvidia kembali mengambil alih posisi tersebut.

Perak dan Nvidia terus bersaing ketat dalam beberapa bulan terakhir. Nvidia sendiri mengalami peningkatan permintaan yang signifikan karena kebutuhan akan sumber daya komputasi untuk mendukung kecerdasan buatan. Namun, ketika pasar mengalami ketidakpastian, investor cenderung kembali ke aset tradisional seperti perak, yang telah mencapai rekor tertinggi baru sekitar $80.
Baca juga: Ripple (XRP) Dinobatkan Sebagai Investasi Terbaik di 2026 Menurut CNBC
Selama tahun lalu, terjadi migrasi besar-besaran investor ke logam mulia. Konflik global dan perselisihan perdagangan telah mendorong investor mencari keamanan dalam emas dan perak. Kedua logam ini dianggap sebagai pelindung nilai yang efektif terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Kenaikan permintaan ini telah mendorong harga emas dan perak mencapai titik tertinggi baru, dengan emas menyentuh sekitar $4.500.
Di sisi lain, kebijakan moneter yang diharapkan dari Federal Reserve AS juga berperan dalam tren ini. Dengan kepemimpinan baru, pasar mengantisipasi pemotongan suku bunga yang signifikan, yang umumnya akan mendukung kenaikan harga komoditas. Investor, dengan demikian, melihat emas dan perak sebagai pilihan investasi yang menarik dalam menghadapi potensi perubahan kebijakan ini.
Baca juga: Ripple Tunda Rencana IPO Meski Baru Saja Galang Dana $500 Juta, Kenapa?
Meskipun momentum untuk logam mulia meningkat, Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya belum mengalami lonjakan serupa. Namun, banyak analis percaya bahwa perubahan kebijakan dari Federal Reserve pada tahun 2026 bisa menjadi katalis penting bagi ruang kripto.
Owen Lau, direktur pelaksana Clear Street, dalam wawancaranya baru-baru ini, menyatakan bahwa kebijakan suku bunga yang lebih rendah akan memicu minat investor, baik ritel maupun institusional, terhadap aset berisiko seperti Bitcoin (BTC).
Lau menegaskan bahwa kebijakan moneter yang lebih longgar bisa mendorong lebih banyak dana ke dalam aset digital, yang sering disebut sebagai emas digital. Ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan untuk pasar kripto di masa depan, seiring dengan pergeseran preferensi investor dari aset konvensional ke aset digital.
Kesimpulannya, kenaikan signifikan dalam kapitalisasi pasar emas dan perak menunjukkan kembali kepercayaan investor terhadap logam mulia sebagai aset aman. Meskipun teknologi dan aset digital seperti Bitcoin (BTC) terus berkembang, dalam kondisi pasar yang tidak menentu, emas dan perak masih dianggap sebagai pilihan investasi yang paling stabil dan terpercaya.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi