5 Insight: Tom Lee Sebut Rally Emas & Perak Bisa Picu Rotasi Dana ke Crypto

Di-update
January 28, 2026
Gambar 5 Insight: Tom Lee Sebut Rally Emas & Perak Bisa Picu Rotasi Dana ke Crypto

Jakarta, Pintu News – Analis pasar Tom Lee dari Fundstrat Global Advisors menyampaikan pandangannya bahwa pasar cryptocurrency, termasuk Bitcoin dan Ethereum , sedang tertahan sementara karena gelombang investor mengalihkan perhatian dan modal ke emas dan perak yang naik tajam. Menurut Lee, fenomena fear of missing out (FOMO) pada aset logam mulia ini sedang menarik likuiditas dari crypto, tetapi bisa menciptakan peluang rotasi modal kembali ke aset digital ketika rally tersebut mereda.

Pernyataan ini penting karena menunjukkan hubungan lintas kelas aset, di mana pergerakan harga emas dan perak menjadi indikator sentimen yang dapat mempengaruhi arah pasar crypto secara lebih luas saat ini.

1. FOMO Logam Mulia Mengalihkan Modal dari Crypto

Tom Lee menjelaskan bahwa lonjakan harga emas dan perak baru-baru ini telah menjadi pusat perhatian investor ritel dan institusional. Lonjakan ini menyebabkan sebagian modal berputar keluar dari cryptocurrency, sehingga harga aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum tidak mencerminkan fundamental yang membaik.

Dalam beberapa periode, emas mencapai rekor harga lebih dari USD 5.100 per ounce, sementara perak juga menunjukkan peningkatan kuat, menarik arus modal yang besar. Fokus investor terhadap logam mulia sebagai aset aman menciptakan tekanan tarik terhadap pasar crypto.

Baca Juga: 5 Fakta Penting Kesenjangan Pasokan Perak vs Emas dan Dampaknya ke Crypto & Aset Komoditas

2. Rotasi Modal Bisa Terjadi Ketika Rally Metals Mereda

Menurut Lee, ketika rally emas dan perak mulai mendingin atau stabil, modal yang sebelumnya beralih ke logam mulia bisa kembali ke pasar cryptocurrency. Ia mengaitkan ini dengan pola sejarah di mana capital rotation antar kelas aset sering memicu tren baru di pasar digital setelah momentum aset lain mereda.

Lee menyatakan bahwa pergeseran modal ini merupakan dinamika pasar yang normal, di mana investor akan menyeimbangkan antara aset yang sedang naik dan kesempatan investasi lain yang dianggap undervalued.

3. Hubungan Dollar, Kebijakan Moneter, dan Crypto

Businessman counting hundreds of dollars at his table
Unsplash

Lee juga menyoroti bahwa ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan melemahnya dolar AS dapat menjadi faktor pendukung bagi harga Bitcoin dan Ethereum. Dalam kondisi dolar yang lemah, aset berisiko seperti crypto sering kali mendapatkan minat kembali karena investor mencari imbal hasil yang lebih tinggi.

Menurut beberapa analis, gerak pasar ini menunjukkan bahwa kripto tidak sepenuhnya terlepas dari dinamika makroekonomi, tetapi aset digital bisa memanfaatkan fase di mana kebijakan moneter merangsang aliran modal kembali ke kelas aset berisiko.

4. Dampak terhadap Bitcoin dan Ethereum

Meskipun pasar crypto secara keseluruhan tertahan, Lee tetap melihat dasar fundamental Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang kuat. Faktor-faktor seperti adopsi institusional, pengembangan teknologi, dan perubahan regulasi mendukung prospek jangka panjang aset digital ini.

Namun dampak daya tarik emas dan perak menunjukkan bahwa kapital pasar tidak berpindah begitu saja berdasarkan fundamental saja; emosi dan sentimen pasar ikut berperan besar dalam aliran modal.

5. Implikasi bagi Investor Crypto

Bagi investor muda dan pemula, pandangan Lee menegaskan pentingnya memahami hubungan antara safe haven assets seperti emas dan perak dengan pasar crypto. Rotasi modal antar kelas aset adalah fenomena umum yang mencerminkan prioritas risiko dan keputusan investor terhadap imbal hasil.

Investor perlu menyadari bahwa pergerakan harga tidak hanya dipengaruhi oleh adanya inovasi atau berita fundamental di crypto, tetapi juga oleh sentimen global yang lebih luas, termasuk preferensi terhadap aset sebagai lindung nilai.

Baca Juga: Lonjakan Harga Altcoin: Fenomena Musiman yang Tak Boleh Dilewatkan!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Topik
Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->