Google Authenticator: Apa Fungsi dan Manfaatnya?

Di-update
February 5, 2026
Gambar Google Authenticator: Apa Fungsi dan Manfaatnya?

Jakarta, Pintu News – Di era digital yang semakin rentan terhadap ancaman keamanan siber, perlindungan akun online menjadi hal yang sangat penting. Salah satu langkah efektif yang dapat dilakukan adalah dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA). Google Authenticator hadir sebagai solusi praktis dan aman untuk menambah lapisan perlindungan pada akun kamu.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menghasilkan kode verifikasi unik yang berubah setiap beberapa detik, sehingga hanya pemilik perangkat yang dapat mengakses akun secara sah. Lalu, apa sebenarnya fungsi Google Authenticator dan manfaat utamanya bagi keamanan digital Anda? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Google Authenticator

Google Authenticator adalah aplikasi otentikasi dua faktor (2FA) yang menghasilkan kata sandi satu kali berbasis waktu (TOTP) atau berbasis HMAC (HOTP). Aplikasi ini bekerja sebagai lapisan keamanan tambahan yang melengkapi kata sandi utama kamu untuk melindungi akun online.

Baca juga: Apa itu Black Card? Cara Mendapatkannya dan Keuntungannya!

Setelah dikonfigurasi, aplikasi ini akan menghasilkan kode enam digit yang harus kamu masukkan saat login guna memverifikasi identitas kamu. Dengan cara ini, hanya pengguna yang sah yang dapat mengakses akun kamu. Meskipun sederhana, metode ini sangat efektif dalam mencegah akses tidak sah.

Fungsinya untuk Keamanan Akun

Menambah Lapisan Keamanan

Setelah kamu memasukkan kata sandi, Google Authenticator akan meminta kode verifikasi enam digit yang terus berubah setiap 30 detik. Ini mencegah orang lain masuk ke akun kamu meskipun mereka tahu kata sandi kamu.

Melindungi dari Peretasan & Phishing

Kode dari Google Authenticator hanya tersedia di perangkat kamu dan tidak dikirim melalui SMS (yang bisa disadap atau dialihkan). Ini membuatnya lebih aman dari serangan seperti SIM swapping atau penyadapan jaringan.

Mengurangi Risiko Akun Dicuri

Dengan 2FA aktif melalui Authenticator, peretas tidak dapat mengakses akun kamu hanya dengan kata sandi, karena mereka tidak memiliki kode dari aplikasi kamu.

Keunggulan Google Authenticator

Berikut beberapa keunggulan Google Authenticator:

Keamanan yang Lebih Tinggi: Google Authenticator menggunakan kode TOTP (Time-Based One-Time Password) yang jauh lebih sulit diretas dibandingkan kata sandi statis atau kode yang dikirim via SMS.

Kemudahan Tanpa Koneksi Internet: Aplikasi ini dapat menghasilkan kode secara lokal di perangkat, sehingga pengguna tetap bisa melakukan otentikasi meskipun tidak terhubung ke internet.

Dukungan untuk Kunci Keamanan: Selain TOTP, Google Authenticator juga dapat digunakan bersama dengan kunci keamanan (security keys) untuk menerapkan protokol otentikasi yang lebih kuat.

Migrasi Akun yang Mudah: Dengan fitur Transfer akun, pengguna dapat memindahkan akun dari satu perangkat ke perangkat lain dengan mudah. Ini sangat berguna saat mengganti atau memperbarui perangkat, sambil tetap menjaga keamanan akun.

Cara Download dan Instal Google Authenticator

Unduh dan Pasang Aplikasi

  • Buka App Store (untuk iOS) atau Google Play Store (untuk Android).
  • Cari Google Authenticator, lalu unduh dan instal aplikasinya.

Pilih Metode Pengaturan

Setelah aplikasi terpasang, buka Google Authenticator dan pilih cara kamu ingin menggunakannya:

  • Dengan Akun Google
    Menghubungkan dengan akun Google kamu memungkinkan sinkronisasi kode di beberapa perangkat. Namun, akun Google kamu harus sangat aman.
  • Tanpa Akun Google
    Opsi ini menyimpan kode hanya di perangkat kamu, memberikan privasi lebih tinggi. Namun, kamu bisa kehilangan akses jika ponsel hilang atau rusak.

Aktifkan Autentikasi Dua Faktor untuk Akun Online

Langkah-langkah:

  1. Login ke akun yang ingin kamu amankan (misalnya akun email, media sosial, atau layanan keuangan).
  2. Buka menu pengaturan keamanan.
  3. Cari dan pilih opsi verifikasi dua langkah atau autentikasi dua faktor (2FA).
  4. Ikuti petunjuk di layar untuk memulai pengaturan.

Metode Penghubungan:

  • Pindai Kode QR
    Di Google Authenticator, ketuk ikon ā€œ+ā€ untuk menambahkan akun baru, lalu arahkan kamera ponsel ke kode QR yang muncul di layar komputer kamu.
  • Masukkan Kunci Secara Manual
    Jika diberikan kode teks panjang (setup key), masukkan kode tersebut secara manual di Google Authenticator.

Selesaikan Proses Verifikasi

Setelah akun berhasil ditambahkan, aplikasi akan menampilkan kode OTP (One-Time Password) enam digit yang diperbarui setiap beberapa detik.

Kembali ke situs atau layanan tempat kamu mengatur 2FA, dan masukkan kode tersebut untuk menyelesaikan proses pengamanan akun kamu.

Sekarang, setiap kali kamu login, kamu akan diminta memasukkan kode dari Google Authenticator sebagai lapisan keamanan tambahan.

Baca juga: Menjelang Laporan Pendapatan, Apakah Saham Google Masih Layak untuk Dibeli?

Fitur Terbaru Google Authenticator 2026

Sampai dengan tahun 2026, Google Authenticator masih fokus pada fungsi dasar autentikasi dua faktor (2FA) — yaitu menghasilkan kode TOTP yang aman untuk login — tetapi ada beberapa peningkatan dan perubahan yang mulai diperkenalkan atau dibahas di komunitas teknologi seputar pengalaman pengguna dan keamanan aplikasi ini:

Fitur & Perubahan Terbaru di Sekitar 2026

  1. Sinkronisasi Kode 2FA ke Cloud
    Salah satu fitur penting yang sudah diluncurkan adalah kemampuan untuk menyimpan dan menyinkronkan kode 2FA ke akun Google Anda di cloud. Fitur ini telah tersedia sejak beberapa pembaruan sebelumnya dan terus dipakai hingga sekarang sebagai bagian pengalaman pengguna yang lebih lancar.
  2. Perlindungan Privasi Tambahan
    Beberapa ulasan dan pembaruan sistem Android menyoroti peningkatan kontrol keamanan di tingkat sistem, seperti pengaturan lebih jelas untuk biometrik atau kunci perangkat sebelum membuka aplikasi autentikator sebagai bagian dari OS Android yang lebih aman.
  3. Integrasi Keamanan Android yang Lebih Kuat
    Sebagai bagian dari ekosistem Android 16 dan pembaruan keamanan terbaru, Google menambahkan komponen keamanan sistem yang dapat mendukung aplikasi autentikator, seperti kontrol atas kegagalan autentikasi dan proteksi identitas tingkat lanjut.

Cara Atasi Masalah Google Authenticator Tidak Sinkron atau Kode Salah

Periksa Waktu di Ponsel Kamu: Google Authenticator sangat bergantung pada waktu perangkat yang akurat karena kode berbasis waktu (TOTP).

Sinkronkan Waktu Secara Manual (Android): Jika masih bermasalah, kamu bisa menyinkronkan waktu di aplikasi Authenticator.

Coba Login dari Perangkat Lain: Kadang, masalah bisa berasal dari perangkat itu sendiri. Jika memungkinkan, coba login dari perangkat atau browser berbeda.

Nonaktifkan dan Aktifkan Kembali 2FA: Jika masalah terus berlanjut dan kamu masih memiliki akses ke akun :

  • Masuk ke pengaturan keamanan akun kamu
  • Nonaktifkan 2FA sementara
  • Aktifkan kembali dan scan ulang kode QR baru dengan Authenticator

Hubungi Dukungan Layanan Akun: Jika kamu terkunci dari akun penting, seperti email, pertukaran kripto, atau akun bisnis, hubungi layanan pelanggan mereka dan siapkan bukti identitas untuk proses pemulihan.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Topik
#Google
Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->