7 Fakta Solana (SOL): Anjlok 27% ke Rp1,35 Juta, Masih Bisa Tembus Rp2,5 Juta?

Di-update
February 9, 2026
Bagikan
Gambar 7 Fakta Solana (SOL): Anjlok 27% ke Rp1,35 Juta, Masih Bisa Tembus Rp2,5 Juta?

Jakarta, Pintu News – Harga Solana kembali menjadi sorotan pelaku pasar crypto setelah anjlok ke level terendah dalam dua tahun terakhir. Penurunan tajam ini memicu kekhawatiran investor, namun di sisi lain juga memunculkan diskusi soal peluang pemulihan jangka menengah. Berdasarkan analisa teknikal terbaru, struktur pasar Solana masih rapuh, tetapi skenario pemulihan tetap terbuka jika level kunci berhasil direbut kembali.

1. Solana Turun Tajam Hingga 27% dalam Waktu Singkat

Harga Solana mengalami penurunan tajam setelah kehilangan beberapa level support penting. SOL bahkan sempat jatuh di bawah USD80 atau sekitar Rp1,35 juta, menandai titik terendah sejak dua tahun terakhir.

Penurunan ini terjadi seiring melemahnya pasar crypto secara umum. Kondisi tersebut membuat level harga tinggi menjadi semakin rentan terhadap tekanan jual.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik: Bitcoin Sering Rebound di Februari — Pelajaran dari Data Historis

2. Level USD100 Kehilangan Peran sebagai Area Kuat

Salah satu sinyal teknikal terpenting adalah hilangnya area USD100 sebagai point of control. Jika dikonversi, level ini berada di sekitar Rp1,69 juta, yang sebelumnya menjadi zona transaksi padat.

Kehilangan area ini mempercepat penurunan harga. Setelah breakdown, Solana dengan cepat bergerak menuju area keseimbangan baru di level yang lebih rendah.

3. Zona USD67–73 Jadi Area Penahan Sementara

Setelah penurunan tajam, SOL memasuki area volume penting di kisaran USD67–73. Rentang ini setara dengan sekitar Rp1,13 juta hingga Rp1,23 juta.

Dari zona tersebut, Solana sempat memantul sekitar 12%. Namun pantulan ini belum cukup kuat untuk mengubah tren utama yang masih bearish.

4. Volume Naik Saat Harga Turun Jadi Sinyal Waspada

Kenaikan volume perdagangan yang terjadi bersamaan dengan penurunan harga menjadi sinyal kehati-hatian. Dalam analisa teknikal crypto, kondisi ini sering menunjukkan keyakinan penjual masih dominan.

Situasi tersebut mengurangi peluang terjadinya pemulihan cepat berbentuk V-shape. Investor pemula perlu memahami bahwa pantulan harga tidak selalu berarti pembalikan tren.

5. Level USD100,93 Jadi Kunci Awal Pemulihan

Untuk mulai membangun struktur bullish, Solana perlu menembus kembali area USD100,93 atau sekitar Rp1,70 juta. Level ini kini berperan sebagai resistance utama.

Tanpa keberhasilan merebut kembali area tersebut, setiap kenaikan harga berisiko hanya menjadi reli sementara. Struktur pasar harian perlu berubah menjadi lebih sehat sebelum tren naik berkelanjutan terbentuk.

6. Target Harga Bertahap Jika Resistance Tertembus

Jika SOL berhasil menembus USD100,93, target kenaikan berikutnya berada di USD120,59, USD128,43, dan USD138,77. Dalam rupiah, kisaran ini setara dengan Rp2,03 juta hingga Rp2,34 juta.

Target psikologis berikutnya berada di sekitar USD150 atau Rp2,53 juta. Level ini menjadi area penting untuk menguji kekuatan momentum pemulihan cryptocurrency tersebut.

7. Skenario Optimistis Menuju USD200 Masih Bersyarat

Dalam skenario paling optimistis, Solana berpotensi naik ke kisaran USD200–210. Jika dikonversi, target ini berada di sekitar Rp3,37 juta hingga Rp3,55 juta.

Namun skenario ini sangat bergantung pada keberhasilan SOL mempertahankan struktur bullish di atas USD150. Tanpa fondasi yang kuat, target tinggi tersebut masih bersifat spekulatif.

Gambaran Netral untuk Investor Crypto

Secara teknikal, Solana masih berada dalam tren bearish meski peluang pemulihan tetap ada. Investor crypto disarankan untuk fokus pada level kunci dan perubahan struktur harga, bukan hanya pantulan jangka pendek.

Bagi investor pemula, fase seperti ini menegaskan pentingnya manajemen risiko. Pergerakan Solana saat ini mencerminkan dinamika umum pasar cryptocurrency yang masih penuh ketidakpastian.

Baca Juga: 5 Perspektif AI: Apakah XRP Akan Turun di Bawah $1 di Februari 2026?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->