
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto dan saham global menghadapi risiko simultan dari tiga faktor yang membentuk triple threat bagi investor. Ketiga faktor tersebut adalah penundaan kebijakan moneter oleh Federal Reserve (Fed), penurunan aktivitas tenaga kerja, dan kekhawatiran pasar yang meningkat. Kondisi ini bisa berdampak pada aset risiko termasuk Bitcoin dan altcoin dalam jangka pendek.
The Federal Reserve AS diketahui menunda perubahan kebijakan suku bunga dalam beberapa rilis terbaru. Penundaan ini sering ditafsirkan sebagai sinyal bahwa pembuat kebijakan tidak yakin terhadap kekuatan ekonomi. Ketika pandangan ekonomi memburuk, investor cenderung menghindari aset berisiko seperti cryptocurrency.
Penundaan kebijakan moneter juga mengurangi keyakinan pasar terhadap arah suku bunga di masa depan. Ketidakpastian ini sering memicu volatilitas harga pada Bitcoin dan altcoin. Risiko jangka pendek meningkat ketika pedagang memposisikan portofolio mereka untuk perlindungan.
Baca Juga: 7 Dampak Kemenangan Politik Jepang Terhadap Harga BTC & Emas

Selain kebijakan moneter yang dibekukan, pasar juga mencermati perlambatan perekrutan tenaga kerja di AS. Data tenaga kerja yang lebih lemah dari ekspektasi dapat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Hal ini sering dipandang negatif oleh investor karena mengurangi potensi konsumsi dan belanja korporasi.
Perlambatan aktivitas tenaga kerja dapat mendorong investor keluar dari aset berisiko untuk mencari perlindungan nilai. Aset safe-haven seperti emas bisa mendapatkan permintaan lebih tinggi dibanding aset spekulatif seperti Bitcoin. Dalam konteks ini, pasar crypto menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual jangka pendek.
Sentimen pasar yang memburuk sering kali memicu reaksi berantai termasuk volatilitas harga yang meningkat. Ketika kekhawatiran atas ekonomi tumbuh, pedagang dan investor cenderung mengurangi eksposur mereka terhadap aset berisiko seperti cryptocurrency. Ini dapat memperbesar tekanan jual di pasar crypto.
Kekhawatiran ini diperkuat oleh laporan pasar keuangan yang menunjukkan penurunan likuiditas dan peningkatan tekanan psikologis investor. Dalam kondisi seperti ini, volatilitas Bitcoin dan altcoin bisa lebih tajam karena kurangnya kepastian arah pasar.
Ketiga faktor — pemberitahuan kebijakan Fed, data tenaga kerja yang lemah, dan kekhawatiran pasar yang meningkat — menciptakan kombinasi risiko yang bisa mengguncang pasar crypto secara bersamaan. Pasar tradisional dan crypto sering saling terkait ketika sentimen risiko berubah secara tajam.
Dalam skenario seperti ini, Bitcoin dan altcoin bisa mengalami tekanan jual tajam dalam jangka pendek. Permintaan terhadap aset berisiko menurun sementara aset safe-haven bisa mendapatkan permintaan lebih tinggi. Investor pada umumnya perlu bersiap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi.
Bagi investor jangka pendek dan pemula di pasar crypto, triple threat ini menjadi sinyal untuk mengevaluasi kembali alokasi risiko portofolio. Mengurangi eksposur dalam periode volatilitas ekstrem bisa menjadi pilihan bagi sebagian pelaku pasar yang kurang toleran terhadap risiko. Investor lainnya mungkin akan menggunakan volatilitas untuk strategi buy the dip jangka panjang.
Pemahaman terhadap dampak makroekonomi terhadap pasar crypto sangat penting untuk mengelola ekspektasi harga. Perubahan kebijakan moneter, data tenaga kerja, dan psikologi pasar merupakan indikator yang sering memicu pergerakan harga kripto. Pemantauan berita ekonomi secara rutin membantu membuat keputusan investasi yang lebih informasional.
Baca Juga: 5 Fakta Robert Kiyosaki Siap Beli Bitcoin Jika Jatuh ke Level Rp101 Juta
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi