
Jakarta, Pintu News – Harga perak 1 kg terus mengalami fluktuasi signifikan sepanjang 2026, dipengaruhi oleh kondisi pasar komoditas global, permintaan industri, serta dinamika nilai tukar mata uang. Sebagai logam mulia dengan fungsi ganda — baik sebagai komoditas industri maupun aset investasi — nilai perak 1 kg mencerminkan respons pasar terhadap inflasi, suku bunga, dan sentimen risiko global. Berikut ini adalah gambaran harga terbaru serta analisa tren yang penting diketahui investor dan pembeli perak di Indonesia maupun global.
Menurut data live spot bullion, harga perak 1 kg di pasar global bergerak sekitar USD2.5 ribu – USD2.7 ribu per kilogram pada awal Februari 2026, setara dengan sekitar Rp42 juta – Rp45 juta per kilogram jika kurs dihitung dalam Rupiah (1 USD ≈ Rp16.826). Harga ini mencerminkan harga spot logam perak berdasarkan data pergerakan market live yang dipublikasikan oleh beberapa platform harga logam mulia global.
Harga dalam kisaran ini menunjukkan permintaan fisik dan harga spot dunia masih relatif tinggi, meskipun volatilitas jangka pendek tetap terjadi karena perubahan data ekonomi makro dan dinamika pasar global.
Baca Juga: Proyeksi Harga Perak 2026 Berdasarkan Outlook J.P. Morgan

Di beberapa pasar domestik seperti India, harga perak juga menunjukkan tren naik yang signifikan. Misalnya, laporan terbaru mencatat bahwa harga perak di New Delhi mencapai sekitar ₹2.72 lakh per kilogram atau sekitar Rp61 juta per kilogram, naik lebih dari 6 persen dalam waktu singkat karena pengaruh global dan pelemahan dolar AS.
Kondisi harga domestik sering dipengaruhi oleh permintaan lokal dan biaya distribusi, sehingga dapat berbeda dari harga spot internasional. Namun tren global tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi harga lokal ini.
Harga perak mengalami volatilitas yang cukup tajam sepanjang awal 2026. Data historis menunjukkan bahwa harga perak mencapai level tertinggi baru di awal tahun, bahkan mencatat nilai spot per ounce yang meningkat jauh dibanding tahun sebelumnya. Namun pasar juga mengalami fase koreksi di tengah penguatan dolar dan perubahan sentimen investor.
Volatilitas ini menandakan bahwa harga perak 1 kg dapat bergerak naik atau turun secara signifikan dalam jangka pendek, tergantung pada respons pasar terhadap data ekonomi, penyesuaian suku bunga, serta permintaan industri. Industri yang menggunakan perak sebagai bahan baku seperti energi surya dan elektronik turut memengaruhi permintaan jangka panjang.
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga perak 1 kg meliputi:
Faktor-faktor ini membuat harga perak cenderung sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi global.
Beberapa prediksi dari analis global menyarankan bahwa harga perak dapat tetap berada pada kisaran harga tinggi jika permintaan industri tetap kuat dan investasi fisik terus meningkat. Namun volatilitas pasar juga dapat menyebabkan fluktuasi signifikan, bahkan potensi koreksi harga jika sentimen pasar berubah tajam. Prospek jangka menengah hingga panjang tetap bergantung pada kombinasi permintaan industri, dinamika moneter, dan risiko geopolitik yang berlaku di 2026.
Investor yang mempertimbangkan pembelian fisik perak 1 kg perlu memantau indikator ekonomi utama, nilai tukar, serta tren global dan lokal untuk menentukan momen pembelian terbaik.
Baca Juga: 3 Skenario Tambang Emas Martabe & Dampaknya ke Crypto: Harga Bisa Tembus Rp84 Juta per Ons?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUt), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.
Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi