
Jakarta, Pintu News – Analisis harga terbaru menunjukkan bahwa Hedera berpotensi mengalami rally signifikan hingga sekitar 57 persen dalam 2026 jika level resistensi kunci berhasil ditembus. Pergerakan ini didorong oleh sinyal breakout dari pola teknikal yang sedang berkembang, namun kondisi pasar dan struktur harga masih menunjukkan risiko volatilitas tinggi. Investor crypto perlu memahami kombinasi antara analisis teknikal dan faktor fundamental untuk menilai peluang serta risiko pergerakan HBAR lebih lanjut.
Harga Hedera (HBAR) kini diperdagangkan mendekati level resistensi sekitar $0,1030, yang menjadi titik penting untuk mengkonfirmasi breakout teknikal. Jika HBAR mampu mempertahankan level ini sebagai support, sentimen pasar berpotensi beralih dari konsolidasi ke fase pemulihan yang lebih luas. Pola descending broadening wedge yang terekam pada grafik menunjukkan kemungkinan rally sekitar 57 persen setelah breakout sukses.
Signal teknikal di sekitar pola tersebut mencerminkan bahwa momentum harga mulai berubah, meskipun masih terdapat risiko gagal breakout dan bergerak kembali ke bawah. Investor perlu memperhatikan volume perdagangan dan harga penutupan harian untuk memastikan validitas pergerakan breakout ini. Jika level resistensi tidak tertembus, harga dapat berkonsolidasi lebih lama di kisaran yang sempit sebelum tren berikutnya terbentuk.
Baca Juga: 7 Crypto yang Jadi Sorotan Jelang Imlek 2026, Momentum Musiman atau Sekadar Tren?

Analisis tambahan menyarankan bahwa breakout bisa memicu rally ke sekitar $0,1252 atau bahkan memperluas pergerakan tersebut jika momentum kuat terus berlanjut. Target ini menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari level harga saat ini, namun tetap harus menghadapi sejumlah level resistensi berikutnya. Target di atas resistance kunci dapat menjadi area profit taking bagi trader yang agresif.
Namun, jika HBAR gagal mempertahankan level support utama di sekitar $0,094 – $0,098, tekanan jual tambahan dapat memicu koreksi ke level support yang lebih rendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan rally sangat bergantung pada dinamika supply-demand di level kunci tersebut.

Indikator teknikal yang lebih luas menunjukkan campuran sinyal, dengan beberapa moving average netral dan RSI yang belum sangat bullish atau bearish. Kondisi ini mencerminkan ketidakpastian pasar yang lebih besar di segmen altcoin termasuk HBAR, di mana kekuatan kenaikan tidak selalu stabil. Hal ini menegaskan bahwa rally potensial tetap harus diuji oleh konfirmasi harga lebih lanjut.
Sentimen pasar crypto secara keseluruhan juga mempengaruhi pergerakan HBAR, karena altcoin kerap mengikuti arah BTC dan ETH di tengah volatilitas global. Permintaan yang kuat untuk HBAR bisa jadi dipicu oleh narasi teknikal jika investor melihat upside jangka pendek, tetapi sentimen makro pasar akan memainkan peran besar dalam mempertahankan rally.

Selain aspek teknikal, perkembangan dalam adopsi ekosistem Hedera serta peningkatan penggunaan jaringan juga berpotensi mendukung prospek harga jangka menengah hingga panjang. Hedera dikenal memiliki teknologi hashgraph yang difokuskan pada kecepatan transaksi dan keamanan, yang terus menarik minat dalam berbagai use case enterprise. Namun, fundamental teknis jaringan perlu disertai oleh peningkatan aktivitas on-chain dan adopsi nyata untuk memperkuat narasi bullish ini.
Analisis harga jangka panjang oleh sumber lain menunjukkan prediksi kenaikan moderat hingga tinggi di akhir 2026 dan seterusnya, bergantung pada momentum adopsi, manajemen jaringan, serta kondisi pasar. Ini menunjukan bahwa tren jangka pendek dan jangka panjang bisa berbeda arah jika faktor eksternal berubah.
Bagi investor cryptocurrency, potensi rally Hedera (HBAR) menandakan peluang spekulatif yang menarik dalam konteks altcoin yang lebih volatil dibanding Bitcoin atau Ethereum. Namun, risiko tetap tinggi karena ketergantungan harga pada breakout teknikal dan ketidakpastian pasar umum. Investor disarankan untuk memadukan analisis teknikal dengan manajemen risiko yang ketat serta memahami struktur level kunci support dan resistance sebelum membuka posisi.
Pemantauan terus menerus atas sentimen pasar, volume perdagangan, serta perkembangan fundamental jaringan HBAR dapat membantu dalam menavigasi potensi pergerakan harga dan menentukan strategi investasi sesuai profil risiko masing-masing.
Baca Juga: 6 Perbedaan Emas Digital Berbasis Crypto vs Emas Digital Biasa, Mana Lebih Relevan di 2026?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.