
Jakarta, Pintu News – Harga emas Gadjah hari ini, 16 Februari 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat yang ingin membeli atau menjual perhiasan emas. Berdasarkan pembaruan resmi dari Toko Emas Gadjah, harga per gram bervariasi tergantung kadar emas yang dipilih, mulai dari 6 karat hingga 17 karat. Perbedaan kadar ini memengaruhi nilai jual sekaligus kualitas emas yang ditawarkan kepada konsumen.
Untuk kadar 6 karat (6K), harga emas Gadjah hari ini dibanderol sebesar Rp1.115.000 per gram. Sementara itu, emas 8 karat (8K) dijual seharga Rp1.255.000 per gram dan 9 karat (9K) berada di level Rp1.305.000 per gram. Harga ini mencerminkan perbedaan kandungan emas murni dalam setiap jenis kadar.
Pada kategori kadar lebih tinggi, emas 16 karat (16K) dipatok Rp2.130.000 per gram dan 17 karat (17K) mencapai Rp2.350.000 per gram. Untuk varian emas putih, 16K (Putih) berada di Rp2.140.000 per gram dan 17K (Putih) di Rp2.360.000 per gram. Selisih harga emas putih umumnya dipengaruhi oleh campuran logam tambahan dan proses finishing.
Baca Juga: 7 Crypto yang Jadi Sorotan Jelang Imlek 2026, Momentum Musiman atau Sekadar Tren?
Kadar emas menunjukkan persentase kandungan emas murni dalam suatu perhiasan. Semakin tinggi kadar, semakin besar kandungan emasnya, sehingga harga per gram juga meningkat. Misalnya, 17K memiliki kandungan emas lebih tinggi dibandingkan 6K, sehingga nilainya jauh lebih mahal.
Selain kandungan emas, harga juga dipengaruhi oleh biaya produksi, desain, serta tren pasar logam mulia. Perhiasan dengan kadar lebih tinggi cenderung memiliki warna lebih kuning dan nilai investasi yang lebih baik. Namun, kadar rendah seperti 6K atau 8K biasanya lebih kuat dan tahan terhadap goresan.

Perbedaan antara emas kuning dan emas putih terletak pada campuran logam tambahan yang digunakan. Emas putih umumnya dicampur dengan logam seperti nikel atau palladium untuk menghasilkan warna lebih terang dan modern. Proses pelapisan rhodium juga menambah biaya produksi sehingga harga emas putih sedikit lebih tinggi.
Pada harga hari ini, emas 16K putih lebih mahal Rp10.000 dibandingkan 16K biasa, sedangkan 17K putih selisih Rp10.000 dari 17K kuning. Selisih ini relatif kecil, namun cukup menjadi pertimbangan bagi pembeli yang mengutamakan estetika. Pilihan warna biasanya disesuaikan dengan selera dan kebutuhan penggunaan.
Harga emas perhiasan di tingkat toko dipengaruhi oleh harga emas global, nilai tukar rupiah, dan permintaan pasar lokal. Ketika harga emas dunia naik, harga per gram di dalam negeri cenderung ikut meningkat. Selain itu, fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS juga dapat berdampak pada biaya impor bahan baku.
Permintaan musiman seperti menjelang hari raya atau musim pernikahan juga berpotensi mendorong kenaikan harga. Tingginya permintaan membuat perputaran stok lebih cepat dan dapat memengaruhi penyesuaian harga harian. Oleh karena itu, memantau pembaruan harga secara rutin menjadi langkah penting sebelum bertransaksi.
Sebelum membeli emas, pastikan untuk memeriksa kadar, berat, dan harga per gram yang berlaku pada hari transaksi. Konsumen juga disarankan menanyakan kebijakan buyback atau harga jual kembali agar memahami potensi nilai saat ingin menjual di kemudian hari. Transparansi informasi harga menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan antara penjual dan pembeli.
Membandingkan harga antar toko juga dapat membantu mendapatkan penawaran terbaik. Selain itu, simpan bukti pembelian dan sertifikat keaslian jika tersedia untuk mempermudah proses penjualan kembali. Dengan memahami detail harga dan kadar, pembelian emas dapat dilakukan secara lebih bijak dan terencana.
Baca Juga: 6 Perbedaan Emas Digital Berbasis Crypto vs Emas Digital Biasa, Mana Lebih Relevan di 2026?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUT), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.
Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.