
Jakarta, Pintu News – Langkah terbaru dari Ethereum Foundation (EF) menarik perhatian komunitas kripto global. Setelah bertahun-tahun menuai kritik akibat penjualan besar-besaran Ethereum untuk mendanai operasional, kini EF memilih strategi baru yang lebih ramah pasar.
Sebanyak 70.000 ETH, setara dengan sekitar $128.000.000, mulai dikunci dalam staking validator dengan imbal hasil tahunan sekitar 2,8%. Keputusan ini diyakini akan membawa perubahan signifikan terhadap tekanan jual dan stabilitas harga Ethereum (ETH) di pasar.
Ethereum Foundation selama ini dikenal sebagai salah satu pemilik ETH terbesar yang kerap menjual asetnya untuk membiayai riset dan pengembangan protokol. Sepanjang tahun 2025, EF tercatat telah menjual sekitar 36.000 ETH melalui CoW Swap, yang memicu kekhawatiran komunitas akan potensi penurunan harga.
Namun, dengan beralih ke staking, EF kini memperoleh pendanaan berkelanjutan tanpa harus melepas satu pun token ke pasar terbuka. Imbal hasil staking sebesar 2,808% dari 70.000 ETH akan menghasilkan sekitar $3.600.000 per tahun, seluruhnya masuk ke kas EF untuk mendukung pengembangan ekosistem. Langkah ini juga menjadi respons atas kritik publik yang menyoroti aksi jual besar-besaran oleh EF dan beberapa pendiri, termasuk Vitalik Buterin.
Dengan mengunci sebagian besar aset dalam staking, EF tidak hanya mengurangi tekanan jual, tetapi juga memperkuat keamanan jaringan Ethereum (ETH) melalui partisipasi aktif sebagai validator.
Baca juga: Harga Emas Perhiasan Semar Nusantara Hari Ini, 25 Februari 2026
Dalam menjalankan staking, Ethereum Foundation memanfaatkan perangkat open-source Dirk dan Vouch dari Attestant. Dirk berfungsi sebagai penanda tangan terdistribusi lintas yurisdiksi, sehingga menghilangkan titik kegagalan tunggal yang rawan diretas. Sementara itu, Vouch mendukung penggunaan multi-klien untuk meminimalisir risiko kegagalan pada satu jenis klien validator. Dengan kombinasi ini, EF memastikan keamanan maksimal dan diversifikasi infrastruktur validator di berbagai negara.
Penggunaan teknologi ini juga memperlihatkan komitmen EF dalam menjaga desentralisasi dan keamanan jaringan Ethereum (ETH). Validator yang dikelola EF tersebar di berbagai lokasi, baik melalui perangkat keras yang dihosting maupun yang dikelola sendiri. Dengan demikian, potensi gangguan atau serangan terhadap satu titik dapat diminimalisir. Strategi ini tidak hanya menguntungkan EF, tetapi juga memperkuat fondasi keamanan seluruh jaringan Ethereum (ETH).
Baca juga: Harga Emas Perhiasan 10K dan 17K Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi