AI Lebih Memilih Bitcoin daripada Uang Fiat, Studi BPI Bikin Kaget Dunia Finansial!

Di-update
March 5, 2026
Bagikan
Gambar AI Lebih Memilih Bitcoin daripada Uang Fiat, Studi BPI Bikin Kaget Dunia Finansial!

Jakarta, Pintu News – Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia keuangan semakin berkembang pesat. Baru-baru ini, sebuah studi dari Bitcoin Policy Institute (BPI) mengungkapkan kecenderungan mengejutkan dari AI dalam memilih instrumen keuangan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas model AI lebih memilih Bitcoin dibandingkan uang fiat maupun stablecoin dalam berbagai skenario ekonomi. Temuan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan uang digital dan peran AI dalam membentuk ekosistem keuangan global.

Studi BPI: AI Lebih Suka Bitcoin (BTC) daripada Instrumen Lain

Penelitian yang dilakukan oleh Bitcoin Policy Institute melibatkan 36 model AI dari enam penyedia berbeda, menghasilkan lebih dari 9.000 respons terkait preferensi instrumen keuangan.

Dari seluruh respons tersebut, sebanyak 48,3% model AI memilih Bitcoin (BTC) sebagai alat utama dalam aktivitas ekonomi. Bitcoin (BTC) menjadi instrumen moneter yang paling banyak dipilih, mengungguli stablecoin, altcoin, maupun uang fiat tradisional. Temuan ini memperlihatkan kecenderungan kuat AI untuk mengutamakan aset digital yang terdesentralisasi dan tahan sensor.

Dalam skenario yang menekankan pentingnya menjaga daya beli dalam jangka panjang, sebanyak 79,1% respons AI memilih Bitcoin (BTC). Angka ini menjadi hasil paling mencolok dalam studi tersebut, menandakan kepercayaan AI terhadap kemampuan Bitcoin (BTC) dalam mempertahankan nilai.

Sementara itu, stablecoin hanya dipilih oleh sebagian kecil model AI dalam konteks ini. Uang fiat hampir tidak pernah menjadi pilihan utama, memperlihatkan pergeseran paradigma dalam preferensi moneter AI.

Stablecoin Unggul untuk Pembayaran, Tapi Bitcoin (BTC) Tetap Favorit Jangka Panjang

bitcoin vs fiat
Sumber: Cointelegraph

Meski Bitcoin (BTC) mendominasi dalam skenario penyimpanan nilai, stablecoin justru lebih banyak dipilih untuk kebutuhan pembayaran, layanan, dan transfer lintas negara. Dalam skenario pembayaran, stablecoin dipilih oleh 53,2% respons AI, sedangkan Bitcoin (BTC) hanya memperoleh 36%.

Hal ini menunjukkan bahwa AI menilai stablecoin lebih efisien dan stabil untuk transaksi sehari-hari, terutama karena nilainya yang cenderung tidak berfluktuasi tajam. Namun, dalam konteks investasi jangka panjang, Bitcoin (BTC) tetap menjadi pilihan utama karena sifatnya yang tahan inflasi dan tidak terikat pada kebijakan moneter negara manapun.

Baca juga: Apa itu Emas Putih?

Jeff Park, Chief Investment Officer Bitwise, menyoroti bahwa salah satu alasan stablecoin tidak lebih unggul adalah karena aset ini dapat dibekukan, sedangkan Bitcoin (BTC) tidak. Keunggulan Bitcoin (BTC) dalam hal desentralisasi dan ketahanan terhadap sensor menjadi faktor utama dalam preferensi AI.

Selain itu, hampir 91% respons AI memilih instrumen digital seperti Bitcoin (BTC), stablecoin, altcoin, tokenisasi aset dunia nyata (RWA), atau unit komputasi dibandingkan uang fiat. Tidak satu pun dari 36 model AI yang diuji memilih uang fiat sebagai preferensi utama, menandakan konvergensi digital yang sangat kuat di kalangan AI.

Keterbatasan Studi dan Pengaruh Framing pada Hasil

Bitcoin Policy Institute mengakui adanya keterbatasan dalam metodologi penelitian ini. Studi hanya melibatkan 36 model AI dari enam penyedia, sehingga hasilnya belum tentu mewakili seluruh ekosistem AI yang ada.

Selain itu, framing atau cara penyusunan pertanyaan dalam sistem prompt juga dapat memengaruhi hasil yang diperoleh. BPI berencana untuk memperluas penelitian dengan menambah jumlah model dan menguji berbagai framing di masa mendatang.

Beberapa skenario yang diajukan kepada AI memang cenderung mengarahkan model untuk tidak memilih uang fiat. Misalnya, dalam satu skenario, AI diminta memilih instrumen keuangan untuk menyimpan $75.000 di berbagai negara tanpa terikat pada kebijakan moneter atau sistem perbankan negara tertentu.

Skenario seperti ini secara otomatis menyingkirkan uang fiat dari pilihan utama. BPI juga menegaskan bahwa preferensi AI tidak mencerminkan adopsi nyata di dunia, melainkan pola yang tercermin dalam data pelatihan model AI.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->