
Jakarta, Pintu News – Pemerintah Amerika Serikat diketahui memiliki cadangan Bitcoin dalam jumlah besar yang sebagian besar berasal dari penyitaan kasus kriminal. Namun hingga kini, pemerintah belum melakukan pembelian tambahan meski sebelumnya telah menandatangani kebijakan pembentukan Strategic Bitcoin Reserve. Situasi ini memicu perdebatan di kalangan pelaku pasar crypto mengenai arah kebijakan cryptocurrency di negara tersebut.
Sejumlah analis menilai dukungan politik terhadap Bitcoin belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kebijakan fiskal dan investasi negara. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan adopsi cryptocurrency oleh pemerintah besar di dunia.
Menurut data yang dikutip dari Arkham Research, pemerintah Amerika Serikat saat ini memiliki sekitar 378.372 Bitcoin (BTC). Nilai kepemilikan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari $24 miliar.
Jika dikonversi menggunakan kurs Rp16.919 per dolar, nilai tersebut setara sekitar Rp406.056.000.000.000 atau sekitar Rp406 triliun. Jumlah ini menjadikan pemerintah AS sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia.
Mayoritas Bitcoin tersebut berasal dari hasil penyitaan aset kriminal dalam berbagai operasi penegakan hukum. Artinya, aset crypto tersebut bukan hasil pembelian langsung oleh pemerintah.
Lebih dari satu tahun setelah pembentukan Strategic Bitcoin Reserve melalui perintah eksekutif, belum ada pembelian Bitcoin tambahan yang diumumkan. Pemerintah hanya menyimpan aset cryptocurrency yang sudah dimiliki sebelumnya.
Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa kebijakan tersebut masih bersifat simbolis. Tanpa pembelian baru, cadangan Bitcoin pemerintah tidak berkembang meskipun pasar crypto terus berubah.
Bagi sebagian pengamat pasar, langkah ini menunjukkan adanya jarak antara dukungan politik terhadap cryptocurrency dan implementasi kebijakan yang nyata.
David Bailey, mantan penasihat crypto untuk pemerintahan Donald Trump, menyampaikan kritik terhadap situasi tersebut. Ia menyatakan bahwa sekadar menyukai Bitcoin tidak cukup untuk mendorong perubahan kebijakan nyata.
Menurut Bailey, dukungan politik terhadap cryptocurrency perlu diikuti oleh langkah konkret seperti kebijakan investasi dan regulasi yang jelas. Tanpa tindakan tersebut, dukungan politik tidak akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan pasar crypto.
Komentar tersebut disampaikan dalam konferensi Bitcoin Investor Week di New York. Pernyataan itu menyoroti perbedaan antara retorika politik dan implementasi kebijakan ekonomi.
Salah satu tantangan utama dalam menambah cadangan Bitcoin pemerintah adalah keterbatasan anggaran. Koordinator AI dan crypto Gedung Putih sebelumnya menyebut bahwa pembelian BTC harus dilakukan dengan pendekatan “budget-neutral”.
Pendekatan ini berarti pemerintah tidak boleh menambah pajak atau meningkatkan utang negara untuk membeli cryptocurrency. Kondisi tersebut membuat proses penyusunan kebijakan menjadi lebih kompleks.
Selain itu, resistensi dari sebagian legislator dan sistem politik yang konservatif terhadap inovasi keuangan juga menjadi faktor penghambat. Hal ini membuat kebijakan crypto di tingkat negara sering berjalan lebih lambat dibanding perkembangan industri.

Meski mengkritik lambatnya langkah pemerintah, Bailey menegaskan bahwa masa depan Bitcoin tidak sepenuhnya bergantung pada kebijakan negara. Menurutnya, adopsi cryptocurrency akan terus berkembang seiring meningkatnya jumlah pemilik BTC.
Semakin banyak masyarakat yang memiliki Bitcoin, semakin besar pula pengaruh mereka terhadap kebijakan politik. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mendorong pemerintah untuk lebih mendukung regulasi yang ramah crypto.
Ia menilai perubahan tersebut mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun. Namun dalam perspektif jangka panjang, adopsi Bitcoin dipandang sebagai proses yang hampir tidak terhindarkan.
Baca Juga: Lonjakan Penarikan Crypto 700% di Iran: Bitcoin Jadi Jalur Pelarian Finansial Saat Krisis
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.