Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Amazon kembali menjadi sorotan para investor global. Dengan harga saham yang kini berada di kisaran $244, banyak pihak bertanya-tanya kapan Amazon akan menembus angka psikologis $400.
Optimisme terhadap pertumbuhan Amazon didorong oleh ekspansi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan (AI) dan investasi infrastruktur masif yang sedang berjalan. Namun, perjalanan menuju target tersebut tidaklah mudah dan dipenuhi tantangan yang harus dihadapi perusahaan teknologi raksasa ini.
Amazon telah menempatkan taruhan besar pada masa depan AI melalui Amazon Web Services (AWS), yang kini menjadi tulang punggung pertumbuhan perusahaan. Investasi modal atau capital expenditure (capex) yang diproyeksikan mencapai $200 miliar pada 2026 menjadi bukti keseriusan Amazon dalam membangun infrastruktur AI kelas dunia. Pertumbuhan AWS yang mencapai 28% secara tahunan, tercepat dalam 15 kuartal terakhir, memperkuat keyakinan bahwa Amazon berada di jalur yang tepat.

Selain itu, segmen periklanan Amazon juga menunjukkan performa impresif dengan run rate $70 miliar dalam 12 bulan terakhir. Meskipun demikian, lonjakan capex ini memberikan tekanan pada arus kas bebas Amazon yang anjlok hingga 95% menjadi hanya $1,2 miliar. Hal ini membuat sebagian investor ragu, apalagi dengan volatilitas makroekonomi dan regulasi cloud di Eropa yang menambah ketidakpastian.
CEO Andy Jassy menegaskan bahwa investasi ini bukan spekulatif, melainkan didukung kontrak besar seperti komitmen OpenAI dan Anthropic untuk penggunaan kapasitas Trainium hingga 7 GW mulai 2027. Dengan permintaan yang sudah terkunci, Amazon optimistis pertumbuhan AI akan menjadi peluang sekali seumur hidup.
Mayoritas analis di Wall Street sangat bullish terhadap saham Amazon, dengan 94% memberikan rating beli atau strong buy. Konsensus target harga 12 bulan berada di $312,79, sementara skenario optimis memproyeksikan harga bisa mencapai $376,36. Namun, untuk menembus $400 pada 2028, Amazon harus mencatatkan pertumbuhan yang konsisten di atas 25% pada AWS dan membawa pendapatan iklan melampaui $90 miliar.
Selain itu, efek leverage operasional dari gelombang capex 2026 harus mulai terlihat pada akhir 2027 agar valuasi price to earnings (P/E) bisa naik ke kisaran 41x. Risiko terbesar datang dari potensi perlambatan belanja cloud enterprise sebelum hasil investasi Trainium benar-benar terasa. Jika terjadi resesi atau ketidakpastian ekonomi berkepanjangan, perusahaan-perusahaan bisa menunda komitmen cloud, yang berpotensi menghambat laju pertumbuhan Amazon.
Namun, sejarah menunjukkan bahwa kesabaran dalam menghadapi siklus investasi besar seperti ini biasanya berbuah manis, terbukti dari return 10 tahun Amazon yang mencapai 607%. Dengan kontrak yang sudah ditandatangani dan pertumbuhan AWS yang terus akseleratif, pondasi menuju $400 semakin kokoh.
Amazon tidak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, tetapi juga memperkuat posisinya melalui inovasi teknologi dan kemitraan strategis. Fokus pada pengembangan AI dan cloud computing menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. CEO Andy Jassy menegaskan bahwa Amazon tidak akan bermain aman dalam memanfaatkan peluang AI, karena pertumbuhan saat ini baru permulaan dari potensi yang jauh lebih besar di masa depan.
Dengan permintaan yang sudah terjamin dari para pemain besar AI, Amazon berpeluang menjadi pemimpin infrastruktur digital dunia. Selain itu, diversifikasi bisnis melalui segmen periklanan dan layanan digital lainnya memberikan bantalan tambahan bagi pendapatan Amazon.
Dilansir dari Watcher Guru, jika seluruh elemen ini berjalan sesuai rencana, Amazon berpotensi menembus angka $400 bahkan sebelum 2028. Namun, disiplin dalam eksekusi dan kemampuan mengelola risiko makro tetap menjadi faktor penentu utama. Dengan strategi yang matang dan eksekusi yang konsisten, Amazon siap memasuki babak baru pertumbuhan eksponensial di era AI.
Apa itu Tokenized Stock?
Tokenized stocks adalah representasi digital dari saham perusahaan nyata, yang didukung 1:1 oleh aset asli. Mereka memungkinkan pengguna kripto mengakses pasar saham global seperti Tesla, Apple, dan Robinhood tanpa hambatan perdagangan tradisional.
Didorong oleh tingginya inovasi dan integrasi di sektor AI, Google menunjukkan potensi pertumbuhan jangka panjang yang solid di industri teknologi dan media sosial global. Akses investasi pada perusahaan global ini kini menjadi lebih praktis.
Melalui aplikasi Pintu, investasi tokenized stock Microsoft (MSFTON) dapat dilakukan secara mudah dan aman tanpa perlu menggunakan broker internasional, memberikan peluang untuk diversifikasi portofolio langsung dari satu aplikasi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.