Harga Emas Hari Ini 25 Juni 2026: Anjlok ke $3.981, Kapan Rebound?

Di-update
June 25, 2026
Bagikan
Gambar Harga Emas Hari Ini 25 Juni 2026: Anjlok ke $3.981, Kapan Rebound?

Jakarta, Pintu News – Harga emas hari ini 25 Juni 2026 mengalami penurunan signifikan, diperdagangkan di kisaran $3.981 per troy ons, turun 2,9% dan mencatat level terendah sejak November 2025. Ini pertama kalinya harga emas menembus ke bawah ambang psikologis $4.000 dalam tujuh bulan terakhir.

Tekanan datang dari dua arah: penguatan dolar AS yang menguat terhadap sebagian besar mata uang global, dan meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan bahkan menaikkan suku bunga, terutama menjelang rilis data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) AS yang dijadwalkan keluar hari ini.

Mengapa Harga Emas Anjlok di Bawah $4.000?

Penurunan harga emas di bawah $4.000 per ons bukan terjadi secara tiba-tiba. Tekanan sudah terakumulasi dalam beberapa pekan terakhir seiring meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Suku bunga tinggi membuat emas, yang tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi, menjadi kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga tetap.

Penguatan dolar AS menjadi faktor penguat tekanan tersebut. Karena emas dihargai dalam dolar, penguatan USD secara otomatis membuat logam mulia ini lebih mahal bagi pembeli dari luar AS, sehingga menekan permintaan global. Indeks dolar (DXY) menguat tajam dalam beberapa sesi terakhir seiring data ekonomi AS yang masih solid dan spekulasi pasar bahwa The Fed belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Data terkini menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 sudah mencapai 68%, naik tajam dari hanya 29% sepekan sebelumnya. Perubahan ekspektasi pasar yang drastis inilah yang menjadi pendorong utama koreksi emas hari ini.

Baca juga: β€œHarga Kalung Emas Hari Ini, Kamis 25 Juni 2026β€œ

Emas Kehilangan Pamor Safe Haven?

Fenomena menarik yang terjadi saat ini adalah emas gagal berfungsi sebagai safe haven meskipun ketidakpastian geopolitik masih tinggi. Secara historis, investor cenderung membeli emas saat ketidakpastian meningkat. Namun kali ini, kekuatan dolar dan ekspektasi kebijakan moneter ketat justru lebih dominan memengaruhi pergerakan harga.

Ini bukan pertama kalinya terjadi. Sepanjang siklus pengetatan moneter (hiking cycle) The Fed, emas kerap melemah meski faktor geopolitik masih berlangsung, karena para pelaku pasar institusional memprioritaskan imbal hasil riil dari obligasi dibandingkan memegang aset tanpa yield seperti emas.

Data PCE AS 25 Juni 2026: Faktor Penentu Arah Emas

Hari ini, Kamis 25 Juni 2026, pasar global menantikan rilis data PCE (Personal Consumption Expenditures) untuk bulan Mei 2026. PCE adalah indikator inflasi utama yang dijadikan acuan The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga. Selain PCE, data GDP kuartal I 2026 (revisi) dan klaim pengangguran mingguan juga dirilis bersamaan, menjadikan hari ini salah satu hari data terpenting sepanjang bulan ini.

Sebagai latar belakang, data PCE April 2026 mencatat kenaikan tahunan sebesar 3,80%, naik dari 3,50% pada Maret. Core PCE (tidak termasuk harga pangan dan energi) naik ke 3,30% dari 3,20%. Kedua angka ini masih jauh di atas target 2% The Fed, memperkuat argumen bahwa bank sentral belum akan mengubah arah kebijakannya dalam waktu dekat.

Jika data PCE Mei keluar di atas angka 3,6% (proyeksi year-end The Fed), tekanan pada emas kemungkinan berlanjut karena pasar akan memperkuat taruhan kenaikan suku bunga. Sebaliknya, data yang lebih rendah dari ekspektasi bisa memberi ruang bagi emas untuk rebound dari level terendah ini.

Baca juga: β€œHarga Emas ANTAM Retro Hari Ini, Kamis 25 Juni 2026β€œ

Investasi Emas Crypto Mulai dari Rp11.000

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset crypto berbasis emas seperti PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT).

Emas crypto menawarkan cara investasi emas yang lebih fleksibel, praktis, dan modern dibandingkan emas fisik. Beberapa kelebihan investasi emas crypto di Pintu adalah:

  • Mulai investasi dari nominal kecil, yaitu Rp11.000.
  • Bisa ditradingkan kapan saja selama 24/7.
  • Spread harga lebih rendah dibandingkan emas fisik.
  • Aman karena berizin dan diawasi OJK.
  • Pembelian mudah dan dapat dijadwalkan otomatis.
  • Bisa dikirim antar wallet dengan cepat dan praktis.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->