
Jakarta, Pintu News – Narasi “altcoin season sudah mati” kembali menggema di lini masa crypto sepanjang paruh kedua 2026, seiring Altcoin Season Index versi CoinMarketCap yang masih tertahan di kisaran 30 hingga awal Juli, jauh dari ambang 75 yang biasa menjadi penanda altcoin season sesungguhnya. Dominasi Bitcoin yang bertahan di kisaran 58-60 persen membuat sebagian pelaku pasar menilai era reli altcoin secara masif seperti 2017 dan 2021 sulit terulang dalam waktu dekat.
Namun narasi ini tidak sepenuhnya hitam putih. Sejumlah riset menyebut yang sedang terjadi bukan kematian altcoin season, melainkan pergeseran pola menjadi “selective altseason”, di mana modal tidak lagi mengalir merata ke seluruh altcoin, tetapi berputar secara selektif ke proyek dengan narasi dan fundamental kuat seperti kecerdasan buatan, aset dunia nyata yang ditokenisasi atau real world asset (RWA), dan infrastruktur DeFi. Di tengah kondisi ini, ada lima altcoin yang tetap mencuri perhatian analis karena katalis konkret yang sedang berjalan.
Solana masuk daftar altcoin yang tetap dipantau ketat meski harganya sempat tertekan ke kisaran 75-85 dolar AS pada awal Juli 2026. Kejelasan regulasi menjadi salah satu katalis utama, setelah SEC dan CFTC secara resmi mengklasifikasikan Solana sebagai komoditas digital, bukan sekuritas, sehingga menghapus hambatan struktural yang selama ini membuat sebagian investor institusional ragu masuk.

Dari sisi jaringan, upgrade konsensus Alpenglow yang ditargetkan meluncur pada kuartal ketiga 2026 diklaim mampu memangkas waktu finalisasi transaksi dari sekitar 12,8 detik menjadi hanya 150 milidetik. Jumlah alamat aktif Solana juga tercatat mendekati rekor tertinggi di kisaran 7 juta, dengan throughput transaksi per detik yang terus merangkak naik. Kombinasi adopsi institusional dan perbaikan teknis ini membuat Solana tetap menjadi rujukan utama saat membahas altcoin dengan fundamental kuat, meski sentimen pasar secara umum masih tertekan.
Baca juga: “5 Sinyal Altcoin Season Mulai Terbentuk di Juni 2026“
Chainlink menjadi salah satu altcoin dengan narasi institusional paling konkret tahun ini. Standar teknis Digital Transfer Agent yang dikembangkan Chainlink kini mulai diadopsi lembaga keuangan besar seperti UBS untuk mengelola alur kerja subscription dan redemption dana tokenisasi langsung dari sistem internal mereka, memanfaatkan jaringan pesan SWIFT yang sudah lama digunakan perbankan global.

Selain itu, SWIFT juga telah merampungkan uji coba interoperabilitas bersama sejumlah institusi keuangan besar untuk mengeksekusi transaksi obligasi tokenisasi menggunakan Cross-Chain Interoperability Protocol atau CCIP milik Chainlink. Protokol ini kini mendukung lebih dari 60 jaringan blockchain publik dan privat dengan nilai aset lintas rantai yang diamankan mencapai puluhan miliar dolar AS.
Skala potensi pasar ini membuat Chainlink kerap disebut sebagai jembatan antara sistem perbankan tradisional dengan infrastruktur blockchain, sebuah posisi yang sulit digantikan altcoin lain dalam waktu dekat.
Di tengah tekanan jadwal token unlock yang membebani banyak proyek Layer-1 baru, Sui tetap masuk radar analis karena aktivitas ekosistemnya yang relatif bertahan. Beberapa riset menempatkan Sui berdampingan dengan Solana dan Ethereum sebagai pilihan utama untuk Juli 2026, dengan alasan pertumbuhan aktivitas DeFi dan likuiditas stablecoin di jaringannya yang terus meningkat meskipun ada tekanan suplai dari token baru yang beredar.

Tantangan dilusi memang nyata. Data dari penyedia riset industri mencatat jumlah total token yang terlacak di seluruh pasar crypto melonjak drastis dalam setahun terakhir, dari sekitar 5,8 juta menjadi lebih dari 29 juta token.
Kondisi ini membuat proyek dengan fundamental lemah makin sulit bersaing memperebutkan likuiditas. Namun bagi jaringan seperti Sui yang masih mencatat pertumbuhan pengguna dan volume transaksi, tekanan dilusi pasar secara keseluruhan justru menjadi pembeda antara proyek yang benar-benar punya traksi dengan yang sekadar ikut tren.
Ondo Finance menjadi representasi paling jelas dari narasi tokenisasi aset dunia nyata atau RWA yang terus menguat sepanjang 2026. Awal Juli ini, Ondo mengumumkan kemitraan dengan Broadridge untuk memberikan hak suara proxy kepada pemegang lebih dari 250 saham dan ETF yang sudah ditokenisasi di platformnya, sebuah langkah yang disebut sebagai yang pertama di sektor ini karena memungkinkan investor mengakses dokumen korporasi langsung dari dompet blockchain mereka.

Ondo juga baru saja merilis tokenisasi ETF IVV milik BlackRock dan saham Micron Technology di jaringan Ethereum di bawah kerangka kustodian yang diawasi regulator AS. Total nilai aset yang dikelola melalui platform ini telah menembus lebih dari 1 miliar dolar AS, dengan dukungan lebih dari 430 jenis saham dan ETF tokenisasi. Skala dan kecepatan ekspansi ini menjadikan Ondo salah satu altcoin yang paling sering disebut ketika membahas jembatan antara pasar modal tradisional dengan ekosistem crypto.
Baca juga: “5 Altcoin yang Tetap Kuat saat BTC Crash Juni 2026“
Hyperliquid mencuat sebagai salah satu altcoin dengan performa mengejutkan sepanjang semester pertama 2026. Berdasarkan data pasar awal Juli, HYPE sempat menyentuh level di kisaran 70 dolar AS, tidak jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicapai pada Juni, dan tercatat naik signifikan dibanding posisi awal tahun. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan derivatif dan pendapatan protokol yang terus bertambah di platformnya.

Meski begitu, volatilitas Hyperliquid tetap tinggi. Sejumlah laporan pasar mencatat HYPE bersama Zcash sempat memimpin koreksi harga ketika trader memasang posisi menentang potensi pemulihan Bitcoin pada awal bulan ini. Pola ini menegaskan karakter Hyperliquid sebagai aset dengan ayunan harga tajam ke dua arah, sehingga kerap dipantau oleh trader jangka pendek maupun investor yang mengikuti narasi pertumbuhan platform derivatif terdesentralisasi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi