Harga Emas 13 Agustus 2026: Fed Batal Naikkan Bunga, Perak Ikut Naik

Di-update
August 13, 2026
Bagikan
Gambar Harga Emas 13 Agustus 2026: Fed Batal Naikkan Bunga, Perak Ikut Naik

Jakarta, Pintu News – Harga emas dan perak kompak melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026. Sentimen pelaku pasar masih dibayangi keputusan Federal Reserve yang memilih menahan suku bunga acuan pada akhir Juli lalu, alih-alih menaikkannya seperti yang sempat dikhawatirkan sebagian ekonom. Kombinasi data inflasi yang lebih lunak dari perkiraan membuat dua logam mulia ini kembali menarik minat investor sebagai aset lindung nilai.

Fed Pilih Tahan, Bukan Naikkan Suku Bunga

Pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 29 Juli 2026, Federal Reserve memutuskan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen. Keputusan ini sebenarnya diwarnai perdebatan sengit di internal bank sentral. Tiga pejabat, yaitu Presiden Fed Cleveland Beth Hammack, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, dan Presiden Fed Dallas Lorie Logan justru mendukung kenaikan suku bunga seperempat poin karena inflasi dinilai masih bertahan di atas target dua persen.

Ketua Fed Kevin Warsh memilih jalan tengah dengan tetap menahan suku bunga sembari menegaskan komitmen bank sentral terhadap target inflasi. Warsh juga menyinggung soal ketidakpastian ekonomi global, termasuk gejolak di Timur Tengah, sebagai salah satu pertimbangan untuk tidak buru buru menaikkan biaya pinjaman. Sikap ini kemudian dibaca pasar sebagai sinyal bahwa Fed masih membuka ruang kenaikan di kemudian hari, meski untuk saat ini bunga acuan tetap dipertahankan.

Baca juga: “Fed Tahan Suku Bunga dengan Nada Hawkish, Harga Emas Malah Menguat?

Data Inflasi Juli Jadi Pemicu Penguatan Lanjutan

Momentum penguatan emas dan perak semakin kuat setelah rilis data inflasi konsumen Amerika Serikat untuk bulan Juli. Indeks harga konsumen tercatat hanya naik 0,1 persen secara bulanan dan 3,4 persen secara tahunan, lebih rendah dari perkiraan pasar. Angka ini langsung menekan ekspektasi pelaku pasar terhadap kemungkinan Fed menaikkan suku bunga pada pertemuan September, dari sekitar 48 persen menjadi sekitar 40 persen.

Yield obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun ikut melandai ke kisaran 4,68 persen, sementara yield tenor 2 tahun berada di sekitar 4,20 persen. Pelemahan yield membuat emas dan perak, yang tidak memberikan imbal hasil bunga, menjadi lebih menarik dibandingkan instrumen berbasis bunga. Kondisi pasar tenaga kerja AS yang melemah, dengan laporan pemangkasan sekitar 23 ribu lapangan kerja pada Juli, turut menambah keyakinan bahwa Fed akan lebih berhati hati sebelum menaikkan suku bunga lagi.

Harga Emas dan Perak Hari Ini, 13 Agustus 2026

Mengacu pada data pasar spot, harga emas dunia pada 13 Agustus 2026 tercatat naik sekitar 0,9 persen ke level 4.406,20 dolar AS per troy ounce. Di dalam negeri, harga emas batangan Antam turut melonjak signifikan, naik Rp20 ribu menjadi Rp2.700.000 per gram, sementara harga buyback ikut terkerek naik Rp30 ribu menjadi Rp2.546.000 per gram.

Perak juga tidak mau ketinggalan. Harga perak dunia bergerak di kisaran 65 hingga 66 dolar AS per troy ounce, mendekati level tertinggi dalam tujuh pekan terakhir. Selain faktor kebijakan moneter, permintaan industri untuk kebutuhan panel surya dan perluasan jaringan listrik disebut ikut menopang harga perak, membuat logam putih ini bergerak lebih agresif dibandingkan emas dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: “Keputusan Mengejutkan The Fed: Bitcoin dan Emas Melonjak Setelah Voting FOMC Terbelah, Apa Dampaknya?

Kenapa Penundaan Kenaikan Bunga Bisa Menopang Emas dan Perak?

Secara historis, emas dan perak cenderung tertekan ketika suku bunga naik karena investor lebih memilih instrumen berbunga seperti deposito atau obligasi. Sebaliknya, saat bank sentral menahan atau bahkan berpotensi menurunkan suku bunga, biaya memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas dan perak menjadi lebih rendah, sehingga permintaan cenderung meningkat.

Susunan batangan emas yang menjadi aset lindung nilai saat suku bunga tertahan

Susunan batangan emas yang menjadi aset lindung nilai saat suku bunga tertahan

Emas dianggap sebagai aset lindung nilai saat ekspektasi suku bunga melandai. Sumber: 3D Render via Unsplash / Unsplash License

Ketidakpastian arah kebijakan Fed ke depan juga membuat sebagian investor memilih diversifikasi ke logam mulia sebagai bentuk mitigasi risiko. Dengan tiga pejabat Fed yang masih condong ke arah hawkish, pasar tetap mewaspadai kemungkinan sikap bank sentral berubah jika data inflasi kembali memburuk. Namun untuk saat ini, kombinasi data ekonomi yang melunak dan sikap Fed yang menahan diri memberi ruang bagi emas dan perak untuk terus menguat.

Faktor lain yang turut menopang perak adalah karakter gandanya sebagai logam moneter sekaligus logam industri. Selain diburu sebagai aset lindung nilai, perak juga banyak digunakan pada sektor manufaktur, elektronik, hingga panel surya. Kombinasi permintaan investasi dan industri inilah yang membuat pergerakan harga perak kadang lebih fluktuatif dibandingkan emas, baik saat menguat maupun saat terkoreksi.

Respons Pasar dan Proyeksi ke Depan

Pergerakan harga emas dan perak dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar semakin peka terhadap setiap sinyal dari pejabat Fed. Investor kini menanti data ekonomi tambahan, termasuk laporan tenaga kerja dan inflasi berikutnya, sebagai penentu arah kebijakan suku bunga pada pertemuan September mendatang.

Selama ekspektasi kenaikan suku bunga tetap rendah dan yield obligasi bergerak melandai, emas dan perak berpotensi mempertahankan tren penguatannya. Meski begitu, volatilitas tetap perlu diwaspadai mengingat perbedaan pandangan di internal Fed belum benar benar mereda dan situasi geopolitik global masih berpotensi mengubah arah pasar sewaktu waktu.

Bagi investor domestik, pergerakan harga emas dan perak dunia biasanya akan berdampak langsung pada harga emas fisik di dalam negeri, termasuk emas batangan Antam maupun emas perhiasan. Fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor tambahan yang membuat harga emas di pasar lokal bisa bergerak lebih agresif dibandingkan harga acuan global, sehingga penting bagi investor untuk memantau kedua sisi ini secara berimbang sebelum mengambil keputusan.

Investasi Emas Crypto Mulai dari Rp11.000

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga melalui aset crypto berbasis emas seperti PAX Gold dan Tether Gold .

Emas crypto menawarkan cara investasi emas yang lebih fleksibel, praktis, dan modern dibandingkan emas fisik. Beberapa kelebihan investasi emas crypto di Pintu adalah:

  • Mulai investasi dari nominal kecil, yaitu Rp11.000.
  • Bisa ditradingkan kapan saja selama 24/7.
  • Spread harga lebih rendah dibandingkan emas fisik.
  • Aman karena berizin dan diawasi OJK.
  • Pembelian mudah dan dapat dijadwalkan otomatis.
  • Bisa dikirim antar wallet dengan cepat dan praktis.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*\Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->