Misteri Siklus Bitcoin: Mengapa Puncak Selanjutnya Mungkin Masih 2 Tahun Lagi?

Updated
September 19, 2023
Gambar Misteri Siklus Bitcoin: Mengapa Puncak Selanjutnya Mungkin Masih 2 Tahun Lagi?

Meskipun Bitcoin mencapai puncaknya seharga $69.000 pada November 2021, analisis terbaru menunjukkan bahwa kita mungkin harus menunggu hingga akhir 2025 untuk melihat puncak berikutnya.

Dengan berbagai teori yang mencoba menjelaskan fenomena ini, mari kita telusuri lebih dalam apa yang mungkin terjadi dalam 2 tahun ke depan.

Pola Siklus Sebelumnya

Saat meninjau puncak dan dasar sebelumnya, pola tertentu tampaknya muncul. Tiga dasar sebelumnya, yakni Januari 2015, Desember 2018, dan November 2022, semuanya berjarak tepat 47 bulan.

Demikian pula, tiga puncak sebelumnya, November 2013, Desember 2017, dan November 2021, berjarak 49 atau 47 bulan.

Baca Juga: Bitcoin Halving Sebentar Lagi! Simak 5 Strategi Investasi yang Wajib Kamu Ketahui!

Jika pola ini berlanjut, kita dapat mengantisipasi puncak Bitcoin selanjutnya sekitar Oktober-Desember 2025. Dasar berikutnya mungkin terjadi sekitar Oktober 2026.

Fenomena pembentukan puncak dan dasar secara siklikal ini adalah keyakinan yang banyak dianut dalam dunia investasi.

Teori Halving

Harga Bitcoin Tembus 190 Juta Pertama Kalinya Setelah Juli Lalu | Aplikasi Pintu
Bitcoin price prediction uptrend movement graph. Stock trading graph of BTC/USD chart with candlesticks. Bitcoin analysis trend movement after halving.

Sekitar setiap empat tahun, Bitcoin mengalami acara ‚Äėhalving‚Äė, di mana hadiah untuk menambang blok baru (yaitu pasokan baru Bitcoin) dibagi dua.

Mekanisme ini memastikan kelangkaan Bitcoin, yang memiliki pasokan maksimum 21 juta koin.

Secara historis, Bitcoin mencapai puncak baru setahun setelah setiap halving. Dengan halving berikutnya diperkirakan terjadi pada April 2024, ini sejalan dengan prediksi puncak Bitcoin berikutnya pada akhir 2025.

Teori halving ini adalah penjelasan populer untuk pola yang diamati ini.

Apakah Kali Ini Akan Berbeda?

Meskipun data historis memberikan wawasan berharga tentang kinerja potensial aset di masa depan, penting untuk memahami bahwa sejarah tidak selalu mengulangi dirinya dengan tepat.

Faktor-faktor seperti kemajuan teknologi, kondisi makroekonomi, dan perubahan regulasi dapat memperkenalkan perbedaan.

Baca Juga: Bitcoin Halving 2024: Prediksi dan Dampaknya pada Industri Mining Crypto!

Saat ini, Bitcoin sedang menghadapi lingkungan inflasi tinggi dan suku bunga tinggi untuk pertama kalinya.

Dalam kondisi seperti ini, banyak investor mungkin beralih ke tabungan atau obligasi, yang mungkin menawarkan pengembalian yang lebih menarik dan stabil dibandingkan aset lainnya.

Paragraf Penutup

Meskipun prediksi menunjukkan bahwa puncak Bitcoin berikutnya mungkin masih 2 tahun lagi, penting bagi investor untuk tetap waspada dan mempertimbangkan semua faktor yang dapat mempengaruhi pasar.

Dengan dinamika yang berubah-ubah dan banyak variabel yang bermain, hanya waktu yang akan memberi tahu bagaimana Bitcoin akan bergerak selanjutnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->