Kepemilikan Bitcoin Grayscale GBTC Turun 50% Sejak Peluncuran ETF Spot!

Updated
April 17, 2024
Gambar Kepemilikan Bitcoin Grayscale GBTC Turun 50% Sejak Peluncuran ETF Spot!

Jakarta, Pintu News – Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), salah satu produk investasi bitcoin terbesar di dunia, telah mengalami penurunan signifikan dalam kepemilikan bitcoinnya sejak peluncuran exchange-traded fund (ETF) bitcoin spot di Amerika Serikat pada 11 Januari 2024.

Dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, kepemilikan bitcoin GBTC telah berkurang hingga 50%, dari sekitar 619.220 BTC menjadi sekitar 311.621 BTC, menurut pengungkapan dana tersebut pada hari Senin (15/4/24).

ETF Spot Bitcoin AS Menggerus Dominasi GBTC

Peluncuran ETF bitcoin spot di AS, seperti BlackRock iShares Bitcoin Strategy ETF (IBIT) dan Fidelity Bitcoin ETF (FBTC), telah menjadi pesaing utama GBTC dalam hal pangsa pasar.

Baca juga: Grayscale Bitcoin Trust (GBTC): Investasi Bitcoin yang Mudah dan Aman!

Menurut data dari CoinGlass, GBTC, yang sebelumnya mendominasi pasar dengan pangsa pasar hampir 100%, kini hanya menguasai 37,3% pangsa pasar, sementara IBIT dan FBTC masing-masing menguasai 32,2% dan 17,8% pangsa pasar.

Sumber: CoinGlass

Total aset yang dimiliki oleh semua ETF bitcoin spot AS saat ini mencapai hampir 840.000 BTC, atau lebih dari 4% dari total pasokan bitcoin yang berjumlah 21 juta BTC. Hal ini menunjukkan bahwa ETF bitcoin spot telah menjadi instrumen investasi yang semakin populer di kalangan investor.

Biaya GBTC yang Lebih Tinggi dan Arus Keluar Dana

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan kepemilikan bitcoin GBTC adalah biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan ETF bitcoin spot lainnya.

GBTC membebankan biaya sebesar 1,5%, sedangkan IBIT saat ini hanya mengenakan biaya sebesar 0,12%. Akibatnya, banyak investor memilih untuk beralih ke ETF bitcoin spot yang lebih murah.

Selain itu, GBTC juga mengalami arus keluar dana yang cukup besar dalam beberapa waktu terakhir. Pada hari Senin (15/4/24), GBTC mencatat arus keluar dana sebesar $110,1 juta, sementara IBIT mencatat arus masuk dana sebesar $73,4 juta. Hal ini menunjukkan bahwa investor semakin beralih dari GBTC ke ETF bitcoin spot lainnya.

Baca juga: Bitcoin dan Ethereum Mengalami Penurunan Arus Masuk Hingga $126 Juta!

Penurunan Harga Bitcoin Menjelang Halving

Di tengah dinamika pasar ETF bitcoin spot dan persetujuan ETF kripto di Hong Kong, harga Bitcoin mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Pada 16 April 2024, Bitcoin diperdagangkan pada harga $63.459, turun 4% dalam 24 jam terakhir dan 10% dalam seminggu terakhir. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, tetapi bitcoin masih naik 50% secara year-to-date.

Dalam empat hari ke depan, bitcoin akan mengalami peristiwa halving, di mana hadiah subsidi blok penambang akan dipotong setengah dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC. Hal ini dapat berdampak pada dinamika pasar bitcoin dan mempengaruhi harga bitcoin di masa mendatang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Token Inisght

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->