Komite Kebijakan Blockchain Nasional Nigeria Dirombak dengan Pakar Industri!

Updated
May 24, 2024
Gambar Komite Kebijakan Blockchain Nasional Nigeria Dirombak dengan Pakar Industri!

Jakarta, Pintu News – Pemerintah Nigeria melalui Badan Pengembangan Teknologi Informasi Nasional (NITDA) baru-baru ini mengumumkan perombakan Komite Pengarah Kebijakan Blockchain Nasional (NBPSC) untuk meninjau kebijakan yang mengatur implementasi Kebijakan Blockchain Nasional negara tersebut.

Komite yang Dirombak

Menurut laporan, perombakan ini bertujuan untuk mengikuti perkembangan inovasi blockchain dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan untuk mendorong adopsi yang komprehensif dan pelaksanaan yang sukses.

Baca juga: IMF Mendukung Nigeria Adopsi Crypto Meskipun Ada Pengetatan SEC Lokal

Lebih lanjut, kebijakan ini juga akan diperluas ke sektor-sektor seperti pendaftaran tanah, kesehatan, dan pendidikan.

Komite ini awalnya dibentuk pada tanggal 3 Mei 2023 dan terdiri dari anggota dari berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintah, institusi, sektor swasta, akademisi, dan industri blockchain.

Namun, Inuwa tidak mengungkapkan alasan di balik perombakan komite tersebut.

“Saat ini, kami masih dalam tahap pengembangan penggunaan blockchain di Nigeria, dan karena itu, banyak orang yang tidak menyadari manfaatnya. Mereka berpikir bahwa ini hanya tentang kripto saja, tetapi ini sangat luas. Blockchain dapat digunakan di industri apa pun, seperti manajemen rantai pasokan, untuk memastikan bahwa produk yang tepat sampai ke tangan konsumen.”

Pentingnya Keahlian yang Beragam

Inuwa menekankan bahwa reformasi strategis komite akan menyatukan para profesional berpengalaman dan tokoh-tokoh terkemuka di bidang blockchain, sehingga meningkatkan penyusunan rencana implementasi yang kuat untuk Kebijakan Blockchain Nasional.

Ia menekankan pentingnya keahlian yang beragam dari sektor publik dan swasta untuk menghindari tantangan di masa lalu.

Baca juga: Farcaster Raih Pendanaan $150 Juta, Vitalik Buterin Menyerukan ZK-Likes!

“Kami menyadari bahwa ada kebutuhan untuk memasukkan lebih banyak anggota ke dalam komite untuk memastikan bahwa kami memiliki keanggotaan penuh dari sektor publik dan swasta untuk mencegah apa pun yang terjadi di masa lalu.”

Secara keseluruhan, para pemangku kepentingan di ekosistem blockchain dan fintech Nigeria sebelumnya telah mendesak pemerintah federal untuk menerapkan regulasi guna memfasilitasi integrasi kebijakan blockchain yang disetujui secara luas.

Nigeria sendiri telah diidentifikasi dalam survei global tahun 2023 sebagai negara dengan populasi yang paling sadar akan mata uang kripto di seluruh dunia.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->