
Saham AMD ditutup di $476,15 pada 31 Juli 2026, setara sekitar Rp8,61 juta, setelah turun 13,8% dari puncaknya sepekan sebelumnya (Stockanalysis.com, data S&P Global). Penurunan itu datang justru saat ada berita terkait kemitraan Microsoft Azure, produksi massal chip Instinct MI450, dan kesepakatan kapasitas data center dengan Core Scientific. Dalam 52 minggu terakhir saham AMD masih naik 165,25%. Bagi investor Indonesia, informasi ini bisa diikuti lewat AMDon, tokenized stock AMD yang sudah tersedia di Pintu, dengan modal mulai Rp11.000, pengguna bisa melakukan transaksi tanpa harus menunggu jam bursa Amerika Serikat dibuka.
AMD (Advanced Micro Devices) didirikan pada 1969 dan selama puluhan tahun dikenal sebagai pesaing nomor dua Intel di pasar prosesor PC dan server.
Sejak Lisa Su menjabat CEO pada 2014, AMD berubah dari perusahaan yang sempat diperdagangkan di kisaran $3 per lembar menjadi salah satu perusahaan chip paling bernilai di Amerika Serikat. Kapitalisasi pasarnya kini $776,41 miliar, di bawah Nvidia (sekitar $4,86 triliun) dan Broadcom (sekitar $1,84 triliun), tapi di atas Intel yang berada di $454,97 miliar.

Rentang harga AMD dalam 52 minggu terakhir $149,22 sampai $584,73, dengan rekor penutupan tertinggi $580,91 pada 30 Juni 2026 (Stockanalysis.com, per 31 Juli 2026). Pendorongnya permintaan chip AI Instinct untuk data center, termasuk dua komitmen kapasitas raksasa yang diumumkan 24 Februari 2026, masing-masing 6 gigawatt dari OpenAI dan 6 gigawatt dari Meta, keduanya berbasis GPU Instinct MI450 series dan rack Helios (AMD Newsroom, OpenAI).
Data per penutupan 31 Juli 2026 (Stockanalysis.com, data S&P Global):
Data teknikal berubah setiap hari dan informasi di artikel ini bukan prediksi harga. Cek chart AMD terkini di aplikasi Pintu sebelum mengambil keputusan.

Kinerja 12 bulan terakhir per penutupan 3 Agustus 2026 (Stockanalysis.com, data S&P Global). Angka pendapatan, laba, dan margin belum berubah karena laporan kuartal kedua baru akan rilis 4 Agustus:
Pendapatan tahun penuh 2025 tercatat $34,64 miliar, naik 34,34%. Konsensus 47 analis memperkirakan pendapatan 2026 mencapai $49,78 miliar, naik 43,72%, dengan laba per saham non-GAAP $7,46, naik 78,90%.
| Metrik (3 Agustus 2026) | AMD | Nvidia | Intel |
|---|---|---|---|
| P/E trailing | 161,61x | 31,65x | data tidak tersedia |
| P/E forward | 54,30x | 20,69x | 54,70x |
| P/S | 21,10x | 19,72x | 8,05x |
| Margin laba bersih | 13,37% | 62,97% | -19,79% |
| Kapitalisasi pasar | $790,25 miliar | $5,00 triliun | $459,00 miliar |
Dua hal yang menonjol, P/E trailing AMD hampir lima kali Nvidia, padahal margin laba Nvidia hampir lima kali margin AMD, jadi pasar memberi AMD premi valuasi atas pertumbuhan yang diharapkan. Sementara P/E forward AMD 54,30x kini sedikit di bawah Intel 54,70x, artinya kalau ekspektasi laba 2026 tercapai, AMD tidak lagi jadi yang termahal di antara ketiganya.
Pada 20 Juli 2026, AMD dan Microsoft memperluas kemitraan strategis. Berita ini mengangkat harga saham AMD 7,9% dalam sehari ke $552,33. Microsoft Azure akan memakai rack Helios milik AMD, yang menggabungkan GPU Instinct MI455X, CPU server EPYC Venice, jaringan Pensando, dan software ROCm, untuk mempercepat inference model AI. Pengiriman dimulai paruh kedua 2026 (AMD Newsroom, Microsoft Official Blog, CNBC). Nilai kontrak dan kapasitas dayanya belum diungkap, jadi hal ini berfungsi sebagai sinyal validasi pelanggan yang besar tanpa angka pendapatan yang bisa dihitung.
Dua hari setelahnya di event Advancing AI 2026, AMD masuk produksi massal untuk CPU server Zen 6 Venice di proses TSMC 2 nanometer, bersama GPU Instinct MI450 series (Tech Times, DataCenterDynamics).
Pada 27 Juli 2026, AMD dan Core Scientific mengumumkan kemitraan infrastruktur AI. Arah kesepakatan ini penting untuk dipahami, AMD berperan sebagai pihak yang mengamankan kapasitas, bukan penjual chip. AMD mengunci lebih dari 500 megawatt kapasitas data center di Amerika Serikat mulai 2027, dengan opsi yang dapat diperbesar mencapai 2,5 gigawatt (Business Wire).
Angka $14 miliar yang beredar di pemberitaan adalah potensi pendapatan kontrak Core Scientific dari perjanjian 15 tahun untuk sekitar 530 megawatt di lima lokasi, jadi angka itu masuk ke pembukuan Core Scientific. Bagi AMD, nilainya terletak pada kepastian daya dan lahan, dua hambatan paling nyata untuk mengirim GPU Instinct dalam jumlah besar.
Berdasarkan Financial Analyst Day 11 November 2025, Lisa Su memaparkan target pertumbuhan pendapatan Data Center dan AI di atas 35% CAGR (compound annual growth rate), dengan estimasi pasar CPU server tumbuh lebih dari 35% per tahun hingga 2030 (AMD Investor Relations). Roadmap ini kini jauh lebih konkret setelah Advancing AI 2026, sistem Helios dengan GPU Instinct MI450 series (termasuk varian MI455X) sudah masuk produksi massal per Juli 2026, didampingi CPU Venice yang juga sudah diproduksi massal, dengan Microsoft Azure sebagai pelanggan yang baru dikonfirmasi di atas komitmen OpenAI dan Meta yang sudah ada. Generasi berikutnya, Instinct MI500 series dengan arsitektur CDNA 6, masih ditargetkan meluncur pada 2027.
Laporan keuangan kuartal kedua 2026 dijadwalkan rilis pada 4 Agustus 2026 setelah penutupan pasar (AMD Investor Relations, Stocktitan).
AMD merilis laporan kuartal kedua 2026 pada 4 Agustus 2026 setelah pasar Amerika Serikat tutup, atau dini hari 5 Agustus WIB (AMD Investor Relations). Yang paling menentukan arah harga saham adalah panduan (guidance) manajemen soal pendapatan Data Center dan AI ke depan, khususnya apakah kesepakatan Microsoft Azure serta komitmen OpenAI dan Meta sudah masuk ke proyeksi resmi perusahaan.
Laporan Intel jadi salah satu contohnya, Intel merilis hasil kuartal keduanya lebih dulu pada 23 Juli 2026 dengan pendapatan $16,13 miliar atau naik 25% secara tahunan, laba per saham non-GAAP $0,42, segmen Data Center dan AI tumbuh 59%, dan panduan kuartal ketiga dinaikkan ke titik tengah $16,3 miliar (Intel Investor Relations). Meski di atas ekspektasi, harga saham Intel turun dari sekitar $100 sebelum laporan ke $90,20 pada 31 Juli 2026, tertekan karena koreksi sektor setelahnya. Dengan begitu, hasil kuartalan yang bagus tidak otomatis mengangkat harga saham yang sudah naik secara signifikan.

Skenario Bullish ($640–$725): Target harga tertinggi berasal dari KeyBanc ($725), UBS ($700), Rosenblatt ($665), dan Goldman Sachs ($640). Skenario ini mengasumsikan kerja sama dengan Microsoft Azure serta komitmen OpenAI dan Meta terealisasi menjadi pendapatan, sementara AMD terus memperluas pangsa pasar chip AI data center dari Nvidia tanpa menekan margin.
Skenario Bearish ($300–$340): HSBC memangkas rating menjadi Hold dengan target $340, sementara Northland Capital menurunkan rating ke Market Perform karena valuasi dinilai terlalu tinggi. Namun, kedua pandangan tersebut diterbitkan sebelum pengumuman kerja sama Microsoft Azure dan Advancing AI 2026. Hingga 22 Juli 2026, target terendah dari 51 analis S&P Global adalah $320, sedangkan konsensus tetap Strong Buy dengan target rata-rata $541,66.
Agar skenario bullish terealisasi, AMD perlu membuktikan di laporan kuartal kedua 4 Agustus 2026 bahwa komitmen dari Microsoft, OpenAI, dan Meta sudah mulai masuk ke panduan pendapatan resmi, bukan sekadar pengumuman kemitraan. Sebaliknya, skenario bearish akan menguat kalau panduan manajemen mengecewakan pasar yang sudah terlanjur optimistis, ramp produksi Helios molor, atau belanja modal AI dari hyperscaler mulai direm.
AMDon adalah tokenized stock, yaitu representasi digital saham AMD di blockchain yang diterbitkan Ondo Global Markets (BVI) Limited, platform tokenisasi milik Ondo Finance. Bentuknya structured note di bawah hukum Swiss lewat entitas terpisah, dan setiap token dijamin 1:1 oleh saham AMD asli yang disimpan Alpaca Securities LLC, broker-dealer kustodian teregulasi di Amerika Serikat (CoinGecko, Ondo Finance). Di aplikasi Pintu, AMDx tersedia sebagai token SPL di jaringan Solana, dan minimum pembelian mulai dari Rp11.000 (Pintu).
AMDon dirancang sebagai total return tracker. Dividen saham asli tidak dibayar tunai, melainkan otomatis diinvestasikan kembali ke saham penjamin, sehingga satu token bisa mewakili lebih dari satu lembar saham seiring waktu. Untuk AMD mekanisme ini belum berpengaruh, karena AMD saat ini tidak membagikan dividen (Stockanalysis.com). Token ini beredar di jaringan Ethereum, BNB Chain, dan Solana, dengan proses mint dan redeem atomik yang berjalan 24 jam sehari, lima hari sepekan. Di aplikasi Pintu, pembelian AMDon dimulai dari Rp11.000.
| Aspek | Saham AMD di NASDAQ | AMDON (tokenized stock Ondo) |
|---|---|---|
| Bentuk aset | Saham ekuitas tradisional | Token crypto berbasis RWA |
| Kepemilikan | Pemegang saham resmi dengan hak suara | Eksposur ekonomi, hak suara lewat proxy voting |
| Jaminan | Kepemilikan langsung | Saham AMD asli 1:1 di broker-dealer teregulasi AS |
| Jam perdagangan | Jam bursa AS, malam hingga dini hari WIB | 24 jam di Pintu |
| Modal minimum | Umumnya satu lembar penuh, sekitar $476 | Mulai Rp11.000 |
| Dividen | Dibayar tunai | Direinvestasikan otomatis |
Pengawasan aset crypto, termasuk tokenized stock seperti AMDon, berada di tangan OJK sejak masa transisi dari Bappebti berakhir 20 Januari 2026. Payung aturannya POJK Nomor 27 Tahun 2024 yang diperbarui lewat POJK Nomor 23 Tahun 2025, dengan aset crypto masuk kategori Aset Keuangan Digital (OJK).
Dari sisi pajak, PMK Nomor 50 Tahun 2025 berlaku sejak 1 Agustus 2025. Pembelian aset crypto tidak dikenai PPN, sementara penjualan lewat platform terdaftar dalam negeri seperti Pintu dikenakan PPh Pasal 22 final 0,21% dari nilai transaksi. Pelaporan data transaksi ke DJP diperluas sejak 1 Januari 2026 lewat PMK Nomor 108 Tahun 2025 (Direktorat Jenderal Pajak).
Aturan khusus untuk tokenisasi aset dunia nyata masih disusun OJK dengan target rampung kuartal III 2026, jadi kerangkanya masih akan berkembang.
Reli saham AMD sepanjang 2026 berdiri di atas permintaan riil chip AI data center, diperkuat kemitraannya dengan Microsoft Azure, komitmen 12 gigawatt gabungan dari OpenAI dan Meta, serta kapasitas baru dari Core Scientific. Jika dibandingkan, fundamentalnya jauh lebih sehat dibanding Intel, yang masih mencatat kerugian bersih mencapai $11,29 miliar dalam 12 bulan terakhir.
Yang bergeser sejak pertengahan Juli adalah posisi harga terhadap ekspektasi analis. Pada 22 Juli rata-rata target berada sedikit di bawah harga pasar. Per 31 Juli harga turun ke $476,15 sementara rata-rata target naik ke $576,55, jadi jaraknya melebar ke 21,09%. P/E trailing juga turun dari 184,18x ke 161,61x tanpa perubahan di sisi laba, murni karena harga sahamnya.
Investasi kripto berisiko tinggi. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab pengguna. Konten ini bukan ajakan beli/jual kripto. PT Pintu Kemana Saja berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua informasi yang ditampilkan dalam artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi, rekomendasi, ajakan untuk membeli atau menjual aset crypto tertentu, maupun dasar pengambilan keputusan finansial. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, tujuan investasi, dan toleransi risiko masing-masing.
Tidak sama. AMDon dijamin 1:1 oleh saham AMD asli yang disimpan broker-dealer teregulasi, jadi nilainya mengikuti harga saham asli. Kamu mendapat eksposur ekonomi, bukan status pemegang saham resmi, meski sejak April 2026 Ondo menyediakan proxy voting untuk sebagian asetnya.
Mulai dari Rp11.000. Kamu bisa beli AMDon secara fraksional lewat aplikasi Pintu tanpa harus membeli satu lembar saham AMD penuh yang harganya di atas $500.
AMDon dan tokenized stock lain di Pintu diawasi oleh OJK sejak peralihan pengawasan dari Bappebti. Pastikan transaksi dilakukan lewat platform berizin seperti Pintu dan pahami ketentuan pajaknya, sejak PMK 50/2025 tidak ada PPN untuk pembelian, hanya PPh Pasal 22 final 0,21% dari nilai transaksi penjualan, sebelum bertransaksi.
Jika aset tokenized stock Intel sudah tersedia di aplikasi Pintu, kamu bisa membelinya dengan langkah berikut:
Bagikan
Table of contents
Lihat Aset di Artikel Ini
Harga AMDON (24 Jam)
Kapitalisasi Pasar
-
Volume Global (24 Jam)
-
Suplai yang Beredar
-