Menyusul BTC, Harga ETH Menyentuh Angka Tertinggi di Rp9.370.000
Reading Time: 2 minutes

Bukan hanya BTC yang meroket di akhir tahun 2020 ini. Altcoin seperti ETH pun ikut meroket, menyentuh harga tertingginya di Rp9.370.000 pada 17 Desember 2020. Pada minggu ini tercatat, ETH mengalami kenaikan sejumlah 11,52% dalam sepekan (data diambil 20/12/2020).

Baca Juga: Bitcoin Pecah Rekor Baru Sepanjang Masa Rp320 Juta

CME Rencanakan Kontrak Berjangka Ether

Saat semua trader masih terpaku dengan harga BTC yang meroket, harga ETH menunjukkan kenaikan pada 17 Desember kemarin. Harga ETH yang menyentuh Rp9.370.000.000 ini merupakan kenaikan 26,18% pada bulan Desember ini.

Hal ini diikuti dengan pengumuman bahwa CME (Chicago Mercantile Exchange) yang meluncurkan kontrak berjangka Ether pada 2021 nanti. Berita ini disebut-sebut sebagai penyebab kenaikan harga ETH. Berdasarkan press release CME, mereka melihat adanya kenaikan permintaan terhadap kontrak berjangka Bitcoin sangat bagus. Sehingga CME melihat dengan adanya kontrak berjangka Ether dapat memberi klien alat yang berharga untuk trading dan melindungi nilai mata uang kripto.

Ether Menguji Zona Resistensi ke Empat Kalinya

Dalam beberapa bulan terakhir, Ether menunjukkan kekuatan yang signifikan karena sedang menguji resistensi ke empat kalinya. Kekuatan Ether ini sebagian didorong oleh pergerakan tajam dari Bitcoin yang kemarin menembus harga tertinggi sepanjang masa.

Harga ETH Menyentuh Angka Tertinggi di Rp9.370.000 | Pintu
Sumber: TradingView

Mengutip Cointelegraph, area $480 harus diuji dan ditahan sebagai zona pendukung. Lalu terjadi pemantulan yang kuat menuju $630. Zona resisten ini gagal ditembus sehingga ditemukan zona dukungan yang lain. Sama halnya dengan Bitcoin dukungan ditemukan melalui konstruksi dasar ganda dengan divergensi bullish. Untuk kasus Ether, dukungan ini ditemukan pada $530.

Akankah Harga ETH Mencapai $1,000?

Harapan harga ETH mencapain $1,000 bisa saja terjadi jika ETH mempertahankan momentumnya saat ini. Tetapi jika Bitcoin membuat fake-out di atas $20,000 dan turun kembali dalam kisaran tersebut, koreksi menuju $430 hingga $470 masih menjadi hasil yang bullish untuk ETH.

Gelombang impuls berikutnya kemungkinan besar akan membawa Ether menuju $800 hingga $850. Sementara itu untuk mencapai $1.150 hingga $1.200 masih berupa kemungkinan. Hal itu dapat terjadi tergantung pada kekuatan pasar.

Baca Juga: Belajar Trading Crypto Menggunakan Money Management

Pertanyaan utamanya adalah apakah gelombang impuls ini akan segera berakhir atau apakah akan berlanjut ke $850?

Ingin mencoba investasi aset kripto? Download aplikasi Pintu dan kamu bisa mulai investasi dari Rp20 ribu-an! Yuk download sekarang juga!

Artikel Terkait