Jurnal Pembagian Dividen: Panduan Lengkap untuk Akuntansi Keuangan

Updated
February 20, 2024
• Waktu baca 2 Menit
Gambar Jurnal Pembagian Dividen: Panduan Lengkap untuk Akuntansi Keuangan
Reading Time: 2 minutes

Sebagai seorang pemilik bisnis atau akuntan, memahami Jurnal Pembagian Dividen sangat penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Dividen merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham sebagai bentuk imbal hasil atas investasi mereka.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang Jurnal Pembagian Dividen, mulai dari pengertian, jenis-jenis dividen, cara menghitung, format ayat jurnal, hingga contoh perhitungannya.

Jenis-Jenis Dividen

pengertian valuasi saham
Sumebr: Freepik

Terdapat beberapa jenis dividen yang dapat dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya, yaitu:

Dividen Tunai

Dividen tunai adalah jenis dividen yang paling umum, di mana perusahaan membagikan keuntungannya dalam bentuk uang tunai kepada pemegang saham.

Baca Juga: Panduan Lengkap Mengenai NPWP: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kewajiban

Dividen Saham

Dividen saham adalah dividen yang dibayarkan dalam bentuk saham perusahaan itu sendiri. Dengan dividen saham, jumlah saham yang beredar di pasar akan bertambah.

Dividen Skrip

Dividen skrip adalah dividen yang dibayarkan dalam bentuk surat utang atau obligasi perusahaan. Pemegang dividen skrip dapat menukarkannya dengan uang tunai pada tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan.

Dividen Properti

Dividen properti adalah dividen yang dibayarkan dalam bentuk aset perusahaan, seperti tanah, bangunan, atau peralatan.

Dividen Likuidasi

Dividen likuidasi adalah dividen yang dibayarkan ketika perusahaan memutuskan untuk membubarkan diri atau dilikuidasi. Dividen likuidasi dibayarkan kepada pemegang saham setelah semua kewajiban perusahaan telah dilunasi.

Cara Menghitung Jurnal Pembagian Dividen

menghitung permintaan turunan
Sumber: Freepik

Untuk menghitung Jurnal Pembagian Dividen, kamu perlu mengetahui beberapa hal berikut:

– Jumlah dividen yang akan dibagikan

– Jumlah saham yang beredar

– Nilai nominal saham.

Rumus untuk menghitung Jurnal Pembagian Dividen adalah sebagai berikut:

Jurnal Pembagian Dividen = Jumlah Dividen / Jumlah Saham Beredar x Nilai Nominal Saham.

Format Ayat Jurnal Pembagian Dividen

Ayat jurnal untuk mencatat pembagian dividen adalah sebagai berikut:

Debit: Retained Earnings (Laba Ditahan) Kredit: Dividends Payable (Dividen yang Harus Dibayar).

Contoh Perhitungan Jurnal Pembagian Dividen

Misalkan sebuah perusahaan memiliki laba ditahan sebesar Rp100.000.000 dan jumlah saham beredar sebanyak 10.000 lembar dengan nilai nominal Rp10.000 per saham. Perusahaan tersebut memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp5.000 per saham. Maka, Jurnal Pembagian Dividennya adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Apa itu VAT Produk Digital? Simak Selengkapnya di Sini!

Debit: Retained Earnings (Laba Ditahan) Rp50.000.000 Kredit: Dividends Payable (Dividen yang Harus Dibayar) Rp50.000.000.

Referensi

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->