10 Negara Penghasil CPO Terbesar di Dunia 2023, Ada Indonesia?

Updated
May 24, 2023
• Waktu baca 3 Menit
Gambar 10 Negara Penghasil CPO Terbesar di Dunia 2023, Ada Indonesia?
Reading Time: 3 minutes

Minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) merupakan komoditas penting yang diproduksi oleh banyak negara di dunia. Berkat iklim tropisnya, negara-negara tertentu memegang posisi teratas dalam hal produksi CPO global. Kali ini, tim Pintu akan membahas lengkap tentang 10 negara penghasil CPO terbesar di dunia, termasuk Indonesia yang memimpin dengan total produksi mencapai 42,5 juta ton pada tahun 2019.

Indonesia (Asia)

indonesia adalah penghasil cpo terbesar di dunia

Menempati posisi pertama, negara penghasil CPO terbesar di dunia adalah Indonesia, dengan total produksi mencapai 42,5 juta ton minyak di tahun 2019. Sekitar 42,5% produksi minyak sawit berasal dari Indonesia. PTPN, Golden Agri-Resources, dan Wilmar International adalah beberapa perusahaan terkemuka dalam industri ini. Indonesia memiliki iklim tropis yang hangat dan lembab, serta tanah yang subur.

Malaysia (Asia)

Produsen minyak sawit kedua terbesar adalah Malaysia dengan total produksi CPO mencapai 19 juta ton per tahun 2019, berdasarkan data dari Statista. Nilai ini menempatai sekitar 26% dari produksi CPO di dunia. Sime Darby Plantation, IOI Corporation, dan Kuala Lumpur Kepong Berhad adalah perusahaan terbesar di negara ini. Malaysia memiliki iklim tropis yang mendukung pertumbuhan pohon sawit.

Baca juga: Apa Perbedaan CPO dan PKO, Sudah Tau?

Thailand (Asia)

Thailand adalah produsen minyak sawit terbesar ketiga di dunia, dengan total produksi minyak mencapai 2,8 juta ton atau setara dengan 4% produksi CPO dunia. Univanich Palm Oil Public Company Limited adalah perusahaan terkemuka di sini. Thailand memiliki iklim tropis yang sangat mendukung pertumbuhan pohon sawit.

Kolombia (Amerika Selatan)

Menempati posisi ke-4, Kolombia adalah produsen minyak sawit terbesar di Amerika Latin, dengan total produksi mencapai 1,53 juta ton di tahun 2019. Indupalma dan Poligrow adalah dua perusahaan terbesar di negara ini. Kolombia memiliki iklim tropis yang cocok untuk pertumbuhan pohon sawit.

Nigeria (Afrika)

daerah penghasil cpo terbesar di dunia

Nigeria adalah produsen minyak sawit terbesar di Afrika dengan total produksi di tahun 2019 mencapai 1,02 juta ton. Perusahaan terbesar di negara ini adalah Presco dan Okomu. Nigeria memiliki iklim tropis yang mendukung pertumbuhan pohon sawit.

Honduras (Amerika Tengah)

Honduras adalah produsen minyak sawit terbesar kedelapan di dunia dengan total produksi di tahun 2019 mencapai 0,58 juta ton minyak CPO. Dinant Corporation adalah perusahaan terbesar di negara ini. Honduras memiliki iklim tropis yang mendukung pertumbuhan pohon sawit.

Papua Nugini (Oceania)

Ada pula Papua Nugini, dengan produksi CPO tahunan di 2019 mencapai 0,55 juta ton di tahun 2019. New Britain Palm Oil Limited adalah perusahaan terbesar di negara ini. Papua Nugini memiliki iklim tropis yang cocok untuk pertumbuhan pohon sawit.

Kosta Rika (Amerika Tengah)

Kosta Rika adalah produsen minyak sawit terbesar ketujuh di dunia. PALMERA de la Costa adalah perusahaan terkemuka di sini. Kosta Rika memiliki iklim tropis yang cocok untuk pertumbuhan pohon sawit.

Ekuador (Amerika Selatan)

Ekuador adalah produsen minyak sawit terbesar kesembilan di dunia. Palmeras del Ecuador merupakan perusahaan terbesar di negara ini. Ekuador memiliki iklim tropis yang cocok untuk pertumbuhan pohon sawit.

Kamerun (Afrika)

Kamerun adalah produsen minyak sawit terbesar kesepuluh di dunia. Société Camerounaise de Palmeraies (Socapalm) adalah perusahaan terbesar di negara ini. Kamerun memiliki iklim tropis yang mendukung pertumbuhan pohon sawit.

Itu dia penjelasan lengkap tentang 10 negara penghasil CPO terbesar di dunia. Keren banget ya ternyata karena Indonesia juga termasuk di dalamnya.

Sebagai penutup, keunggulan Indonesia dalam produksi CPO menunjukkan potensi yang luar biasa dalam ranah investasi komoditas, khususnya CPO. Peluang ini juga terbuka di negara-negara penghasil CPO lainnya, seperti Malaysia, Thailand, hingga Kolombia, yang memiliki perusahaan-perusahaan besar di industri ini. Dalam konteks yang lebih luas, investasi komoditas seperti CPO bisa menjadi pilihan diversifikasi portofolio yang menarik bagi investor, seiring dengan fluktuasi harga yang seringkali bergerak berdasarkan kondisi pasar global.

Selain itu, tren investasi di era digital saat ini juga semakin meluas ke ranah crypto. Walaupun berbeda dengan komoditas seperti CPO, investasi crypto menawarkan peluang baru dengan tingkat risiko yang tentunya berbeda. Keduanya bisa jadi pilihan investasi yang dapat saling melengkapi dalam portofolio investasi.

Buat kamu yang tertarik untuk memulai investasi *crypto* secara mudah, download Pintu sekarang! Pintu adalah aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti, di mana kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp11.000 saja.

Referensi:

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->