Mengenal Permintaan Turunan, Contoh Menghitung dan Rumus Permintaan Turunan

Updated
November 22, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Mengenal Permintaan Turunan, Contoh Menghitung dan Rumus Permintaan Turunan
Reading Time: 4 minutes


Dalam dunia ekonomi yang kompleks dan saling terkait, konsep “Permintaan Turunan” memegang peranan penting dalam memahami bagaimana permintaan terhadap satu produk atau layanan dapat memicu permintaan terhadap produk atau layanan lain.

Konsep ini tidak hanya menarik bagi para ekonom dan pengusaha, tetapi juga penting bagi siapa saja yang ingin memahami dinamika pasar yang lebih luas. Bahas lebih lanjut, yuk!

Apa itu Permintaan Turunan

Permintaan turunan adalah fenomena ekonomi di mana kebutuhan akan suatu produk atau layanan timbul secara tidak langsung dari permintaan terhadap produk atau layanan lain. Konsep ini menggambarkan bagaimana permintaan dalam satu sektor dapat mempengaruhi dan menciptakan permintaan di sektor lain.

Misalnya, peningkatan permintaan terhadap mobil baru akan meningkatkan permintaan turunan terhadap baja, karet, dan komponen lain yang diperlukan untuk pembuatan mobil tersebut.

Baca juga: Mengenal Surplus Konsumen, Rumus Menghitung, dan Contohnya!

Konsep permintaan turunan sangat penting dalam memahami bagaimana pasar saling terkait dan bagaimana industri tertentu dapat dipengaruhi oleh perubahan dalam industri lain. Ini juga menyoroti pentingnya rantai pasokan dan bagaimana perubahan pada satu titik dalam rantai dapat mempengaruhi seluruh sistem.

Dalam banyak kasus, permintaan turunan juga mencerminkan bagaimana inovasi dan perkembangan teknologi dalam satu bidang dapat menciptakan pasar baru dan permintaan untuk bahan baku atau komponen tertentu.

Sebagai contoh, perkembangan teknologi smartphone telah menciptakan permintaan turunan yang signifikan untuk semikonduktor, layar sentuh, dan baterai lithium-ion.

Cara Menghitung Permintaan Turunan

menghitung permintaan turunan
Sumber: Freepik

Menghitung permintaan turunan merupakan proses yang melibatkan analisis mendalam terhadap hubungan antara produk akhir dan faktor-faktor produksi yang diperlukan untuk membuatnya. Ini bukanlah tugas yang sederhana, karena melibatkan berbagai variabel dan asumsi yang harus dipertimbangkan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk menghitung permintaan turunan:

Identifikasi Hubungan Kausal: Langkah pertama adalah mengidentifikasi hubungan kausal antara produk akhir dan produk atau layanan yang permintaannya turunan. Ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana perubahan dalam permintaan produk akhir akan mempengaruhi permintaan terhadap bahan baku, komponen, atau layanan yang diperlukan untuk produksinya.

Analisis Pasar Produk Akhir: Pelajari tren pasar untuk produk akhir, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi permintaannya seperti perubahan harga, preferensi konsumen, dan kondisi ekonomi. Ini akan memberikan gambaran tentang bagaimana permintaan produk akhir mungkin berubah di masa depan.

Kuantifikasi Permintaan Bahan Baku atau Komponen: Setelah memahami tren pasar produk akhir, langkah selanjutnya adalah menghitung berapa banyak bahan baku atau komponen yang diperlukan untuk memenuhi permintaan tersebut. Ini melibatkan pemahaman tentang proses produksi dan berapa banyak bahan baku atau komponen yang diperlukan per unit produk akhir.

Pertimbangkan Faktor Eksternal: Faktor eksternal seperti perubahan teknologi, kebijakan pemerintah, dan kondisi ekonomi global juga harus dipertimbangkan karena dapat mempengaruhi baik permintaan produk akhir maupun sumber daya yang diperlukan untuk produksinya.

Gunakan Model Ekonomi: Dalam beberapa kasus, model ekonomi dapat digunakan untuk menghitung permintaan turunan. Model-model ini sering kali memasukkan variabel seperti elastisitas harga, pendapatan, dan substitusi untuk memprediksi bagaimana perubahan dalam satu area dapat mempengaruhi area lain.

Analisis Berkelanjutan: Menghitung permintaan turunan bukanlah aktivitas sekali lakukan. Ini memerlukan pemantauan dan analisis berkelanjutan terhadap pasar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, karena permintaan turunan dapat berubah seiring waktu.

Baca juga: Nota Debit: Pengertian, Fungsi, Contoh, Cara Membuat, dan Perbedaannya dengan Nota Kredit

Rumus Permintaan Turunan

Sumber: Freepik

Menghitung permintaan turunan secara spesifik dengan rumus tertentu bisa menjadi tantangan karena kompleksitas dan beragamnya faktor yang terlibat. Tidak ada rumus standar tunggal yang dapat diterapkan secara universal, karena permintaan turunan sangat bergantung pada konteks industri dan dinamika pasar yang spesifik. Namun, ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk memperkirakan permintaan turunan:

Analisis Elastisitas Permintaan

Salah satu cara untuk mendekati perhitungan permintaan turunan adalah dengan menggunakan konsep elastisitas permintaan. Ini melibatkan pengukuran seberapa sensitif jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga.

Rumus dasarnya adalah:

Dengan memahami elastisitas permintaan produk akhir, kamu dapat memperkirakan bagaimana perubahan dalam permintaan produk tersebut akan mempengaruhi permintaan bahan baku atau komponen.

Model Regresi

Model regresi dapat digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara permintaan produk akhir dan permintaan bahan baku atau komponen. Dengan mengumpulkan data historis dan menerapkannya dalam model regresi, kamu dapat memperkirakan bagaimana perubahan dalam satu variabel (misalnya, permintaan produk akhir) akan mempengaruhi variabel lain (misalnya, permintaan bahan baku).

Pendekatan Input-Output

Dalam ekonomi, tabel input-output sering digunakan untuk menganalisis hubungan antara berbagai sektor. Dengan menggunakan pendekatan ini, kamu dapat memperkirakan bagaimana perubahan dalam output (produksi) satu industri dapat mempengaruhi industri lain yang menyediakan input (bahan baku atau komponen).

Analisis Rantai Pasokan

Memahami seluruh rantai pasokan produk akhir dan mengidentifikasi bagaimana setiap komponen atau bahan baku berkontribusi terhadap pembuatan produk akhir dapat membantu dalam memperkirakan permintaan turunan. Ini melibatkan analisis terperinci dari setiap tahap produksi dan kontribusi relatif dari setiap input.

Itu dia sekilas informasi mengenai konsep ekonomi yang menarik untuk kamu pelajari. Bicara soal ekonomi, investasi merupakan salah satu cara penting untuk mengembangkan kekayaan dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. 

Dengan berinvestasi, kamu dapat mengalokasikan dana secara cerdas ke instrumen keuangan yang berpotensi memberikan imbal hasil yang menguntungkan.

Dari sekian banyak pilihan investasi, investasi crypto merupakan salah satu jenis investasi yang bisa kamu coba pilih. 

Untuk memulainya, kamu bisa download aplikasi Pintu dan mulai jelajahi dunia crypto dengan cara yang menyenangkan! Bagi kamu yang ingin memperoleh informasi menarik lainnya mengenai dunia ekonomi maupun crypto, pastikan untuk pantau selalu laman Pintu Blog dan Pintu News, ya!

Referensi

  • Corporate Finance Institute. Derived Demand. Diakses 22 November 2023
  • Investopedia. Derived Demand: Definition, How It’s Calculated, and Uses. Diakses 22 November 2023
  • ThoughtCo. What Is Derived Demand? Definition and Examples. Diakses 22 November 2023
Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->