Manajemen Risiko Futures: Memahami Margin Usage (MU), Proses Likuidasi, & Reduce-Only

Margin Usage (MU) adalah indikator utama untuk mengelola risiko di Pintu Futures. Panduan ini menjelaskan apa itu MU, cara menghitungnya, tahap bahaya, apa yang terjadi saat likuidasi, dan bagaimana fitur Reduce-Only bisa membantu kamu mengelola posisi dengan lebih aman.

Apa itu Margin Usage (MU)?

Margin Usage (MU) adalah jumlah dana atau jaminan yang kamu gunakan untuk mempertahankan posisi dengan leverage. Di Pintu Futures, MU ditampilkan dalam bentuk persen (%).

Semakin besar persennya, semakin banyak dana kamu yang terpakai untuk mempertahankan posisi. Pintu Futures menggunakan cross-margin, sehingga MU yang mencapai 100% bisa membuat seluruh dana kamu terlikuidasi hingga menjadi 0. Karena itu, jaga MU tetap dalam batas aman.

Cara menghitung Margin Usage

MU dihitung dengan membagi total maintenance margin dengan available margin ditambah total maintenance margin:

MU = Total Maintenance Margin / (Available Margin + Total Maintenance Margin)

Contoh:

  • Total Maintenance Margin = $100
  • Available Margin = $50
  • MU = $100 / ($100 + $50) = 66,6%

Margin Usage tahap danger

MU memasuki tahap danger ketika posisinya melebihi 75%. Artinya, posisimu berada dalam ancaman likuidasi. Likuidasi terjadi saat MU mencapai 100%.

Saat MU memasuki tahap danger, kamu masih bisa menurunkannya dengan dua cara:

  • Menambah margin, atau
  • Menutup open order.

Apa itu likuidasi?

Likuidasi adalah proses di mana posisi terbuka kamu ditutup otomatis saat MU mencapai 100%. Karena Pintu Futures memakai cross-margin, likuidasi dapat mengakibatkan seluruh dana kamu di Pintu Futures menjadi 0.

Apa yang terjadi saat likuidasi?

Saat MU mencapai 100%, bursa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum melikuidasi akunmu:

  • Jika kamu masih punya open order, seluruh open order dibatalkan untuk menurunkan MU.
  • Jika tidak ada open order, bursa melikuidasi akun dengan mengambil alih seluruh open position dan sisa margin.

Saat likuidasi, sisa saldo akunmu diambil alih oleh Kliring (PT KKI) untuk menutup biaya likuidasi. Contoh: kalau kamu punya Rp1.000.000 dalam maintenance margin saat likuidasi, jumlah itu diambil oleh Kliring, sehingga saldomu menjadi nol.

Setelah itu, Kliring akan menutup posisimu secara strategis di order book untuk meminimalkan dampak pasar. Kalau menghasilkan surplus, kelebihannya dialokasikan ke insurance fund di CFX. Insurance fund berfungsi sebagai cadangan pelindung, agar pihak yang menang tetap menerima pembayaran meski pihak lawan gagal bayar (default).

⚠️ Catatan Risiko: Trading futures menggunakan leverage memiliki risiko tinggi. Kamu bisa kehilangan seluruh dana dalam waktu singkat. Pastikan kamu memahami cara kerja MU dan likuidasi sebelum membuka posisi.

Apa itu Reduce-Only?

Reduce-Only adalah opsi pada order Futures yang memastikan order kamu hanya bisa mengurangi atau menutup posisi yang sedang terbuka, dan tidak akan pernah membuka posisi baru atau menambah ukuran posisi yang sudah ada.

Bagaimana cara kerjanya?

Saat opsi Reduce-Only diaktifkan, sistem akan mengecek order kamu terhadap posisi yang sedang berjalan:

  • Jika order mengurangi posisi, order diproses seperti biasa.
  • Jika order berpotensi menambah atau membalik arah posisi, sistem akan menolak atau menyesuaikan (mengecilkan) order tersebut agar tidak melebihi ukuran posisi yang ada.

Contoh: Kamu memiliki posisi Long 1 BTC. Kalau kamu memasang order Sell 2 BTC dengan Reduce-Only, sistem hanya akan mengeksekusi 1 BTC (menutup posisi), bukan 2 BTC yang akan membuat kamu justru membuka posisi Short 1 BTC.

Kapan sebaiknya saya menggunakan Reduce-Only?

Fitur ini berguna ketika kamu ingin memastikan sebuah order hanya menutup posisi, misalnya saat memasang order Take Profit atau Stop Loss. Dengan Reduce-Only, kamu terhindar dari risiko tidak sengaja membuka posisi baru di arah berlawanan.

Apa yang terjadi jika order Reduce-Only saya akan menambah posisi?

Order tidak akan menambah posisi kamu. Bergantung pada kondisinya, order akan ditolak atau dikecilkan otomatis hingga sama dengan sisa ukuran posisi yang bisa dikurangi.

Apakah Reduce-Only bisa dipakai untuk order Limit dan Market?

Ya. Reduce-Only bisa digunakan pada order Limit maupun Market, termasuk pada order Take Profit / Stop Loss.

Mengapa order Reduce-Only saya dibatalkan atau tidak tereksekusi?

Beberapa kemungkinan penyebabnya:

  • Posisi yang ingin kamu kurangi sudah tertutup (misalnya sudah terkena likuidasi atau order lain), sehingga tidak ada lagi posisi untuk dikurangi.
  • Arah order tidak sesuai dengan posisi terbuka (misalnya order Buy Reduce-Only padahal kamu tidak punya posisi Short).

Apa bedanya order biasa dengan order Reduce-Only?

Order biasa bisa menambah, mengurangi, menutup, maupun membalik arah posisi. Order Reduce-Only hanya bisa mengurangi atau menutup posisi yang ada — memberikan lapisan keamanan ekstra untuk manajemen risiko.

Was this article helpful?

Not quite what you're looking for?