Persaingan Ketat SUI dan SEI: Crypto Layer-1 Mana yang Siap Meledak Lebih Dulu?

Di-update
January 13, 2026
Gambar Persaingan Ketat SUI dan SEI: Crypto Layer-1 Mana yang Siap Meledak Lebih Dulu?

Jakarta, Pintu News – Sejak awal tahun 2025, harga SUI dan SEI mulai memasuki fase konsolidasi setelah mengalami pergerakan harga yang kuat sebelumnya. SUI sempat melonjak lebih dari 40%, sementara SEI naik hampir 25%.

Namun, keduanya mengalami koreksi antara 9% hingga 12% dan kemudian bergerak mendatar dalam fase konsolidasi. Dalam beberapa sesi terakhir, rentang pergerakan harga semakin menyempit, volume perdagangan menurun, dan indikator momentum mulai stabil — kombinasi yang sering menjadi tanda awal dari pergerakan besar berikutnya.

Saat ini, perhatian tertuju pada struktur harga dan kekuatan momentum untuk menilai mana dari kedua aset layer-1 ini yang berpotensi melakukan breakout terlebih dahulu. Terobosan dari fase kompresi harga ini juga berpotensi menghasilkan lonjakan harga yang signifikan.

Analisis Harga SUI: Mampukah Bull Memicu Kenaikan 100%?

Sejak awal perdagangannya, harga SUI terus menunjukkan kekuatan dengan bertahan di atas garis tren naik yang berfungsi sebagai level support yang solid. Namun, harga kini menghadapi area pembalikan tren penting yang dapat menentukan arah reli selanjutnya, terutama jika dikonfirmasi dengan volume perdagangan yang kuat.

Baca juga: 3 Token Unlock Terbesar yang Wajib Diawasi Minggu Ini!

Saat ini, SUI menghadapi resistance di level $1,87, sehingga breakout dari kisaran ini menjadi krusial untuk melanjutkan tren bullish.

Pada grafik mingguan, harga SUI bergerak dalam channel paralel naik, yang mengindikasikan struktur bullish jangka menengah masih tetap utuh. Koreksi harga terakhir masih menghormati garis tren bawah di kisaran $1,70–$1,75, menunjukkan bahwa pembeli tetap mempertahankan pola higher low (harga terendah yang terus naik).

Indikator momentum mulai stabil, sementara indikator OBV (On-Balance Volume) menunjukkan tanda-tanda awal akumulasi.

Jika harga berhasil ditutup secara meyakinkan di atas $1,90 pada grafik mingguan, ini bisa menjadi sinyal breakout yang valid dan membuka potensi kenaikan ke area $2,50, bahkan hingga $3,20. Namun, jika harga gagal mempertahankan support dari channel naik, skenario bullish mungkin tertunda — meski belum sepenuhnya batal.

Analisis Harga SEI: Mampukah SEI Mencapai $0,2?

Berbeda dengan SUI, harga SEI masih terjebak dalam channel paralel turun sejak tahun 2024, meskipun baru-baru ini memantul dari level support. Pola pergerakan saat ini terlihat mirip dengan awal tahun 2025, di mana harga sempat rebound namun kembali turun, membentuk pola kurva terbalik.

Saat ini, volume penjualan mulai melemah, sementara likuiditas menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini membuat pergerakan harga selanjutnya menarik untuk diamati.

Harga SEI masih diperdagangkan di dalam channel menurun, yang mencerminkan tekanan bearish yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Harga masih tertahan di bawah resistance kisaran tengah, yaitu $0,19–$0,20.

Baca juga: Prediksi Harga XRP: Konsolidasi Harga di Tengah Meningkatnya Narasi DeFi Lintas Blockchain

Indikator CMF (Chaikin Money Flow) masih negatif, mengindikasikan aliran modal keluar, dan MACD belum menunjukkan konfirmasi persilangan bullish, menandakan momentum yang lebih lemah dibandingkan dengan SUI. Untuk membalikkan tren menjadi bullish, SEI perlu merebut kembali level $0,20 secara meyakinkan.

Jika tidak, risiko penurunan ke area $0,12–$0,10 masih membayangi, membuat SEI secara struktural tertinggal dalam persaingan breakout.

Token Mana yang Berpotensi Breakout Lebih Dulu?

Dari sudut pandang trader, SUI saat ini memiliki keunggulan struktural. Harganya bergerak dalam channel naik dengan pola higher lows yang tetap terjaga, serta risiko penurunan yang jelas terdefinisi di sekitar support channel. Ini memberikan peluang breakout yang lebih kuat, khususnya jika volume meningkat saat harga menembus level $1,90.

Sementara itu, SEI masih berada dalam struktur korektif. Setiap percobaan naik tanpa keberhasilan merebut kembali level $0,20 berisiko mengalami tekanan jual. Bagi para trader, SUI menawarkan setup breakout yang lebih bersih dan menjanjikan, sedangkan SEI lebih cocok untuk strategi trading reaktif setelah ada konfirmasi pergerakan harga.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Coinpedia

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->