Tom Lee Borong 40.613 ETH, Bitmine Kini Kuasai 3,58% Suplai Ethereum?

Di-update
February 10, 2026
Bagikan
Gambar Tom Lee Borong 40.613 ETH, Bitmine Kini Kuasai 3,58% Suplai Ethereum?

Jakarta, Pintu News – Tom Lee melalui perusahaannya, Bitmine Immersion, kembali menambah kepemilikan Ethereum meski pasar sedang terkoreksi. Dalam pengungkapan terbaru, Bitmine mengumumkan pembelian 40.613 ETH saat harga ETH sempat turun ke kisaran US$2.025, atau anjlok sekitar 4% dalam 24 jam dan 12% dalam sepekan.

Secara total, portofolio crypto, kas, dan investasi “moonshots” Bitmine kini mencapai sekitar US$10 miliar, di tengah tekanan harga yang melanda sebagian besar aset cryptocurrency dan saham terkait.

Bitmine Borong ETH dan Kuasai 3,58% Suplai Ethereum

Dalam laporan terbarunya, Bitmine mengungkap bahwa mereka membeli 40.613 ETH sepanjang pekan terakhir ketika harga Ethereum (ETH) sempat menembus di bawah US$2.000. Ketua Bitmine, Tom Lee, menyebut koreksi ini sebagai peluang karena menilai fundamental Ethereum menguat, sementara harga belum mencerminkan utilitas jaringan secara penuh. Posisi ini sejalan dengan pandangan jangka panjang Lee yang melihat ETH sebagai infrastruktur inti ekosistem crypto.

Secara keseluruhan, Bitmine kini memegang 4.325.738 ETH dengan nilai referensi US$2.125 per koin, plus 193 Bitcoin . Selain aset crypto, perusahaan juga memiliki saham senilai US$200 juta di Beast Industries dan US$19 juta di Eightco Holdings, serta kas sekitar US$595 juta. Dengan kepemilikan tersebut, Bitmine menguasai sekitar 3,58% dari total suplai Ethereum yang tercatat di 120,7 juta ETH, menjadikannya salah satu pemegang treasury ETH terbesar di dunia.

Baca juga: Bernstein: “Bear Market Cuma Gangguan, Bitcoin Dibidik Tembus $150.000 di 2026!”

Strategi Staking dan Proyeksi Imbal Hasil

Bitmine melaporkan bahwa per 8 Februari 2026, mereka telah melakukan staking atas 2.897.459 ETH, dengan nilai sekitar US$6,2 miliar berdasarkan harga referensi US$2.125. Lee memperkirakan potensi pendapatan staking bisa mencapai US$374 juta per tahun jika seluruh ETH berhasil distake melalui jaringan kemitraan MAVAN (Made in America Validator Network), dengan asumsi CESR sekitar 3,115%. Saat ini, pendapatan staking tahunan yang sudah terealisasi diperkirakan sekitar US$202 juta, naik 7% dalam sepekan.

Lee juga menyebut bahwa operasi staking internal Bitmine menghasilkan imbal hasil tahunan tersetahunkan tujuh hari sekitar 3,3234%. Perusahaan tengah menyiapkan peluncuran MAVAN pada awal 2026 bekerja sama dengan tiga penyedia staking, dengan ambisi memperkuat posisinya sebagai treasury Ethereum terbesar dan pemegang treasury crypto terbesar kedua di dunia, di belakang Strategy Inc yang fokus pada Bitcoin. Sementara itu, saham Bitmine (BMNR) justru turun tipis sekitar 1% ke US$20,26, mencerminkan masih rapuhnya sentimen pasar ekuitas terkait crypto.

Baca juga: Chiliz Gaspol Jelang Piala Dunia 2026, Fan Token Disulap Jadi Aset Olahraga Global!

Kontras dengan Aksi Jual Whale Ethereum

Di saat Bitmine menambah ETH, sebagian whale justru mengambil langkah sebaliknya. Data Lookonchain menunjukkan bahwa entitas bernama TrendResearch telah menyelesaikan aksi jual besar-besaran dengan mendepositkan 651.757 ETH senilai sekitar US$1,34 miliar ke Binance. Penjualan tersebut dilakukan pada rata-rata harga sekitar US$2.055 dan diperkirakan mengunci kerugian hampir US$747 juta, menandakan kapitulasi sebagian pemain besar.

Selain itu, sebuah dompet yang dikaitkan dengan eksploit Infini kembali aktif setelah lama tidak bergerak. Dompet tersebut menggunakan sekitar US$13,32 juta DAI untuk membeli 6.316 ETH di harga US$2.109, lalu memindahkan 15.470 ETH (sekitar US$32,6 juta) ke Tornado Cash. Aktivitas serupa dari dompet yang sama telah tercatat sejak 2025, termasuk pembelian puluhan ribu ETH setelah mencuri 49,5 juta USDC. Pola ini menambah lapisan kompleksitas pada arus masuk–keluar ETH di tengah volatilitas pasar.

Kesimpulan

Langkah Bitmine Immersion menambah Ethereum dan mengintensifkan strategi staking di tengah koreksi harga menunjukkan kontras tajam dengan sebagian whale yang justru melepas kepemilikan.

Di satu sisi, perusahaan seperti Bitmine dan Strategy Inc memperkuat peran treasury institusional dalam ekosistem Ethereum dan Bitcoin; di sisi lain, aksi jual agresif dan pergerakan dana mencurigakan menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase penyesuaian risiko yang dalam.

Bagi investor, kombinasi akumulasi institusional jangka panjang dan tekanan jual jangka pendek ini menjadikan ETH salah satu aset kunci untuk dipantau dalam lanskap cryptocurrency yang terus berubah.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->