
Jakarta, Pintu News – Pekan ini, pasar keuangan global diwarnai kejutan besar setelah Amerika Serikat mengajukan rencana damai 15 poin untuk mengakhiri konflik Iran. Harga minyak mentah Brent langsung terjun bebas di bawah $100, sementara Bitcoin stabil di atas $71.000. Optimisme mulai terasa di bursa Asia dan aset kripto, meski volatilitas masih membayangi. Apakah ini pertanda perdamaian atau sekadar euforia sesaat?
Amerika Serikat secara resmi mengirimkan proposal perdamaian 15 poin kepada Iran melalui Pakistan, menandai langkah diplomatik paling konkret sejak perang pecah pada 28 Februari lalu. Rencana ini dikabarkan mencakup larangan bagi Iran untuk memperoleh senjata nuklir atau memperkaya bahan radioaktif, meski detail lengkapnya masih dirahasiakan. Langkah ini memicu lonjakan optimisme di pasar, terutama setelah media Israel melaporkan adanya upaya gencatan senjata selama satu bulan yang diinisiasi Washington. Namun, belum ada kepastian apakah Iran akan menerima atau menolak proposal tersebut dalam waktu dekat.
Situasi di Selat Hormuz masih belum sepenuhnya pulih, dengan lalu lintas kapal yang sangat terbatas. Meski demikian, kabar rencana damai ini sudah cukup untuk menggerakkan pasar global. Investor kini menanti apakah proposal ini benar-benar akan mengakhiri konflik atau hanya menjadi headline yang segera dibantah oleh Teheran. Keputusan Iran dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan arah pasar selanjutnya.
Baca Juga: Harga Emas Anjlok 7,47% Saat Perang AS-Iran Memanas di Akhir Maret 2026!

Harga minyak mentah Brent anjlok 4,7% ke level $99,55, menembus batas psikologis $100 yang bertahan sejak pertengahan Maret. Penurunan harga minyak ini langsung disambut positif oleh pasar saham Asia yang melonjak 1,9%, sementara indeks futures di Amerika Serikat dan Eropa juga mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan. Pelemahan harga minyak memberikan angin segar bagi aset berisiko, karena tekanan inflasi yang selama ini membebani pasar mulai mereda. Setiap penurunan harga minyak meningkatkan peluang bank sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menahan suku bunga, sehingga likuiditas tetap terjaga.
Di sisi lain, nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah, menambah sentimen positif bagi aset global. Korelasi antara Bitcoin (BTC) dan indeks S&P 500 masih tinggi, namun pergerakan harga selama konflik menunjukkan sensitivitas yang tidak seimbang. Selama empat minggu terakhir, pasar telah menghadapi berbagai headline, aksi jual besar-besaran, dan guncangan harga minyak. Namun, hingga kini, pasar masih bergerak dalam rentang yang stabil tanpa ada lonjakan atau penurunan tajam.

Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran $71.019, naik 0,9% dalam 24 jam terakhir, meski masih turun 6,4% secara mingguan akibat volatilitas ekstrem pekan lalu. Ethereum juga menguat 1,7% ke $2.164, namun menjadi aset kripto utama dengan performa terburuk dalam tujuh hari terakhir, turun 9,2%. Ripple hanya naik tipis 0,2% ke $1,42 dan masih terkoreksi 8,5% dalam sepekan. Sementara itu, Solana (SOL) naik 2,5% ke $91,69, namun tetap melemah 3,8% secara mingguan.
Dogecoin mencatat kenaikan harian 1,7% ke $0,094, tetapi masih turun 7,5% dalam sepekan terakhir. Binance Coin justru turun 0,5% ke $638 dan terkoreksi 6,8% dalam tujuh hari. Satu-satunya aset kripto utama yang mencatat kenaikan baik harian maupun mingguan adalah Tron (TRX), naik 0,8% harian dan 4,4% mingguan. Secara umum, pasar kripto masih dalam fase konsolidasi, dengan Bitcoin (BTC) menjadi satu-satunya aset yang mampu bertahan di level tinggi selama tiga hari berturut-turut.
Rencana damai 15 poin dari Amerika Serikat menjadi harapan baru bagi stabilitas geopolitik dan pasar keuangan global. Namun, ketidakpastian masih membayangi karena belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran. Jika proposal ini benar-benar diterima, potensi pemulihan harga aset berisiko bisa semakin besar. Sebaliknya, jika ditolak, pasar berisiko kembali mengalami tekanan dan volatilitas tinggi.
Selama sebulan terakhir, pasar telah membuktikan ketahanannya menghadapi berbagai guncangan, mulai dari perang, lonjakan harga minyak, hingga aksi jual besar-besaran di pasar kripto. Kini, semua mata tertuju pada perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Apakah perdamaian benar-benar akan terwujud, atau justru menjadi pemicu gejolak baru? Jawabannya akan sangat menentukan arah pasar dalam waktu dekat.
Baca Juga: XRP Terjun Bebas di Awal 2026: Akankah Kuartal Kedua Ulangi Kejayaan 2017?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.