
Jakarta, Pintu News – Saham Alphabet, induk Google (GOOG), kembali menjadi sorotan setelah turun hampir 14% sepanjang tahun berjalan dan diperdagangkan di kisaran $273 atau sekitar Rp4,64 juta per saham. Di tengah tekanan tersebut, sejumlah analis teknikal melihat peluang rebound jangka pendek pada April 2026. Proyeksi ini menarik karena muncul saat pasar saham global masih dibayangi volatilitas, sementara sentimen terhadap aset teknologi, AI, crypto, dan cryptocurrency tetap sensitif terhadap data ekonomi dan laporan kinerja emiten besar.

Alphabet membuka perdagangan di level sekitar $273 atau Rp4.641.819, setelah melemah hampir 14% sejak awal tahun. Secara teknikal, saham ini sudah turun di bawah simple moving average (SMA) 50 hari dan 100 hari, serta mendekati SMA 200 hari di area $263,27 atau sekitar Rp4.476.776. Level ini dinilai penting karena sering menjadi batas antara koreksi sehat dan potensi tren bearish yang lebih dalam.
Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari juga turun ke 18,2, jauh di bawah ambang 30 yang umumnya dianggap oversold. Dalam analisis teknikal, RSI di bawah 20 sering dibaca sebagai tanda tekanan jual yang sudah berlebihan. Karena itu, sebagian pelaku pasar melihat kondisi sekarang sebagai peluang relief rally, bukan sekadar kelanjutan penurunan.
Berdasarkan pembacaan teknikal yang disampaikan Watcher Guru, saham Google berpotensi bergerak menuju area resistansi $310 hingga $315 pada April 2026. Jika dikonversi dengan kurs Rp17.003 per dolar AS, target itu setara sekitar Rp5.270.930 hingga Rp5.355.945. Dengan kata lain, ada ruang pemulihan sekitar 13%–15% dari level saat ini apabila skenario rebound benar-benar terjadi.
Narasi yang dipakai adalah mean reversion, yaitu kecenderungan harga kembali mendekati rata-rata historis setelah bergerak terlalu jauh ke satu arah. Dalam konteks ini, area SMA 200 hari menjadi pijakan utama. Jika saham mampu bertahan di atas support tersebut, pasar dapat menafsirkan pelemahan saat ini sebagai bear trap, yaitu kondisi ketika penurunan tajam justru diikuti pembalikan naik.
Baca Juga: Fakta Bitcoin ETF Rp950 Triliun: Crypto Kalahkan Emas sebagai Lindung Nilai?
Salah satu alasan proyeksi rebound April mendapat perhatian adalah jadwal rilis laba kuartal I 2026 pada 23 April. Menjelang earnings, harga saham teknologi sering bergerak lebih aktif karena investor mulai memosisikan diri sebelum laporan resmi keluar. Ekspektasi terhadap kinerja Alphabet relatif tetap kuat, terutama karena bisnis cloud perusahaan disebut memiliki annual run rate sekitar $70 miliar atau setara kurang lebih Rp1.190 triliun.
Selain itu, integrasi Gemini 3.0 yang diklaim telah menjangkau 750 juta pengguna bulanan memperkuat narasi fundamental jangka panjang Alphabet. Ini penting karena pergerakan saham tidak hanya dipengaruhi indikator teknikal, tetapi juga persepsi pasar terhadap pertumbuhan bisnis inti. Dalam situasi seperti ini, pasar melihat adanya ketidaksesuaian antara fundamental yang masih kuat dan harga saham yang sedang lemah.
Secara keseluruhan, April 2026 bisa menjadi bulan penting bagi Google (GOOG). Di satu sisi, tekanan teknikal memang masih terlihat karena harga berada di bawah rata-rata pergerakan jangka menengah. Namun di sisi lain, posisi RSI yang sangat rendah, kedekatan dengan support SMA 200 hari, dan potensi katalis dari laporan laba membuka peluang pemulihan ke area Rp5,27 juta sampai Rp5,35 juta.
Jika ingin mendapatkan eksposur ke saham Google dalam ekosistem crypto, kamu juga bisa membeli Alphabet tokenized stock di Pintu, yaitu aset berbasis blockchain yang melacak harga saham Kelas A Alphabet Inc. dan tersedia di market Pintu. Dalam pasar yang juga dipengaruhi sentimen teknologi, AI, crypto, dan cryptocurrency, disiplin membaca data tetap lebih penting daripada mengikuti euforia jangka pendek.
Baca Juga: 5 Fakta Bitcoin Rp1,13 Miliar: Saat Semua Bearish, Justru Sinyal Bullish?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Bayangkan kamu bisa beli saham perusahaan besar seperti Nvidia , Amazon , Meta dalam bentuk token hanya dengan modal belasan ribu rupiah. Kabar baiknya, kini kamu bisa melakukan jual/beli token saham AS tertokenisasi dari xStocks dan Ondo di Pintu.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, sekarang kamu dapat menikmati proses penyelesaian transaksi untuk saham AS tertokenisasi yang lebih cepat, modal awal yang lebih terjangkau, serta pengalaman investasi yang lebih global.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.