
Jakarta, Pintu News – Baru pertama kali mau terjun ke dunia investasi dan bingung memilih instrumen yang paling aman? Dua nama yang pasti paling sering direkomendasikan oleh para financial planner adalah Emas dan Reksadana. Keduanya sama-sama ramah bagi pemula, bisa dimulai dengan modal receh, dan sangat gampang dikelola.
Tapi, kalau uang bulanan kita terbatas, mending pilih investasi emas atau reksadana ya? Biar kamu gak galau berkepanjangan, mari kita bandingkan keduanya secara mendalam, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya di tengah kondisi ekonomi tahun 2026 ini!

Investasi emas pada umumnya dapat dilakukan melalui dua cara: pembelian fisik berupa logam mulia (seperti Antam atau UBS), serta melalui platform tabungan emas digital yang penggunaannya semakin meningkat pada tahun 2026 karena kemudahan aksesnya. Secara historis, nilai emas memiliki kecenderungan stabil, sering dimanfaatkan sebagai lindung nilai terhadap inflasi, dan menunjukkan tren kenaikan dalam jangka panjang.
Menurut laporan Liputan6, emas kerap menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat ketika muncul isu ketidakpastian atau krisis keuangan. Sifat fisik emas yang berwujud nyata dinilai memberikan faktor kenyamanan secara psikologis bagi pemiliknya.
Baca juga: Investasi Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cocok?

Di sisi lain, Reksadana merupakan instrumen di mana dana dari banyak investor dihimpun menjadi satu. Dana himpunan ini kemudian dikelola oleh pihak profesional bersertifikat yang disebut Manajer Investasi (MI) untuk dialokasikan ke dalam portofolio saham, obligasi (surat utang), atau deposito bank. Pengelolaan ini sepenuhnya dilakukan oleh pihak MI, sehingga investor tidak perlu melakukan analisis dan eksekusi pasar secara mandiri.
Menurut laporan Bareksa, pada awal tahun 2026, Reksadana Pendapatan Tetap dan Pasar Uang banyak diminati oleh investor Gen Z. Instrumen ini mencatatkan imbal hasil (return) yang sudah bersih dari pajak, nilainya cenderung lebih tinggi dari rata-rata bunga deposito perbankan, dan memiliki pergerakan grafik pertumbuhan yang relatif stabil.
Penggunaan instrumen investasi ini pada praktiknya disesuaikan kembali dengan tujuan finansial dan jangka waktu (time horizon) dari masing-masing investor:
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga melalui aset crypto berbasis emas seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT).
Emas crypto menawarkan cara investasi emas yang lebih fleksibel, praktis, dan modern dibandingkan emas fisik. Beberapa kelebihan investasi emas crypto di Pintu adalah:
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi