Fitur
Trading
Edukasi
KELAS ACADEMY
Masih Baru dalam Crypto?
Kami siap membantu! Pahami crypto secara bertahap dengan Kelas.
Lainnya
Fitur
Trading
Edukasi
KELAS ACADEMY
Masih Baru dalam Crypto?
Kami siap membantu! Pahami crypto secara bertahap dengan Kelas.
Jakarta, Pintu News – YZi Labs (sebelumnya dikenal sebagai Binance Labs) telah mengumumkan investasinya di Plume Network (PLUME).
Plume Network adalah blockchain modular yang sepenuhnya terintegrasi, dirancang untuk mempercepat adopsi dan integrasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWAs).
Investasi ini merupakan langkah penting dalam pengembangan infrastruktur blockchain yang menghubungkan keuangan tradisional dengan keuangan terdesentralisasi DEFI->Harga DEFI Saat IniRp 0Market Cap-Volume Trading-Suplai Beredar- secara mulus, serta memperluas ekosistem Real World Asset Finance (RWAfi).
Baca juga: Solana Rayakan 5 Tahun dengan 400 Miliar Transaksi & Volume Fantastis 1 Triliun Dolar!
Dalam siaran pers yang dibagikan pada 17 Maret 2025, Direktur Investasi YZi Labs, Max Coniglio, menyoroti pentingnya investasi strategis ini. Ia menekankan potensi Plume dalam merevolusi adopsi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA).
“Di YZi Labs, kami berinvestasi dalam proyek yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menciptakan dampak nyata, dan Plume adalah contoh utama—mereka membawa aset dunia nyata ke dalam blockchain untuk membuka akses modal baru, memperluas jangkauan, dan meningkatkan adopsi. Dengan membuat RWAs semudah aset digital lainnya, Plume menjembatani keuangan tradisional dan DeFi, membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas,” ujar Coniglio.
Yang menarik, Plume Network menyediakan lingkungan yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan onboarding berbagai jenis aset, termasuk instrumen keuangan, kredit karbon, GPU, dan koleksi digital.
Selain itu, Plume dengan mulus mengintegrasikan aset-aset ini ke dalam ekosistem RWAfi yang fleksibel, meningkatkan kegunaan serta memungkinkan interaksi finansial yang lebih luas.
Melalui ekosistemnya yang dapat dikomposisikan, Plume memungkinkan pengguna untuk mendapatkan hadiah, berdagang, meminjam, memberi pinjaman, menukar aset, dan melakukan spekulasi pasar.
Dengan menghadirkan aset dunia nyata ke dalam blockchain, Plume memastikan bahwa aset tersebut dapat diakses dan digunakan dengan mudah layaknya token kripto tradisional.
Sementara itu, Chris Yin, salah satu pendiri sekaligus CEO Plume, menegaskan bahwa platform ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan infrastruktur yang telah lama menghambat adopsi luas RWAs di industri crypto.
“Meskipun stablecoin—RWA pertama—telah berhasil membawa pengguna baru ke dunia kripto, aset RWA lainnya masih kesulitan mencapai adopsi yang sama. Dengan Plume, penerbit aset dari berbagai jenis kini bisa menjadi pembangun Web3, terhubung dengan komunitas, ekosistem, dan likuiditas kami dengan mudah,” kata Yin.
Investasi YZi Labs ini datang di saat RWAs menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri crypto. Berdasarkan data dari DefiLlama, total nilai terkunci (Total Value Locked/TVL) dalam RWA mencapai rekor tertinggi $9,9 miliar minggu lalu.
Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin Jelang Pertemuan FOMC 19 Maret 2025, Bullish atau Bearish?
Selain itu, sektor RWA tercatat sebagai kategori dengan kinerja terbaik dalam setahun terakhir, mencatat lonjakan 237,2%.
Sebaliknya, pasar crypto secara keseluruhan mengalami hasil yang beragam, dengan beberapa sektor mengalami kerugian besar.
Sementara Bitcoin BTC->Harga BTC Saat IniRp 0Market CapRp 33.034 TriliunVolume TradingRp 1.590 TriliunSuplai BeredarRp 19.797.675 naik 22,2% dan koin privasi meningkat 28,2%, pertumbuhan ini masih kalah jauh dibandingkan lonjakan pesat RWA.
Di sisi lain, Ethereum ETH->Harga ETH Saat IniRp 0Market Cap-Volume Trading-Suplai Beredar- mengalami penurunan 47,7%, sedangkan sektor DeFi bahkan lebih terpukul dengan penurunan 55,8%.
Meskipun kinerja tahunan RWA tetap kuat, sektor ini mengalami koreksi belakangan ini. Data Month-to-Date (MTD) menunjukkan penurunan -12,1%, mengindikasikan fase penyesuaian setelah pertumbuhan pesatnya.
Bitcoin dan Ethereum juga mencatat kerugian, menunjukkan bahwa ini bukan hanya masalah spesifik RWA, melainkan bagian dari penurunan pasar yang lebih luas.
Itu dia informasi terkini seputar berita crypto hari ini. Dapatkan berbagai informasi lengkap lainnya seputar akademi crypto dari level pemula hingga ahli hanya di Pintu Academy dan perkaya pengetahuanmu mengenai dunia crypto dan blockchain.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh Pintu Crypto melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga.
Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro. Klik Daftar Pintu jika kamu belum memiliki akun atau klik Login Pintu jika kamu telah terdaftar.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
Terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI dan Kominfo
© 2025 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto adalah aktivitas berisiko tinggi. Pintu tidak memberikan rekomendasi investasi ataupun produk. Pengguna wajib mempelajari aset crypto sebelum membuat keputusan. Semua keputusan perdagangan crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.
Lihat Aset di Artikel Ini
Harga BTC (24 Jam)
Kapitalisasi Pasar
Rp 33.034 Triliun
Volume Global (24 Jam)
Rp 1.590 Triliun
Suplai yang Beredar
Rp 19.797.675