7 Analisis Harga XRP Januari 2026: Tekanan Jual, Zona Kunci & Skenario Crypto

Di-update
January 2, 2026
Gambar 7 Analisis Harga XRP Januari 2026: Tekanan Jual, Zona Kunci & Skenario Crypto

Jakarta, Pintu News – Analisis harga XRP pada 1 Januari 2026 menunjukkan awal tahun yang relatif ringan dengan tekanan jual ringan namun tanda-tanda teknikal mixed di pasar cryptocurrency. Data terbaru memaparkan pergerakan harga dalam rentang sempit dan kemungkinan sisi sideways masih dominan dalam jangka pendek. Artikel ini menyajikan tujuh poin ringkas berdasarkan laporan analisis harga dari media kripto internasional untuk memberikan gambaran objektif kondisi pasar.

1. Penurunan Harga XRP dalam 24 Jam Terakhir

Laporan terbaru menyebutkan bahwa harga XRP turun sekitar 1 persen dalam 24 jam terakhir pada 1 Januari 2026. Penurunan ini menunjukkan dominasi tekanan jual ringan pada sesi perdagangan awal tahun, yang mencerminkan kondisi pasar crypto yang sedang terkonsolidasi. Data ini berasal dari laporan XRP Price Analysis for January 1 di U.Today yang mengamati grafik harga XRP.

Meskipun turunnya harga relatif kecil, pergerakan ini masih mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar dalam mengambil posisi baru di awal tahun. Tekanan jual ini tidak signifikan namun cukup untuk menahan momentum kenaikan yang lebih agresif. Pergerakan harga selanjutnya akan bergantung pada kemampuan pembeli untuk menahan support kritis.

Baca Juga: 7 Fakta BTC Diprediksi Bottom di $37.500 di 2026 — Analisis Pasar Crypto Terbaru

2. Skena Bullish di Timeframe Jam

Meskipun penurunan harian, analisis teknikal menunjukkan bahwa pada timeframe jam harga XRP terlihat bullish jika bulls dapat mempertahankan posisi di atas resistance lokal. Salah satu level yang disebutkan adalah sekitar USD 1,8558, yang jika ditembus dapat membuka ruang untuk kenaikan menuju zona USD 1,88. Hal ini menunjukkan adanya potensi upside jangka pendek jika permintaan beli kuat muncul.

Zona resistance ini menjadi kunci bagi bulls untuk mempertahankan momentum positif dalam sesi perdagangan berikutnya. Jika harga mampu bertahan di atas tingkat tersebut, tekanan jual dapat mereda dan membuka peluang rebound kecil. Namun, hal ini sangat bergantung pada volume dan minat pasar secara keseluruhan.

3. Gambaran Timeframe Lebih Besar

Dalam timeframe yang lebih besar, analisis menunjukkan kondisi yang kurang bullish untuk XRP pada 1 Januari 2026. Harga XRP masih jauh dari wilayah level teknikal utama yang biasanya menjadi penanda tren jangka menengah hingga panjang. Kondisi ini mencerminkan bahwa harga belum menunjukkan sinyal trend kuat di luar fluktuasi harian.

Ketidakhadiran sinyal tren besar pada timeframe lebih luas menunjukkan bahwa pasar crypto, termasuk XRP, masih berada dalam fase konsolidasi di awal tahun. Konsolidasi seperti ini sering terjadi ketika pasar menunggu katalis eksternal atau data makro penting sebelum menentukan arah yang lebih jelas.

4. Volume Perdagangan Masih Rendah

Volume perdagangan XRP tetap rendah menurut data pasar yang dikutip, yang mengindikasikan bahwa minat pasar masih belum kuat untuk mendorong pergerakan tajam. Volume rendah umumnya menandakan bahwa pasar sedang menunggu arah yang lebih jelas sebelum mengambil posisi besar.

Volume rendah juga cenderung membuat harga tetap berkisar dalam rentang yang sempit tanpa breakout berarti dalam waktu dekat. Dalam konteks pasar cryptocurrency, fase seperti ini biasanya berlanjut sampai ada berita fundamental atau teknikal yang signifikan.

5. Pergerakan dalam Range Konsolidasi

Data harga historis menunjukkan bahwa XRP bergerak dalam kisaran sempit antara support sekitar USD 1,82 hingga resistance di sekitar USD 1,88 pada awal 2026. Rentang sempit ini menunjukkan fase sideways yang kuat dalam pasar crypto untuk XRP pada periode tersebut.

Sideways trading mencerminkan dominasi keseimbangan antara pembeli dan penjual, di mana tidak ada momentum yang cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari range tersebut. Skenario ini cenderung berlanjut sampai ada katalis teknikal atau fundamental yang signifikan.

6. Risiko Breakout atau Breakdown

Skenario teknikal menunjukkan bahwa jika XRP gagal mempertahankan level support bawah di sekitar USD 1,82, harga dapat mengalami tekanan bearish lebih lanjut menuju level yang lebih rendah. Sebaliknya, jika bulls mampu menembus resistance di atas USD 1,88 dengan dukungan volume, harga bisa menguji level psikologis berikutnya dalam jangka pendek.

Risiko breakout atau breakdown ini penting untuk dipantau oleh trader karena memberikan sinyal tindakan pasar selanjutnya. Trader sering menunggu konfirmasi breakout dari range konsolidasi semacam ini untuk menentukan arah posisi mereka.

7. Skena Prospek Harga Jangka Pendek

Secara keseluruhan, analisis harga XRP pada 1 Januari 2026 menunjukkan kemungkinan bergerak sideways dengan bias netral dalam jangka pendek. Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian investor terhadap pembentukan tren baru di pasar crypto yang lebih luas.

Untuk prospek jangka menengah, kombinasi antara rentang harga sempit dan volume rendah menunjukkan bahwa pergerakan breakout diperlukan untuk menentukan tren yang lebih jelas. Trader dan investor biasanya mengamati level teknikal kunci ini untuk mengambil keputusan posisi.

Baca Juga: 5 Wawasan Analyst Veteran Menyatakan 2026 Bisa Jadi Puncak Emas & Perak

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin hari ini,Ā harga Solana hari ini,Ā Pepe coinĀ dan harga asetĀ cryptoĀ lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->