
Jakarta, Pintu News ā Emas selalu memiliki tempat khusus menjelang perayaan Imlek, termasuk pada Imlek 2026. Di banyak negara Asia, emas bukan hanya instrumen investasi, tetapi juga simbol kemakmuran, keberuntungan, dan stabilitas finansial. Kombinasi antara faktor budaya dan kondisi ekonomi global membuat pergerakan harga emas sering menjadi perhatian menjelang Tahun Baru Lunar.
Imlek identik dengan tradisi pemberian hadiah bernilai simbolis, dan emas menjadi salah satu pilihan utama. Di negara-negara seperti Tiongkok, Hong Kong, dan Singapura, permintaan emas fisik biasanya meningkat beberapa minggu sebelum Imlek. Lonjakan permintaan ini umumnya berasal dari pembelian perhiasan dan emas batangan kecil.
Peningkatan permintaan musiman tersebut kerap memengaruhi harga emas dalam jangka pendek. Meski tidak selalu signifikan secara global, tekanan permintaan regional dapat menciptakan sentimen positif. Oleh karena itu, Imlek sering dipandang sebagai salah satu faktor pendukung pergerakan harga emas tahunan.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Shiba Inu (SHIB) dan Pertanyaan āIs SHIB Dead?ā di Pasar Crypto

Selain faktor budaya, harga emas menjelang Imlek 2026 juga dipengaruhi kondisi ekonomi global. Kebijakan suku bunga, inflasi, dan ketegangan geopolitik tetap menjadi penentu utama arah harga emas. Imlek lebih berperan sebagai katalis tambahan, bukan faktor fundamental.
Bagi investor, penting memahami bahwa kenaikan harga emas tidak semata-mata disebabkan oleh Imlek. Jika harga emas dunia bergerak di kisaran USD 2.000 per troy ounce, maka nilainya setara sekitar Rp33,6 juta dengan asumsi 1 USD = Rp16.812. Konversi ini penting bagi investor Indonesia untuk menilai dampak harga global terhadap pasar domestik.
Emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang relatif stabil di tengah ketidakpastian. Menjelang Imlek, sebagian investor memanfaatkan momentum musiman untuk mengamankan portofolio dengan emas. Strategi ini umum dilakukan ketika pasar saham atau aset berisiko menunjukkan volatilitas tinggi.
Namun, emas bukan instrumen tanpa risiko. Harga tetap dapat mengalami koreksi seiring perubahan kebijakan moneter global. Oleh karena itu, pendekatan rasional dan jangka panjang lebih relevan dibanding spekulasi berbasis momentum Imlek semata.
Perkembangan teknologi membuka akses ke emas digital dan produk berbasis emas, termasuk yang terintegrasi dengan platform keuangan digital. Meski demikian, menjelang Imlek, emas fisik masih mendominasi karena nilai simbolisnya. Perhiasan dan emas batangan kecil tetap menjadi pilihan utama sebagai hadiah.
Di sisi lain, emas digital menawarkan kemudahan transaksi dan penyimpanan. Investor yang fokus pada efisiensi dan likuiditas cenderung memilih instrumen ini. Perbedaan karakteristik tersebut membuat pilihan emas sangat bergantung pada tujuan, apakah untuk tradisi atau investasi murni.
Menghadapi Imlek 2026, investor disarankan memisahkan antara faktor budaya dan pertimbangan investasi. Tradisi pembelian emas memang dapat meningkatkan permintaan, tetapi dampaknya sering bersifat sementara. Analisis makroekonomi dan manajemen risiko tetap menjadi dasar pengambilan keputusan.
Bagi investor Indonesia, fluktuasi harga emas dunia perlu selalu dikaitkan dengan nilai tukar rupiah. Dengan kurs 1 USD setara Rp16.812, perubahan kecil di pasar global dapat berdampak signifikan pada harga emas domestik. Imlek sebaiknya dipandang sebagai konteks tambahan, bukan penentu utama strategi investasi emas.
Baca Juga: 5 Fakta DOGE Masih Jadi Pilihan Investor di 2026
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: