Free Float (Saham): Pengertian, Fungsi, dan Dampaknya bagi Investor

Di-update
February 15, 2026
Bagikan
Gambar Free Float (Saham): Pengertian, Fungsi, dan Dampaknya bagi Investor

Jakarta, Pintu News – Free float saham adalah salah satu konsep penting di pasar modal yang sering digunakan untuk menilai likuiditas dan kualitas perdagangan suatu saham. Meski kerap muncul dalam laporan bursa dan indeks saham, free float masih sering disalahpahami oleh investor pemula. Memahami free float membantu investor membaca pergerakan harga saham secara lebih rasional dan menghindari kesalahan persepsi.

Pengertian Free Float Saham

Free float saham adalah jumlah saham beredar yang dapat diperdagangkan secara bebas di pasar. Saham ini tidak termasuk saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali, manajemen, pemerintah, atau pihak strategis lain yang cenderung tidak aktif memperjualbelikan sahamnya.

Dengan kata lain, free float mencerminkan porsi saham yang benar-benar tersedia untuk publik. Semakin besar free float, semakin banyak saham yang bisa diperjualbelikan oleh investor ritel maupun institusi.

Free float biasanya dinyatakan dalam persentase. Misalnya, jika sebuah perusahaan memiliki free float 40%, berarti 40% sahamnya tersedia untuk perdagangan publik, sementara sisanya dipegang oleh pemilik strategis.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik: Bitcoin Sering Rebound di Februari — Pelajaran dari Data Historis

Perbedaan Free Float dan Saham Beredar

Saham beredar (outstanding shares) mencakup seluruh saham yang telah diterbitkan perusahaan dan dimiliki oleh semua pihak. Free float hanya mengambil sebagian dari saham beredar tersebut.

Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki 10 miliar saham beredar, tetapi 6 miliar di antaranya dimiliki pemegang saham pengendali dan manajemen, maka free float-nya hanya 4 miliar saham. Inilah saham yang aktif membentuk harga di pasar.

Perbedaan ini penting karena pergerakan harga saham lebih banyak dipengaruhi oleh free float daripada total saham beredar.

Fungsi Free Float dalam Pasar Saham

apa itu saham bluechip
Generated by AI

Free float berfungsi sebagai indikator likuiditas saham. Saham dengan free float besar umumnya lebih likuid karena lebih banyak saham tersedia untuk diperjualbelikan.

Selain itu, free float sering digunakan dalam perhitungan indeks saham. Banyak indeks global hanya menghitung kapitalisasi pasar berdasarkan saham free float, bukan total saham beredar, agar indeks lebih mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya.

Free float juga membantu regulator dan investor mengidentifikasi saham yang berpotensi mengalami volatilitas tinggi akibat pasokan saham yang terbatas.

Dampak Free Float terhadap Harga Saham

Saham dengan free float kecil cenderung lebih volatil. Dengan jumlah saham yang terbatas di pasar, transaksi bernilai relatif kecil saja bisa menggerakkan harga secara signifikan.

Sebaliknya, saham dengan free float besar biasanya lebih stabil karena pasokan saham mencukupi untuk menyerap tekanan beli dan jual. Namun, stabilitas ini juga berarti potensi lonjakan harga ekstrem relatif lebih kecil.

Bagi investor, memahami struktur free float membantu menyesuaikan strategi, terutama dalam mengelola risiko fluktuasi harga.

Free Float dan Risiko Manipulasi Harga

Free float rendah sering dikaitkan dengan risiko manipulasi harga. Ketika saham yang beredar di publik terbatas, sekelompok pelaku pasar dapat lebih mudah mengendalikan pergerakan harga.

Karena alasan ini, banyak bursa menetapkan batas minimum free float bagi perusahaan tercatat. Tujuannya adalah menjaga perdagangan yang adil dan melindungi investor ritel.

Kebijakan ini juga mendorong transparansi dan meningkatkan kualitas pasar modal secara keseluruhan.

Kesimpulan

Free float saham adalah porsi saham perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan publik. Konsep ini penting karena memengaruhi likuiditas, volatilitas harga, dan perhitungan indeks saham.

Bagi investor pemula, memahami free float membantu membaca risiko dan karakter suatu saham dengan lebih objektif. Free float bukan penentu kinerja perusahaan, tetapi menjadi faktor penting dalam dinamika perdagangan saham di pasar.

Baca Juga: 5 Perspektif AI: Apakah XRP Akan Turun di Bawah $1 di Februari 2026?

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

  • Investopedia. Free Float Methodology. Diakses 9 Februari 2026.
Topik
#Saham

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->