
Jakarta, Pintu News – Bitcoin kembali berada di bawah tekanan setelah indikator Sharpe ratio turun ke wilayah negatif yang biasanya muncul di fase akhir bear market. Menurut analis CryptoQuant Darkfost, penurunan tajam rasio risiko-imbal hasil ini menunjukkan bahwa profil risk-reward Bitcoin menjadi sangat ekstrem, meski belum otomatis menandakan akhir dari pasar bearish saat ini.
Sharpe ratio Bitcoin kini berada di sekitar -10, level terendah sejak Maret 2023. Indikator ini mengukur kinerja Bitcoin relatif terhadap risiko yang diambil, sehingga memberi gambaran berapa banyak imbal hasil yang layak diharapkan per unit risiko. Nilai negatif berarti return yang dicapai tidak sebanding dengan volatilitas yang harus ditanggung investor.

Darkfost menilai, secara praktis risiko berinvestasi di Bitcoin masih tinggi dibandingkan dengan imbal hasil yang baru-baru ini terlihat. Ia menekankan bahwa rasio ini masih terus memburuk, sehingga performa Bitcoin belum cukup menarik bagi pelaku pasar konservatif. Meski demikian, pergerakan seperti ini kerap muncul ketika pasar mendekati zona titik balik sejarahnya.
Baca juga: Harga Emas Antam 10 Gram Hari Ini, 10 Februari 2026
Secara historis, Sharpe ratio Bitcoin mencetak nilai yang lebih rendah lagi pada akhir 2018–awal 2019 dan akhir 2022–awal 2023, dua periode yang dikenal sebagai dasar siklus bear market sebelumnya. Ketika harga sempat menyentuh zona rendah lokal, rasio ini justru mengkonfirmasi kondisi pasar yang sangat tertekan. Pada November 2025, metrik ini sempat turun ke nol saat BTC menyentuh area sekitar US$82.000.
Pola tersebut memberi konteks bahwa nilai Sharpe negatif sering kali berfungsi sebagai sinyal bahwa pasar memasuki fase kapitulasi. Menurut Darkfost, dinamika semacam ini “cenderung muncul di dekat zona titik balik pasar,” ketika penjual mulai kehabisan tenaga dan risk-reward mulai berbalik menguntungkan pembeli jangka panjang. Namun, sinyal ini lebih bersifat kondisi pendukung daripada pemicu langsung reli baru.
Baca juga: Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini, Selasa 10 Februari 2026
Meski indikator sudah ekstrem, beberapa rumah riset tetap berhati-hati. Dalam pembaruan pasar, 10x Research menilai bahwa sentimen dan indikator teknikal memang mendekati level ekstrem, tetapi tren turun yang lebih besar masih utuh. Tanpa katalis fundamental yang jelas, mereka menilai belum ada urgensi kuat bagi investor institusional untuk agresif masuk kembali.
Dalam beberapa hari terakhir, harga Bitcoin sempat anjlok hingga sekitar US$60.000 sebelum memantul ke kisaran US$71.000. Namun, aset ini masih turun sekitar 44% dari puncak Oktober di dekat US$126.000, sehingga narasi bear market tetap dominan. Untuk saat ini, analis memperkirakan fase tekanan ini masih bisa berlangsung beberapa bulan ke depan sebelum terbentuk pembalikan tren yang lebih meyakinkan.
Penurunan Sharpe ratio Bitcoin ke wilayah negatif ekstrem mengindikasikan bahwa profil risiko–imbal hasil mulai mendekati zona yang secara historis terkait dengan akhir bear market. Namun, data on-chain dan pandangan lembaga riset menunjukkan bahwa tekanan jual dan tren turun jangka menengah belum sepenuhnya mereda. Bagi investor, situasi ini menggambarkan fase pasar dengan risiko tinggi tetapi potensi reward yang kian besar, di mana kesabaran dan manajemen risiko menjadi kunci sebelum katalis baru muncul dan mengubah arah pasar.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi