5 Alasan Morgan Stanley (MS) Gencar Buka Lowongan untuk Crypto, Minat Lamar?

Di-update
February 16, 2026
Bagikan
Gambar 5 Alasan Morgan Stanley (MS) Gencar Buka Lowongan untuk Crypto, Minat Lamar?

Jakarta, Pintu News – Bank investasi raksasa Morgan Stanley dilaporkan mulai memperluas upaya rekrutmen bagi talenta yang fokus pada aset digital, menandakan pergeseran dari sekadar riset crypto ke penerapan teknologi blockchain dan layanan trading crypto secara langsung.

Bursa kerja internal dan posting lowongan di platform profesional menunjukkan peningkatan fokus pada Desentralized Finance , tokenisasi Real-World Asset (RWA), serta integrasi infrastruktur blockchain yang memadukan jaringan publik dan privat sebagai bagian dari strategi digital asset mereka. Inisiatif ini dipandang sebagai bagian dari upaya bank global memperkuat posisi dalam ekosistem cryptocurrency yang tumbuh cepat pada 2026.

1. Rekrut Senior Engineer untuk Infrastruktur Blockchain dan DeFi

Morgan Stanley kini sedang mencari insinyur senior yang mampu memimpin pembangunan arsitektur blockchain untuk memperkuat infrastruktur yang berkaitan dengan DeFi dan tokenisasi. Lowongan ini secara eksplisit menyebutkan keterlibatan dengan jaringan seperti Ethereum, Polygon, Hyperledger, dan Canton, yang menandakan strategi mencampurkan jaringan publik untuk likuiditas dengan sistem privat untuk transaksi level institusional. Pekerjaan semacam ini memperlihatkan bahwa bank melihat DeFi bukan hanya sebagai tren, tetapi sektor utama dalam peta bisnis aset digitalnya.

Permintaan untuk talenta dengan keahlian lintas blockchain menjadi tanda bahwa Morgan Stanley ingin membangun solusi yang aman, mematuhi regulasi, dan mampu menghubungkan praktik perbankan tradisional dengan inovasi Web3. Fokus ini juga sejalan dengan meningkatnya nilai total aset yang dikunci (TVL) dalam protokol DeFi global yang kini mencapai ratusan miliar dolar, memberi peluang bagi talenta yang ingin bekerja di persimpangan antara tradfi dan crypto.

Baca Juga: 7 Crypto yang Jadi Sorotan Jelang Imlek 2026, Momentum Musiman atau Sekadar Tren?

2. Langkah Strategis Menuju Layanan Trading Crypto

Langkah rekrutmen talenta crypto muncul di tengah persiapan Morgan Stanley untuk meluncurkan layanan trading crypto di platform E*Trade pada paruh pertama 2026, yang diharapkan bisa menyediakan akses bagi klien untuk memperdagangkan Bitcoin , Ethereum , dan Solana . Pergerakan ini melengkapi arah strategis bank dalam menyediakan layanan aset digital secara langsung kepada nasabah wealth management maupun investor institusional.

Layanan trading tersebut menunjukkan pergeseran yang lebih besar dari pendekatan yang semula lebih hati-hati, mengandalkan rekomendasi ETF, menjadi eksekusi layanan yang mencakup produk trading dan infrastruktur digital. Ini bisa menjadi daya tarik besar bagi profesional yang ingin bekerja di persimpangan tradisional finansial dan industri crypto yang berkembang pesat.

3. Permintaan Talenta Meningkat di Seluruh Wall Street

wall street bitcoin
Sumber: Kryptomoney

Selain Morgan Stanley, tren perekrutan talenta untuk peran yang berkaitan dengan crypto dan blockchain juga terlihat di bank besar lain di Wall Street, menunjukkan momentum institusional yang lebih luas dalam adopsi digital asset. Bank-bank seperti JPMorgan dan Goldman Sachs juga meningkatkan pencarian staf terkait crypto, seiring semakin jelasnya peran aset digital dalam layanan keuangan utama.

Momentum ini mencerminkan pergeseran industri ke arah integrasi aset digital seperti cryptocurrency dalam portofolio layanan keuangan yang lebih luas, meskipun masih menuntut kompetensi tinggi untuk peran yang melibatkan teknologi mutakhir dan kepatuhan regulasi.

4. Tantangan dan Implikasi Rekrutmen Crypto

Meluasnya peluang kerja di bidang crypto untuk institusi tradisional seperti Morgan Stanley juga membawa tantangan: perusahaan harus mampu menarik dan mempertahankan talenta yang memiliki pemahaman mendalam tentang blockchain, kode, dan compliance. Beberapa pengamat industri pun mencatat bahwa struktur kompensasi awal mungkin perlu disesuaikan untuk menarik profesional terbaik di industri Web3 yang sangat kompetitif.

Selain itu, rekrutmen ini juga diiringi kebutuhan untuk memastikan bahwa aset digital yang dikelola sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku, terutama di tengah lingkungan hukum yang terus berkembang di Amerika Serikat dan global. Investor dan calon pekerja korporat perlu memahami konteks risiko regulasi ini dalam strategi bisnis jangka panjang.

5. Implikasi Bagi Karier di Industri Crypto

Bagi profesional di bidang teknologi blockchain dan crypto, strategi perekrutan Morgan Stanley membuka peluang untuk bekerja di level yang lebih tinggi dalam pengembangan produk, infrastruktur, dan layanan digital asset di lembaga keuangan besar. Ini dapat mengakselerasi karier dan memperluas jangkauan penggunaan teknologi blockchain dalam skala industri.

Namun, calon pencari kerja harus menyiapkan kompetensi teknis dan pemahaman regulasi yang kuat, mengingat tuntutan peran yang mencakup aspek teknologi, kepatuhan, dan integrasi keuangan tradisional yang ketat. Hal ini menjadi indikator bahwa karier di sektor crypto kini semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap keuangan mainstream.

Baca Juga: 6 Perbedaan Emas Digital Berbasis Crypto vs Emas Digital Biasa, Mana Lebih Relevan di 2026?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->