
Jakarta, Pintu News – Harga emas tengah menjadi sorotan tajam di pasar global setelah mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Nikolai Dudchenko, analis dari Finam Financial Group, salah satu perusahaan investasi terbesar di Rusia, harga emas masih berpotensi turun lebih dalam sebelum kembali naik.
Dalam wawancara bersama BeInCrypto, Dudchenko memprediksi bahwa harga emas bisa jatuh hingga $3.100, meskipun penurunan tersebut masih dianggap sebagai koreksi setelah lonjakan harga sebesar 65% pada tahun 2025. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan investor mengenai kapan waktu terbaik untuk kembali masuk ke pasar emas.

Salah satu faktor utama yang memicu penurunan harga emas adalah ketidakpastian terkait arah kebijakan suku bunga acuan oleh Federal Reserve Amerika Serikat. Kekhawatiran bahwa The Fed tidak akan memangkas suku bunga di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah menjadi sentimen negatif bagi harga emas. Selain itu, pola penurunan harga yang terjadi juga diduga kuat akibat aksi likuidasi besar-besaran oleh pelaku pasar institusi. Jika benar demikian, peluang terjadinya rebound jangka pendek masih terbuka lebar.
Di sisi lain, tekanan jual yang masif ini juga memperlihatkan adanya ketidakpastian di kalangan investor besar yang memilih mengamankan keuntungan setelah reli panjang. Situasi ini membuat pasar emas semakin rentan terhadap fluktuasi tajam dalam waktu singkat. Para analis menilai, jika aksi jual ini berlanjut, harga emas bisa terus tertekan hingga mencapai level support berikutnya. Namun, koreksi ini tetap dianggap wajar mengingat kenaikan harga emas yang sangat signifikan pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: 3 Alasan Robert Kiyosaki Yakin Bitcoin Bisa Meledak Hingga Rp4,22 Miliar di 2026!
Dalam skenario paling pesimistis, Dudchenko memperkirakan bahwa jika harga emas menembus level $4.200, maka penurunan bisa berlanjut ke kisaran $4.000. Jika tekanan jual tidak mereda, harga emas bahkan berpotensi turun lebih jauh ke area $3.600, dan dalam skenario terburuk, bisa menyentuh $3.100. Meski demikian, seluruh pergerakan ini masih dikategorikan sebagai koreksi sehat setelah lonjakan harga emas sebesar 65% pada tahun 2025.
Koreksi ini justru dapat membuka peluang baru bagi investor yang menantikan harga emas di level yang lebih menarik. Kondisi pasar yang sangat dinamis ini menuntut kehati-hatian ekstra dari para pelaku pasar. Banyak investor memilih untuk menunggu konfirmasi pembalikan arah sebelum kembali membangun posisi di emas. Dengan volatilitas yang tinggi, risiko kerugian juga semakin besar jika keputusan investasi diambil secara terburu-buru. Oleh karena itu, memahami level-level kunci dalam pergerakan harga emas menjadi sangat penting untuk menentukan strategi investasi yang tepat.

Bagi investor yang belum memiliki posisi di emas, strategi terbaik saat ini adalah menunggu hingga terjadi pembalikan arah harga yang jelas. Menghindari aksi beli saat harga masih dalam tren turun dapat meminimalisir risiko kerugian akibat penurunan lanjutan. Setelah harga emas menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan bergerak kembali menuju $5.000, barulah posisi beli dapat mulai dibangun secara bertahap.
Meskipun harga beli nantinya mungkin lebih tinggi dibandingkan saat ini, langkah ini memberikan perlindungan lebih terhadap potensi tren bearish yang berkepanjangan. Sementara itu, bagi investor yang sudah memegang posisi emas, disarankan untuk tetap bertahan namun tetap waspada terhadap kemungkinan penurunan lebih lanjut. Jika harga terus melemah, mengurangi eksposur dan mengamankan sebagian modal menjadi langkah bijak untuk mengurangi risiko. Dengan demikian, investor dapat memanfaatkan peluang untuk masuk kembali di level harga yang lebih rendah. Pendekatan ini dinilai lebih aman dibandingkan mencoba menangkap harga terendah di tengah ketidakpastian pasar.
Koreksi tajam yang terjadi pada harga emas saat ini memang menimbulkan kekhawatiran, namun juga membuka peluang baru bagi investor yang sabar menunggu momentum. Dengan potensi penurunan hingga $3.100, pasar emas masih menawarkan ruang bagi koreksi sehat sebelum kembali melanjutkan tren naik. Strategi menunggu konfirmasi pembalikan arah menjadi kunci utama dalam menghadapi volatilitas tinggi di pasar emas. Pada akhirnya, disiplin dan manajemen risiko tetap menjadi faktor penentu keberhasilan investasi di tengah dinamika pasar global.
Baca Juga: Altcoin Season Index: Indikator Penting untuk Mengetahui Altseason
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu yang paling populer adalah Pax Gold (PAXG), stablecoin yang didukung oleh satu troy ounce (t oz) dari emas batangan London Good Delivery 400 oz, yang disimpan di brankas Brink.
Token PAXG tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. PAXG juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.