
Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah Bitcoin mencatatkan performa luar biasa di tengah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sementara banyak investor biasanya mengandalkan emas sebagai aset lindung nilai saat terjadi konflik, kali ini Bitcoin (BTC) justru tampil sebagai pemenang.
Sejak akhir Februari, pergerakan harga Bitcoin (BTC) jauh melampaui emas, bahkan ketika perang antara Amerika Serikat dan Iran memanas. Fenomena ini menandai perubahan besar dalam preferensi investor global terhadap aset safe haven.
Sejak 28 Februari, ketika serangan gabungan AS-Israel menghantam infrastruktur Iran, harga Bitcoin (BTC) terus menanjak. Dari kisaran $66.000, Bitcoin (BTC) kini diperdagangkan mendekati $72.700, mencatat kenaikan sekitar 33% selama periode konflik. Sementara itu, harga emas justru mengalami penurunan sekitar 2%, dari $4.400 per ons menjadi di bawah $4.300. Bahkan, emas sempat menyentuh level terendah di bawah $4.250 pada sesi perdagangan awal.
Penurunan harga emas dari puncak tertingginya mencapai hampir 25%, menghapus kapitalisasi pasar lebih dari $10 triliun di sektor logam mulia. Perak juga mengalami koreksi tajam, dengan penurunan mendekati 50% dari level tertinggi. Kekuatan relatif Bitcoin (BTC) ini mengejutkan banyak pelaku pasar tradisional, yang mulai melihat kripto sebagai alternatif digital untuk lindung nilai saat terjadi gejolak global. Fenomena ini memperkuat narasi bahwa Bitcoin (BTC) kini menjadi aset pelindung baru di era modern.
Baca juga: Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia Hari Ini (25/3/26)
Performa Bitcoin (BTC) dan emas sangat dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global. Stabilitas dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat biasanya menekan aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Namun, Bitcoin (BTC) justru mendapatkan momentum dari arus modal yang masuk ke produk exchange-traded fund (ETF) berbasis kripto. Dalam periode 16-20 Maret, ETF spot Bitcoin (BTC) mencatatkan arus masuk bersih sebesar $95,18 juta, menandai empat pekan berturut-turut inflow positif. Di sisi lain, beberapa dana berbasis emas justru melaporkan penurunan aset kelolaan.
Hal ini menunjukkan adanya rotasi modal dari aset tradisional ke aset digital, seiring meningkatnya kepercayaan investor terhadap Bitcoin (BTC) sebagai instrumen lindung nilai. Sementara itu, pasar saham global juga mengalami tekanan, dengan indeks S&P 500 turun sekitar 1% dan Nasdaq melemah setengah persen sejak konflik dimulai. Kondisi ini semakin menegaskan pergeseran preferensi investor di tengah ketidakpastian global.
Baca juga: Harga Perak Lotus Archi Hari Ini, Rabu 25 Maret 2026
Perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi sentimen pasar secara signifikan. Presiden Donald Trump mengumumkan adanya diskusi produktif antara kedua negara dan memutuskan jeda serangan selama lima hari terhadap infrastruktur energi Iran. Pernyataan ini langsung memicu reli aset berisiko, termasuk lonjakan harga Bitcoin (BTC) yang sempat menembus $70.000.
Namun, harga emas tidak menunjukkan pemulihan signifikan meski ketegangan geopolitik mulai mereda. Para analis teknikal kini mengamati level resistance di kisaran $72.000 untuk Bitcoin (BTC). Jika level ini berhasil ditembus, potensi kenaikan menuju $75.000 semakin terbuka lebar.
Indikator momentum menunjukkan bahwa minat beli masih sangat kuat, memperkuat prospek bullish jangka panjang untuk Bitcoin (BTC). Keberhasilan Bitcoin (BTC) mengungguli emas di tengah krisis ini menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia investasi global.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: