Harga Minyak dan Inflasi Bisa Tunda Rate Cut The Fed, Kok Bisa?

Di-update
April 2, 2026
Bagikan
Gambar Harga Minyak dan Inflasi Bisa Tunda Rate Cut The Fed, Kok Bisa?

Jakarta, Pintu News – Ekonom dari Morgan Stanley memperkirakan bahwa kenaikan harga minyak dan tekanan inflasi yang masih bertahan dapat menunda rencana pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada 2026.

Chief U.S. Economist Morgan Stanley, Michael Gapen, menyatakan bahwa The Fed kemungkinan akan mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dalam menentukan kebijakan moneter ke depan. Awalnya, pemangkasan suku bunga diproyeksikan terjadi pada Juni dan September, namun kini diperkirakan mundur menjadi September dan Desember.

Inflasi Masih Jadi Fokus Utama

Kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tekanan inflasi kembali meningkat. Hal ini membuat The Fed membutuhkan waktu lebih lama untuk memastikan bahwa proses disinflasi benar-benar terjadi sebelum mulai menurunkan suku bunga.

Selain itu, hasil rapat FOMC terbaru menunjukkan bahwa stabilitas harga masih menjadi prioritas utama dibandingkan kondisi pasar tenaga kerja. Meskipun tingkat pengangguran relatif stabil, pertumbuhan lapangan kerja mulai melambat.

Baca Juga: 3 Sinyal Bitcoin: Rp1,02 Miliar Bisa Diuji Lagi, Kapan Bitcoin ATH?

Peluang di Pasar Obligasi

Di tengah kondisi tersebut, Morgan Stanley melihat potensi peluang di pasar obligasi pemerintah AS (U.S. Treasuries). Menurut Head of Macro Strategy, Matthew Hornbach, jika skenario ini terjadi, obligasi dapat menjadi instrumen lindung nilai yang menarik terhadap aset berisiko seperti saham.

Selain itu, meskipun pasar saat ini belum sepenuhnya memperhitungkan banyaknya pemangkasan suku bunga, obligasi tetap menunjukkan karakteristik sebagai aset defensif yang kuat.

Kesimpulan

Kombinasi kenaikan harga minyak dan tekanan inflasi berpotensi menunda kebijakan pelonggaran moneter The Fed. Dalam situasi ini, investor perlu memperhatikan perubahan arah kebijakan suku bunga, serta mempertimbangkan diversifikasi portofolio, termasuk ke instrumen obligasi sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga: 3 Sinyal XRP Diam-Diam Diborong: Harga Rp22 Ribu Bisa Meledak?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->