Fakta Mengejutkan Shiba Inu (SHIB): Burn Rate Melejit 102% Tapi Harga Masih Terjepit!

Di-update
April 11, 2026
Bagikan
Gambar Fakta Mengejutkan Shiba Inu (SHIB): Burn Rate Melejit 102% Tapi Harga Masih Terjepit!

Jakarta, Pintu News – Memasuki pekan kedua di bulan April 2026, dinamika pasar aset digital kembali memberikan kejutan bagi para investor setia koin meme Shiba Inu SHIB2.00%. Kamu mungkin menyadari bahwa meskipun mekanisme pembakaran atau burn rate menunjukkan angka kenaikan yang sangat tinggi, performa harga di pasar justru cenderung mengalami tekanan yang cukup signifikan.

Memahami pergerakan teknis dan aktivitas on-chain sangatlah krusial bagi kamu agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang sangat fluktuatif ini.

Kinerja Harga SHIB Terjebak di Zona Bearish

Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa Shiba Inu sedang diperdagangkan pada harga Rp0,101 ($0.0000059), yang menandakan adanya penurunan harian sebesar 1,01%. Kamu dapat melihat bahwa harga koin ini terjebak di bawah empat indikator Exponential Moving Average (EMA) yang memberikan tekanan jual cukup kuat. Struktur teknis yang berjejer dari EMA 20-hari hingga 200-hari menunjukkan tren bearish yang masih sangat dominan bagi para pembeli di pasar.

Hambatan utama bagi kenaikan harga SHIB adalah klaster resistensi yang sangat padat di area Rp0,101 hingga Rp1,37 ($0.0000593 – $0.0000805). Kamu perlu mencermati bahwa meskipun ada upaya untuk menembus batas atas kanal, harga sering kali tertahan oleh rata-rata bergerak tersebut. Saluran penurunan yang terbentuk sejak September 2025 terpantau masih utuh sepenuhnya tanpa ada dorongan kredibel menuju garis tengah.

Baca Juga: 6 Level Kritis Harga XRP di April 2026: Skenario Bullish & Bearish Terbaru!

Burn Rate Melejit 102% Tapi Sempat Terhenti

Mekanisme pembakaran koin Shiba Inu mencatatkan kenaikan persentase yang sangat mencolok sebesar 102,97% dalam perhitungan 24 jam terakhir. Namun, kamu harus jeli melihat data aktivitasnya karena pembakaran tersebut sempat melonjak di awal sesi hingga 750.000 SHIB per jam. Sayangnya, setelah pukul 21:00 UTC, aktivitas pembakaran justru menurun tajam dan menyentuh angka nol sepanjang malam.

Jika kamu melihat data 30 hari terakhir, bulan April ini menunjukkan tren penurunan aktivitas pembakaran harian yang konsisten. Puncak pembakaran tertinggi terjadi pada 15 Maret dengan 55 juta SHIB, diikuti puncak kedua pada 4 April sebesar 33 juta SHIB. Meskipun tingkat pembakaran bulanan secara total masih naik 12,13%, pergerakan harian di awal April ini cenderung semakin rendah setiap harinya.

Data Derivatif Menunjukkan Tekanan pada Posisi Long

Aktivitas perdagangan di pasar derivatif menunjukkan bahwa volume transaksi turun signifikan sebesar 20,63% menjadi sekitar Rp2,41 triliun ($141,35M). Kamu bisa menyimpulkan bahwa para pedagang cenderung menutup posisi mereka daripada membangun posisi baru seiring turunnya Open Interest (OI) sebesar 3,84%. Angka OI saat ini berada di level Rp920,4 miliar ($53,86M), jauh merosot dibandingkan puncak bulan Januari yang mencapai Rp8,5 triliun ($500M).

Data likuidasi memberikan gambaran yang jelas bahwa para pemegang posisi beli atau long sedang mengalami kerugian besar. Dalam 24 jam terakhir, posisi long menyerap kerugian sebesar Rp1,08 miliar ($63,44K), sementara posisi jual atau short hampir tidak tersentuh sama sekali. Kamu dapat melihat bahwa banyak pembeli yang mencoba masuk di area resistensi justru terhenti paksa atau terkena stop out sebelum terjadi konfirmasi lonjakan harga.

Prediksi Harga SHIB: Skenario Atas dan Bawah

Untuk melihat adanya perubahan tren menjadi positif, SHIB harus mampu melakukan penutupan harian di atas EMA 20-hari pada level Rp1,01 ($0.0000593). Kamu bisa mengamati bahwa pemulihan burn rate di atas 10 juta SHIB per hari akan memberikan dukungan tambahan bagi kekuatan pembeli. Jika area ini berhasil ditembus, target berikutnya bagi kenaikan harga adalah EMA 50-hari dan garis tengah kanal di sekitar Rp0,116 ($0.0000068).

Sebaliknya, jika indikator EMA tetap bertahan sebagai resistensi kuat, harga SHIB berisiko hanyut menuju dasar kanal di Rp0,085 ($0.0000050). Kamu perlu waspada karena level dukungan tersebut sudah diuji dua kali sejak Januari, dan tanpa dukungan pembakaran yang kuat, pertahanan ini menjadi lebih lemah. Penutupan di bawah Rp0,089 ($0.0000052) dapat membuka pintu bagi penurunan lebih dalam menuju level Rp0,068 ($0.0000040).

Tren Pasar Cryptocurrency Secara Luas

Kondisi Shiba Inu tidak terlepas dari pergerakan pasar cryptocurrency global yang hari ini didominasi oleh koreksi ringan pada aset utama. Bitcoin diperdagangkan di sekitar Rp1,21 miliar ($70.954,65), sementara Ethereum berada di level Rp37,26 juta ($2.180,46). Kamu juga bisa memantau Ripple yang terkonsolidasi di harga Rp22.728 ($1,33) dan Solana di Rp1,40 juta ($82,30).

Strategi diversifikasi aset dalam crypto tetap menjadi hal yang sangat penting untuk kamu terapkan guna memitigasi risiko kerugian mendalam. Mengingat koin meme seperti SHIB memiliki volatilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan koin besar, kamu harus selalu menggunakan dana yang siap untuk hilang. Tetaplah memperbarui informasi pasar secara rutin agar kamu bisa beradaptasi dengan perubahan sentimen investor global yang sangat cepat.

Baca Juga: 5 Fase Siklus BTC Menuju $215.000: Target Bitcoin Rp3,65 Miliar?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->