Transaksi Crypto RI Melemah: Investor Tetap Tumbuh?

Di-update
April 13, 2026
Bagikan
Gambar Transaksi Crypto RI Melemah: Investor Tetap Tumbuh?

Jakarta, Pintu News – Memasuki pekan kedua April 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan fenomena unik di pasar keuangan domestik, di mana nilai transaksi aset digital mengalami penurunan signifikan meskipun jumlah peminatnya terus bertambah.

Sepanjang tahun 2025, nilai transaksi cryptocurrency di Indonesia tercatat sebesar Rp482,23 triliun, menyusut sekitar Rp168,38 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Di tengah volatilitas aset digital ini, harga emas Antam hari ini terpantau kokoh di level Rp2.850.000 per gram, menawarkan stabilitas bagi kamu yang ingin mengamankan aset dari tekanan global.

Penyebab Transaksi Crypto Indonesia Turun 25,9%

crypto lokal indonesia
Generated by AI

Penurunan nilai transaksi crypto sebesar 25,9% pada tahun 2025 didorong oleh berbagai tekanan global, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik seperti eskalasi perang dagang AS-China dan konflik di Timur Tengah. Kondisi ini memicu sentimen risk-off di pasar keuangan global, di mana investor cenderung menarik diri dari aset berisiko. Selain itu, kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat serta pengetatan likuiditas global turut menjadi faktor utama yang menekan volume perdagangan aset digital di tanah air.

Meskipun nilai transaksi menurun, jumlah investor cryptocurrency di Indonesia justru terus menunjukkan tren positif. Hingga Februari 2026, OJK mencatat jumlah akun konsumen aset kripto telah mencapai 21,07 juta akun. Pertumbuhan jumlah investor ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap ekosistem digital tetap tinggi, meski aktivitas perdagangan harian sedang mengalami fase konsolidasi akibat faktor makroekonomi.

Baca Juga: 6 Level Kritis Harga XRP di April 2026: Skenario Bullish & Bearish Terbaru!

Tips Investasi di Tengah Pengetatan Likuiditas Global

Menghadapi tren penurunan transaksi digital dan pengetatan moneter di Amerika Serikat, kamu disarankan untuk lebih selektif dalam memilih instrumen investasi. Diversifikasi antara aset berisiko tinggi seperti cryptocurrency dengan aset aman seperti emas dan perak tetap menjadi kunci utama. Pastikan kamu selalu memantau perkembangan regulasi terbaru, termasuk usulan aturan AML untuk stablecoin yang sedang digodok otoritas AS di bawah GENIUS Act.

Penerimaan pajak dari aset kripto di Indonesia yang mencapai Rp796,73 miliar sepanjang 2025 menunjukkan bahwa pemerintah terus memperkuat pengawasan di sektor ini. Dengan memahami fundamental aset dan kondisi makroekonomi, kamu bisa mengambil keputusan investasi yang lebih bijak. Tetaplah disiplin dalam mengelola risiko demi mencapai tujuan finansial kamu di masa depan.

Baca Juga: 5 Fase Siklus BTC Menuju $215.000: Target Bitcoin Rp3,65 Miliar?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->