Waspada! Harga Minyak Dunia Terancam Longsor 30%, Sinyal Bahaya Bagi Investor?

Di-update
April 17, 2026
Bagikan
Gambar Waspada! Harga Minyak Dunia Terancam Longsor 30%, Sinyal Bahaya Bagi Investor?

Jakarta, Pintu News – Jakarta, Pintu News – Pasar komoditas dunia tengah berada di persimpangan jalan yang sangat krusial setelah harga minyak mentah Brent sempat memantul 5% dari level terendahnya di angka $90,29 atau sekitar Rp1.546.577. Meskipun terlihat menguat di permukaan, para analis memperingatkan adanya pola inverted cup-and-handle yang menandakan potensi koreksi besar dalam waktu dekat. Kamu harus mencermati bahwa kenaikan harga belakangan ini tidak didukung oleh volume perdagangan yang kuat, yang sering kali menjadi pertanda bahwa reli tersebut hanyalah sementara.

Pola Bearish Mengintai di Tengah Penurunan Partisipasi Pasar

Harga minyak Brent saat ini diperdagangkan di kisaran $94,92 atau setara dengan Rp1.625.884, namun data menunjukkan bahwa partisipasi investor justru terus merosot tajam. Volume perdagangan dan open interest (OI) yang jatuh hingga 30% menjadi indikator kuat bahwa modal institusional mulai meninggalkan pasar berjangka minyak mentah. Fenomena ini menciptakan keraguan besar apakah kenaikan harga cryptocurrency dan komoditas lainnya dapat berjalan selaras jika sektor energi utama ini justru mengalami pelemahan struktural.

Kondisi pasar saat ini juga diperumit dengan data opsi BNO yang menunjukkan bahwa para trader membeli opsi beli (calls) hanya sebagai asuransi konflik, bukan karena keyakinan bullish yang tulus. Risiko eskalasi blokade Iran menjadi alasan utama para pelaku pasar melakukan lindung nilai (hedging) terhadap lonjakan harga mendadak. Berikut adalah beberapa data teknis penting yang perlu kamu perhatikan:

  • Total Open Interest jatuh dari 700.000 menjadi 491.810 kontrak.
  • Rasio Put-Call volume berada di angka rendah 0,13.
  • Implied Volatility (IV) tetap tinggi di angka 72,80%.

Baca Juga: 5 Alasan Stellar (XLM) Bakal Tembus Rp17.128 di 2030, Investor Wajib Tahu!

Level Kritis yang Menentukan Masa Depan Harga Minyak

Analis memetakan bahwa masa depan harga minyak akan sangat bergantung pada kemampuannya bertahan di atas level dukungan psikologis tertentu untuk menghindari kejatuhan lebih dalam. Jika harga Brent merosot di bawah $92,81 atau sekitar Rp1.589.742, maka struktur pola teknis yang bearish akan terkonfirmasi sepenuhnya. Kamu perlu bersiap menghadapi skenario terburuk di mana harga bisa terjun bebas menuju zona $65 atau sekitar Rp1.113.385 jika level leher (neckline) pola tersebut pecah.

  • Hambatan pertama (Fibonacci 0.236): $97,05 (Rp1.662.369)
  • Target penurunan (Measured Move): $65,04 (Rp1.114.070)
  • Level pembatalan tren bearish: $111,80 (Rp1.915.022)

Meskipun pasar cryptocurrency seperti Bitcoin menunjukkan kekuatan, korelasi antara komoditas energi dan sentimen risiko global tetap tidak bisa diabaikan begitu saja. Penurunan harga minyak yang drastis biasanya mencerminkan ekspektasi perlambatan ekonomi global, yang pada akhirnya dapat memengaruhi likuiditas di pasar aset digital. Tetaplah waspada terhadap pergerakan di bawah level $92,81 yang bisa menjadi pemicu awal dari gelombang aksi jual besar-besaran di pasar global.

Baca Juga: 5 Fakta Enjin Coin (ENJ) Meledak 300% di April 2026! Target Berikutnya Rp1.595?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Pantau Harga Minyak Dunia Lewat Token Crypto 

1 Barel Minyak Berapa Liter?
Generated by AI

Bayangkan kamu bisa memantau dan berpotensi mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga minyak dunia secara langsung melalui aset crypto. Salah satu caranya adalah melalui Chevron  dan saham AS lainnya yang dapat kamu akses di platform Pintu, sehingga investor dapat mengikuti dinamika pasar energi global dari ekosistem cryptocurrency.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, kamu bisa melihat pergerakan harga, melakukan transaksi dengan mudah, serta menjelajahi peluang diversifikasi portofolio antara aset komoditas global dan crypto dalam satu aplikasi.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->